Kesiapan Operasional Treasury Menuju Siklus Settlement T+1
Kesiapan Operasional Treasury Menuju Siklus Settlement T+1
Description
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kesiapan operasional treasury dalam menghadapi implementasi siklus settlement T+1 pada transaksi pasar keuangan dan perbankan. Perubahan siklus penyelesaian transaksi dari T+2 menjadi T+1 menuntut bank dan institusi keuangan untuk mempercepat proses konfirmasi transaksi, pengelolaan likuiditas, rekonsiliasi, manajemen risiko, serta kesiapan infrastruktur operasional dan teknologi agar settlement dapat berjalan tepat waktu, efisien, dan minim risiko gagal bayar.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari dampak implementasi T+1 terhadap aktivitas treasury, pengelolaan likuiditas intrahari, penguatan proses operasional, otomasi settlement, mitigasi risiko operasional, hingga strategi koordinasi lintas unit kerja dan pihak eksternal. Materi disusun secara aplikatif melalui simulasi settlement, studi kasus pasar keuangan, dan praktik terbaik treasury modern agar peserta mampu mempersiapkan organisasi secara optimal dalam menghadapi percepatan siklus settlement global.
Objectives
- Memahami konsep siklus settlement T+1 dan dampaknya terhadap operasional treasury serta transaksi pasar keuangan.
- Menguasai strategi pengelolaan likuiditas dan pendanaan dalam mendukung percepatan settlement transaksi.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi risiko operasional dan risiko gagal settlement pada skema T+1.
- Memahami kebutuhan transformasi proses bisnis, teknologi, dan koordinasi operasional treasury menuju settlement T+1.
- Mengembangkan strategi mitigasi risiko, pengendalian internal, dan contingency plan dalam operasional settlement cepat.
- Menguasai teknik monitoring transaksi, rekonsiliasi, dan pengelolaan cash flow secara real time.
- Meningkatkan kemampuan penyusunan roadmap kesiapan treasury melalui simulasi dan studi kasus implementasi T+1
Course outline
1. Konsep Dasar Settlement T+1
- Pengertian settlement T+1
- Perbedaan settlement T+2 dan T+1
- Latar belakang percepatan settlement global
- Dampak T+1 terhadap pasar keuangan
- Mekanisme penyelesaian transaksi T+1
- Siklus proses transaksi treasury
- Perubahan timeline operasional settlement
- Hubungan settlement dan manajemen likuiditas
- Tantangan implementasi T+1
- Tren global percepatan settlement
2. Dampak T+1 terhadap Operasional Treasury
- Perubahan proses operasional treasury
- Dampak terhadap cash management
- Percepatan proses konfirmasi transaksi
- Pengaruh terhadap pengelolaan likuiditas
- Dampak terhadap transaksi valas dan pasar uang
- Perubahan kebutuhan prefund
- Pengaruh terhadap intraday liquidity
- Percepatan proses rekonsiliasi
- Koordinasi lintas unit operasional
- Transformasi model kerja treasury
3. Pengelolaan Likuiditas dalam Settlement T+1
- Manajemen likuiditas intrahari
- Forecast kebutuhan likuiditas
- Monitoring cash flow real time
- Pengelolaan liquidity buffer
- Strategi pendanaan jangka pendek
- Pengendalian maturity mismatch
- Integrasi treasury dan settlement
- Pengelolaan prefund settlement
- Stress testing likuiditas
- Strategi optimalisasi idle liquidity
4. Risiko Operasional dan Risiko Settlement
- Risiko gagal settlement
- Risiko keterlambatan konfirmasi transaksi
- Risiko kekurangan likuiditas
- Risiko human error operasional
- Risiko teknologi dan sistem
- Risiko cyber security
- Risiko kesalahan rekonsiliasi
- Risiko pihak lawan (counterparty risk)
- Risiko kepatuhan operasional
- Risiko reputasi akibat settlement gagal
5. Infrastruktur Teknologi Treasury T+1
- Kesiapan sistem treasury
- Otomatisasi proses settlement
- Straight Through Processing (STP)
- Integrasi core banking dan treasury
- Real time transaction monitoring
- Dashboard likuiditas dan settlement
- Sistem rekonsiliasi otomatis
- API dan interoperabilitas sistem
- Disaster recovery dan business continuity
- Data analytics transaksi treasury
6. Tata Kelola dan Pengendalian Internal
- Governance operasional treasury
- Pengendalian internal settlement
- SOP transaksi T+1
- Peran treasury, operation, dan risk management
- Segregation of duties
- Monitoring limit transaksi
- Audit trail transaksi treasury
- Kepatuhan terhadap regulasi settlement
- Pengawasan regulator pasar keuangan
- Evaluasi efektivitas kontrol operasional
7. Strategi Mitigasi dan Contingency Plan
- Penyusunan contingency funding plan
- Strategi mitigasi gagal settlement
- Pengelolaan emergency liquidity
- Incident response management
- Fallback mechanism settlement
- Escalation process transaksi gagal
- Recovery process operasional
- Crisis communication management
- Simulasi gangguan settlement
- Lessons learned kegagalan operasional
8. Transformasi Operasional dan SDM Treasury
- Roadmap implementasi T+1
- Transformasi proses bisnis treasury
- Pengembangan kompetensi SDM
- Peningkatan koordinasi lintas unit
- Strategi change management
- Penguatan budaya kepatuhan operasional
- Pengembangan digital capability treasury
- Optimalisasi operating model treasury
- Pengukuran kesiapan organisasi
- Best practice implementasi settlement T+1
9. Studi Kasus dan Simulasi Praktik
- Studi kasus implementasi T+1 global
- Simulasi pengelolaan likuiditas intrahari
- Simulasi monitoring settlement real time
- Analisis risiko gagal settlement
- Simulasi contingency plan treasury
- Simulasi rekonsiliasi transaksi cepat
- Evaluasi kesiapan operasional treasury
- Analisis dampak T+1 terhadap bank
- Lessons learned transformasi settlement
- Best practice treasury menuju settlement T+1
Participants
- Treasury & Invesment
- Banking
- Finance
- Information Technology
- Risk Management
- Perencanaan & Pengembangan
- Compliance & APUPPT
- Audit Internal
- Leadership Program
- Law
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)