Workflow Kredit yang Efisien di Sistem BPR
Scheduled 30 – 31 Maret 2026 Yogyakarta
Registration
Workflow Kredit yang Efisien di Sistem BPR

Workflow Kredit yang Efisien di Sistem BPR

30 – 31 Maret 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Description

Di Bank Perkreditan Rakyat (BPR), pemberian kredit adalah salah satu layanan utama yang menentukan profitabilitas dan keberlanjutan bank. Agar proses ini efektif, dibutuhkan workflow kredit yang efisien, yaitu alur kerja sistematis yang mengatur setiap tahap pemberian kredit, mulai dari pengajuan nasabah hingga pencairan dan pemantauan.

Workflow kredit yang baik menggabungkan prinsip operasional, manajemen risiko, dan kepatuhan hukum, sehingga bank dapat:

  • Memberikan layanan cepat dan akurat,
  • Meminimalkan risiko kredit macet,
  • Memenuhi regulasi OJK dan Bank Indonesia.

Objectives

  • Mempercepat Proses Pemberian Kredit
    Mengurangi waktu tunggu nasabah dan mempercepat pengambilan keputusan kredit.
  • Mengurangi Risiko Kesalahan dan Kredit Macet
    Dengan alur kerja standar, setiap langkah dianalisis dan dicatat secara tepat.
  • Meningkatkan Kepatuhan Hukum dan Regulasi
    Workflow mencakup verifikasi dokumen, KYC, dan prosedur AML sesuai ketentuan.
  • Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
    Semua tahap tercatat, memudahkan audit internal dan pelaporan ke regulator.
  • Efisiensi Operasional dan Optimalisasi SDM
    Membagi tugas dan tanggung jawab secara jelas sehingga tim kredit bekerja lebih efektif

Course outline

1. Pengajuan Kredit oleh Nasabah

Nasabah mengisi formulir aplikasi kredit.

Melampirkan dokumen pendukung: KTP, NPWP, surat usaha, laporan keuangan, agunan (jika ada).

2. Verifikasi Dokumen dan Identitas (KYC)

Memeriksa keaslian dokumen dan identitas nasabah.

Melakukan pengecekan terhadap daftar hitam, riwayat kredit, atau risiko hukum.

3. Analisis Kredit

Analisis 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition).

Analisis laporan keuangan dan cash flow.

Penilaian risiko kredit dan penentuan limit pinjaman.

4. Persetujuan Kredit

Review internal oleh analis kredit dan manajer kredit.

Persetujuan oleh komite kredit (jika diperlukan) sesuai jumlah dan risiko.

5. Dokumentasi dan Kontrak Kredit

Menyusun akad kredit sesuai peraturan Bank Indonesia dan OJK.

Pencatatan jaminan/agunan jika berlaku.

6. Pencairan Kredit

Dana disalurkan ke rekening nasabah setelah semua persyaratan terpenuhi.

Monitoring awal terhadap penggunaan kredit sesuai tujuan.

7. Pemantauan dan Pengelolaan Kredit

Monitoring pembayaran cicilan secara rutin.

Pendeteksian dini kredit bermasalah dengan sistem internal.

Intervensi untuk restrukturisasi jika terjadi keterlambatan.

8. Pelaporan dan Audit

Rekapitulasi status kredit, NPL, dan risiko portofolio.

Pelaporan rutin ke manajemen dan regulator (OJK).

9. Penggunaan Teknologi dan Digitalisasi

Sistem informasi kredit untuk tracking pengajuan, analisis, dan monitoring.

Digital scoring dan prediksi risiko kredit untuk percepatan keputusan

Participants

  • Credit Management
  • Retail Banking
  • Risk Management
  • Operations
  • IT / System Development
  • Compliance
  • Internal Audit
  • Customer Service
  • Business Process Management
  • Strategic Planning
  • Management
  • Branch Management

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top