Financial Forensic for Credit Officers: Teknik Membedah Window Dressing dan Manipulasi Laporan Keuangan Debitur
Scheduled 15 - 16 Juni 2026 Surabaya
Registration
Financial Forensic for Credit Officers: Teknik Membedah Window Dressing dan Manipulasi Laporan Keuangan Debitur

Financial Forensic for Credit Officers: Teknik Membedah Window Dressing dan Manipulasi Laporan Keuangan Debitur

15 - 16 Juni 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Description

Dalam proses analisis dan persetujuan kredit, laporan keuangan merupakan sumber informasi utama yang digunakan untuk menilai kondisi keuangan, kapasitas pembayaran, dan tingkat risiko calon debitur. Namun, tidak semua laporan keuangan disusun secara objektif dan mencerminkan kondisi bisnis yang sebenarnya. Dalam praktiknya, banyak perusahaan melakukan window dressing maupun berbagai bentuk manipulasi laporan keuangan untuk menampilkan kinerja yang terlihat lebih baik, meningkatkan kelayakan kredit, atau menyembunyikan risiko keuangan yang sesungguhnya.

Bagi Credit Officer, kemampuan membaca laporan keuangan secara konvensional sering kali tidak cukup untuk mengungkap praktik-praktik tersebut. Diperlukan pendekatan financial forensic yang memungkinkan analis kredit melakukan investigasi lebih mendalam terhadap pola transaksi, kualitas laba, arus kas, struktur aset dan kewajiban, serta konsistensi data keuangan. Dengan teknik forensik keuangan yang tepat, berbagai indikasi manipulasi dapat dideteksi sebelum keputusan kredit diberikan sehingga risiko pembiayaan bermasalah dapat diminimalkan.

Objectives

  • Memahami konsep financial forensic dalam proses analisis kredit.
  • Mengenali berbagai bentuk window dressing dan manipulasi laporan keuangan.
  • Mengidentifikasi indikator (red flags) yang mengarah pada potensi fraud keuangan.
  • Menganalisis kualitas laba dan keberlanjutan kinerja perusahaan.
  • Mendeteksi manipulasi pada laporan laba rugi, neraca, dan arus kas.
  • Melakukan investigasi dasar terhadap dokumen dan data pendukung kredit.
  • Menguji kewajaran transaksi dan saldo akun yang material.
  • Menggunakan teknik analisis tren, rasio, dan hubungan antar-akun untuk menemukan anomali.
  • Meningkatkan kualitas keputusan kredit berbasis bukti dan analisis risiko.
  • Mengurangi potensi kerugian akibat pemberian kredit kepada debitur yang menyajikan informasi menyesatkan.

Course outline

  • 1. Konsep Financial Forensic dalam Analisis Kredit
  • Pengertian dan ruang lingkup financial forensic
  • Peran investigasi keuangan dalam mitigasi risiko kredit. 
  • Hubungan antara fraud keuangan dan kredit bermasalah. 
  • Pendekatan forensik dalam proses credit assessment. 
  • 2. Memahami Window Dressing dan Financial Statement Manipulation
  • Definisi dan karakteristik window dressing
  • Motivasi debitur melakukan manipulasi laporan keuangan. 
  • Teknik manipulasi yang sering ditemukan dalam pengajuan kredit. 
  • Dampak manipulasi terhadap keputusan pembiayaan. 
  • 3. Modus Manipulasi Laporan Keuangan Debitur
  • Penggelembungan penjualan (revenue inflation). 
  • Manipulasi piutang usaha. 
  • Rekayasa nilai persediaan. 
  • Penyembunyian kewajiban dan utang. 
  • Pengakuan pendapatan yang tidak semestinya. 
  • Manipulasi aset tetap dan investasi. 
  • Transaksi afiliasi yang tidak wajar. 
  • 4. Financial Red Flags yang Wajib Dikenali Credit Officer
  • Pertumbuhan pendapatan yang tidak sejalan dengan arus kas. 
  • Kenaikan laba yang tidak didukung aktivitas operasional. 
  • Perubahan rasio keuangan yang tidak konsisten. 
  • Fluktuasi persediaan dan piutang yang tidak normal. 
  • Ketidaksesuaian antara data keuangan dan kondisi bisnis. 
  • Indikator fraud pada perusahaan kecil, menengah, dan korporasi. 
  • 5. Teknik Forensik pada Laporan Laba Rugi
  • Analisis kualitas pendapatan. 
  • Deteksi pengakuan pendapatan fiktif. 
  • Identifikasi manipulasi biaya dan beban. 
  • Analisis margin keuntungan yang tidak wajar. 
  • Pengujian konsistensi profitabilitas. 
  • 6. Teknik Forensik pada Neraca
  • Analisis kualitas aset. 
  • Pemeriksaan kewajaran piutang dan persediaan. 
  • Identifikasi aset yang berpotensi overvalued. 
  • Analisis kewajiban tersembunyi. 
  • Pengujian struktur modal perusahaan. 
  • 7. Analisis Arus Kas untuk Mengungkap Manipulasi
  • Hubungan laba dengan arus kas operasi. 
  • Deteksi cash flow engineering
  • Analisis kemampuan pembayaran yang sesungguhnya. 
  • Identifikasi sumber kas yang tidak berkelanjutan. 
  • Evaluasi kualitas arus kas operasional. 
  • 8. Investigative Credit Analysis
  • Teknik cross-check data dan dokumen. 
  • Verifikasi rekening koran dan transaksi bank. 
  • Analisis dokumen perpajakan dan legalitas usaha. 
  • Pemeriksaan konsistensi data antar-dokumen. 
  • Teknik wawancara investigatif terhadap calon debitur. 
  • 9. Studi Kasus Financial Fraud dalam Pengajuan Kredit
  • Kasus manipulasi omzet dan laba. 
  • Kasus penggelembungan persediaan. 
  • Kasus penyembunyian utang. 
  • Kasus rekayasa arus kas. 
  • Pembelajaran dari kasus kredit bermasalah akibat fraud. 
  • 10. Membangun Framework Fraud Detection dalam Proses Kredit
  • Integrasi fraud screening ke dalam analisis kredit. 
  • Pengembangan sistem early warning indicator
  • Penguatan due diligence dan verifikasi lapangan. 
  • Best practice pencegahan fraud dalam pembiayaan. 
  • Penyusunan checklist investigasi kredit. 

Participants

  • Credit Analyst
  • Credit Risk Management
  • Credit Administration
  • Corporate Credit Division
  • Commercial Credit Division
  • SME Credit Division
  • Retail Credit Division
  • Corporate Banking
  • Commercial Banking
  • SME Banking
  • Business Banking
  • Relationship Manager
  • Credit Review Division
  • Credit Monitoring Division
  • Credit Underwriting Division
  • Loan Origination Division
  • Portfolio Risk Management
  • Risk Management
  • Enterprise Risk Management
  • Operational Risk
  • Fraud Risk Management
  • Anti-Fraud Division
  • Internal Audit
  • Forensic Audit Team
  • Compliance
  • Legal Division
  • Financial Crime Prevention Division
  • Investigation & Fraud Examination Team
  • Financial Intelligence Unit
  • Anti Money Laundering (AML) Division
  • Know Your Customer (KYC) Division
  • Finance & Accounting
  • Financial Control Division
  • Asset Quality Management Division
  • Early Warning System (EWS) Team
  • Special Asset Management (SAM)
  • Remedial & Recovery Division
  • Non-Performing Loan (NPL) Management
  • Credit Quality Assurance Division
  • Loan Review Division
  • Valuation & Appraisal Division
  • Governance Division
  • Branch Manager
  • Area Manager
  • Regional Office
  • Banking Operations
  • Senior Management
  • Credit Policy Division
  • Prudential Banking Division
  • Commercial Lending Division
  • Corporate Lending Division
  • Credit Approval Committee Secretariat
  • Financial Analysis Division
  • Portfolio Analytics Team
  • Regulatory Affairs Division
  • Business Continuity Management
  • Corporate Secretary
  • Strategic Planning Division

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top