Audit Internal untuk Monitoring Sistem Digital, AI Governance, dan Cyber Risk Bank
Audit Internal untuk Monitoring Sistem Digital, AI Governance, dan Cyber Risk Bank
Description
Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi besar dalam industri perbankan. Bank modern kini menggunakan sistem digital, layanan berbasis Artificial Intelligence (AI), dan berbagai infrastruktur teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, pengalaman nasabah, dan pengelolaan risiko.
Namun, adopsi teknologi ini juga membawa risiko baru, seperti risiko keamanan siber (cyber risk), risiko teknologi, serta risiko terkait tata kelola AI. Jika tidak dikelola dengan baik, risiko-risiko ini dapat mengancam keamanan data, keandalan sistem, kepatuhan regulasi, dan reputasi bank.
Di sinilah peran audit internal menjadi sangat penting. Audit internal bertugas melakukan pengawasan dan monitoring terhadap sistem digital, tata kelola AI, dan keamanan siber bank untuk memastikan:
- Sistem berjalan sesuai tujuan bisnis
- AI digunakan secara etis dan sesuai regulasi
- Risiko siber teridentifikasi dan diminimalkan
Audit internal modern tidak hanya menilai kepatuhan, tetapi juga mengevaluasi efektivitas pengendalian, kesiapan teknologi, dan ketahanan bank terhadap ancaman digital.
Objectives
1. Memastikan Kepatuhan terhadap Regulasi
Audit memastikan bahwa penggunaan sistem digital dan AI serta praktik keamanan siber sesuai dengan peraturan otoritas perbankan dan regulasi keamanan data.
2. Menilai Efektivitas Sistem Digital
Audit mengevaluasi apakah sistem digital mendukung operasi bank secara optimal, aman, dan dapat diandalkan.
3. Mengidentifikasi Risiko Teknologi dan AI
Audit membantu mengidentifikasi risiko yang terkait dengan penerapan AI, penggunaan algoritma, dan potensi bias atau kesalahan keputusan otomatis.
4. Meminimalkan Risiko Keamanan Siber
Audit internal menilai kesiapan bank dalam menghadapi serangan siber, kebocoran data, dan gangguan sistem.
5. Mendukung Tata Kelola AI (AI Governance)
Audit menilai apakah penggunaan AI bank dilakukan secara transparan, bertanggung jawab, dan sesuai prinsip etika serta regulasi.
6. Meningkatkan Kepercayaan Stakeholder
Dengan audit internal yang efektif, manajemen, regulator, dan nasabah memiliki keyakinan bahwa sistem digital dan AI bank aman dan dapat dipercaya.
Course outline
1. Audit Sistem Digital Bank
Audit sistem digital mencakup:
- Evaluasi arsitektur TI dan sistem core banking
- Penilaian integritas, ketersediaan, dan kerahasiaan data
- Review prosedur backup dan disaster recovery
- Pengujian kontrol akses pengguna dan segregasi tugas
- Monitoring pembaruan sistem dan patch keamanan
Tujuan: memastikan sistem digital berfungsi aman dan mendukung operasional bank.
2. Audit Tata Kelola AI (AI Governance)
Audit AI menilai penerapan prinsip tata kelola AI, termasuk:
- Kepatuhan terhadap regulasi dan standar etika AI
- Transparansi algoritma dan model AI
- Validasi data yang digunakan untuk training AI
- Mitigasi bias dan diskriminasi dalam pengambilan keputusan AI
- Monitoring kinerja AI secara berkelanjutan
Tujuan: memastikan AI digunakan secara etis, transparan, dan bertanggung jawab.
3. Audit Cyber Risk (Risiko Keamanan Siber)
Audit cyber risk meliputi:
- Penilaian risiko ancaman siber (malware, phishing, DDoS, ransomware)
- Evaluasi kontrol keamanan TI (firewall, IDS/IPS, enkripsi, VPN)
- Audit kebijakan keamanan informasi (policy, SOP, awareness)
- Pengujian penetrasi (penetration testing) dan simulasi serangan siber
- Penilaian kesiapan incident response dan pemulihan data
Tujuan: memastikan bank memiliki ketahanan terhadap ancaman siber dan meminimalkan risiko gangguan operasional.
4. Metodologi Audit Internal Modern
Metodologi audit internal untuk sistem digital dan AI dapat meliputi:
- Risk-Based Audit Approach – fokus pada area dengan risiko tertinggi
- Continuous Monitoring & Data Analytics – penggunaan tools analitik untuk monitoring real-time
- IT Control Testing – menguji efektivitas pengendalian sistem TI
- Gap Analysis – membandingkan praktik bank dengan standar industri dan regulasi
5. Laporan Audit dan Tindak Lanjut
Audit internal menghasilkan laporan yang mencakup:
- Temuan audit (issue, risiko, kelemahan kontrol)
- Rekomendasi perbaikan dan mitigasi risiko
- Rencana tindak lanjut dan monitoring implementasi
- Evaluasi efektivitas perbaikan setelah implementasi
Tujuan: memastikan hasil audit ditindaklanjuti dan risiko diminimalkan
Participants
- Internal Audit
- IT Audit
- Information Security
- Artificial Intelligence (AI) Governance
- Cyber Risk Management
- IT Governance
- Risk Management
- Compliance
- Corporate Governance
- Digital Banking
- Data Governance
- Management
- Top Management / Executive
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)