Proactive Fraud Auditing: Menguji Keandalan Sistem Pengendalian Intern (SPI) untuk Memitigasi Risiko Internal Fraud
Proactive Fraud Auditing: Menguji Keandalan Sistem Pengendalian Intern (SPI) untuk Memitigasi Risiko Internal Fraud
Description
Meningkatnya kompleksitas operasional dan digitalisasi proses bisnis di industri perbankan dan jasa keuangan turut meningkatkan risiko terjadinya internal fraud. Modus fraud internal saat ini tidak hanya berupa manipulasi transaksi manual, tetapi juga melibatkan penyalahgunaan akses sistem, rekayasa data, kolusi antar pegawai, hingga eksploitasi kelemahan pengendalian internal berbasis teknologi.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, fungsi audit internal dituntut untuk bertransformasi dari pendekatan yang bersifat reaktif menjadi lebih proaktif. Audit tidak lagi hanya berfokus pada pemeriksaan setelah kejadian terjadi, tetapi juga harus mampu mengidentifikasi potensi kelemahan kontrol, mendeteksi indikasi fraud lebih dini, dan mengevaluasi efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) secara berkelanjutan.
Objectives
- Memahami konsep Fraud Risk Management dalam konteks audit internal.
- Mengidentifikasi potensi risiko dan modus internal fraud dalam organisasi.
- Memahami hubungan antara fraud risk dan kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI).
- Menerapkan pendekatan proactive fraud auditing berbasis risiko.
- Menggunakan teknik audit berbasis data untuk mendeteksi anomali dan indikasi fraud.
- Mengevaluasi efektivitas kontrol internal pada proses bisnis dan sistem digital.
- Menyusun rekomendasi perbaikan pengendalian yang efektif dan preventif.
Mendukung penguatan tata kelola, kepatuhan, dan budaya anti-fraud organisasi
Course outline
1. Konsep Dasar Proactive Fraud Auditing
- Evolusi audit dari reaktif ke proaktif
- Definisi dan ruang lingkup fraud auditing
- Prinsip dasar Fraud Risk Management
- Peran audit internal dalam pencegahan fraud
2. Memahami Internal Fraud dan Risiko Organisasi
- Jenis dan modus internal fraud
- Insider threat dan abuse of authority
- Fraud triangle dan fraud diamond
- Dampak fraud terhadap organisasi
3. Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan Fraud Risk
- Konsep dan komponen SPI
- Hubungan kelemahan kontrol dengan fraud
- Control gap analysis
- Evaluasi efektivitas kontrol preventif dan detektif
4. Risk-Based Fraud Auditing
- Pendekatan audit berbasis risiko
- Fraud risk assessment
- Penentuan area rawan fraud
- Penyusunan audit plan berbasis risiko
5. Teknik Audit Berbasis Data dan Analitik
- Continuous auditing dan monitoring
- Data analytics untuk fraud detection
- Exception reporting dan anomaly detection
- Trend analysis dan behavioral analytics
6. Pengujian Pengendalian dan Investigasi Awal
- Walkthrough dan control testing
- Audit terhadap akses sistem dan transaksi
- Identifikasi red flags fraud
- Teknik investigasi awal pada indikasi fraud
7. Tata Kelola, Kepatuhan, dan Anti-Fraud Framework
- Three Lines of Defense
- Kebijakan anti-fraud organisasi
- Whistleblowing system
- Peran audit committee dan governance
8. Dokumentasi Audit dan Penyusunan Rekomendasi
- Penyusunan working paper audit
- Dokumentasi temuan fraud risk
- Root cause analysis
- Penyusunan corrective action plan
9. Studi Kasus dan Simulasi Audit Fraud
- Simulasi pengujian SPI
- Analisis kasus internal fraud
- Evaluasi kelemahan pengendalian
- Penyusunan laporan proactive fraud audit
Participants
- Divisi Audit Internal
- Divisi SKAI
- Divisi SPI
- Divisi Anti Fraud
- Divisi Risk Management
- Divisi Operational Risk
- Divisi Internal Control
- Divisi Compliance & AML
- Divisi Enterprise Risk Management
- Divisi Governance, Risk & Compliance
- Divisi Information Technology
- Divisi Digital Banking
- Divisi Fraud Investigation
- Divisi Human Resource Management
- Divisi Quality Assurance
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)