Achieving Zero Downtime: Arsitektur High Availability dan Disaster Recovery Plan (DRP) pada Layanan Core Banking Digital
Achieving Zero Downtime: Arsitektur High Availability dan Disaster Recovery Plan (DRP) pada Layanan Core Banking Digital
Description
Di tengah percepatan transformasi digital sektor perbankan, ketersediaan layanan (availability) dan keandalan sistem teknologi informasi menjadi faktor krusial dalam menjaga kontinuitas operasional dan kepercayaan nasabah. Layanan core banking digital saat ini dituntut untuk dapat beroperasi tanpa gangguan selama 24/7, mendukung transaksi real-time, integrasi multi-channel, serta menghadapi peningkatan volume transaksi yang semakin kompleks. Dalam kondisi tersebut, downtime sekecil apa pun dapat berdampak signifikan terhadap layanan nasabah, reputasi institusi, kepatuhan regulasi, hingga potensi kerugian finansial.
Untuk mencapai target zero downtime, institusi perbankan perlu membangun arsitektur sistem yang memiliki tingkat high availability (HA), redundansi infrastruktur, failover otomatis, serta strategi Disaster Recovery Plan (DRP) yang efektif dan teruji. Tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, implementasi HA dan DRP juga membutuhkan tata kelola yang kuat, prosedur operasional yang jelas, manajemen risiko, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi gangguan sistem, bencana, maupun ancaman siber.
Objectives
- Memahami konsep high availability, fault tolerance, dan disaster recovery dalam layanan core banking digital.
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai risiko downtime dan dampaknya terhadap operasional perbankan.
- Membekali peserta dengan strategi perancangan arsitektur sistem yang resilient dan minim gangguan.
- Memahami implementasi redundansi, failover, clustering, dan replikasi data dalam lingkungan core banking.
- Mengembangkan kemampuan peserta dalam menyusun dan mengelola Disaster Recovery Plan (DRP) secara efektif.
- Memahami strategi business continuity management (BCM) dan manajemen insiden TI.
- Mengidentifikasi risiko keamanan siber dan gangguan operasional yang dapat memengaruhi ketersediaan layanan digital.
- Memberikan pemahaman praktis melalui studi kasus, simulasi failover, dan best practices industri perbankan digital.
Course outline
1. Fundamental High Availability dan Business Continuity
- Konsep availability, reliability, dan resiliency.
- Risiko downtime pada layanan perbankan digital.
- Prinsip business continuity management (BCM).
- Hubungan HA, DRP, dan operational resilience.
2. Arsitektur High Availability pada Core Banking
- Desain infrastruktur HA untuk core banking.
- Redundansi server, storage, dan network.
- Active-active dan active-passive architecture.
- Load balancing dan clustering.
3. Database Availability dan Data Replication
- Strategi database clustering.
- Synchronous dan asynchronous replication.
- Backup strategy dan point-in-time recovery.
- Data consistency dan integrity management.
4. Disaster Recovery Plan (DRP)
- Konsep dan komponen DRP.
- Penyusunan recovery strategy.
- Recovery Time Objective (RTO) dan Recovery Point Objective (RPO).
- Disaster recovery site dan failover mechanism.
5. Failover, Monitoring, dan Incident Management
- Automatic failover dan switchover process.
- Monitoring availability dan system performance.
- Incident response dan escalation procedure.
- Root cause analysis dan post-incident review.
6. Cloud, Hybrid Infrastructure, dan Modern Resiliency
- Implementasi HA di cloud environment.
- Multi-region dan hybrid cloud architecture.
- Containerization dan orchestration untuk resiliency.
- Scalability dan elastic infrastructure.
7. Cyber Resilience dan Keamanan Infrastruktur
- Risiko ransomware dan cyber attack terhadap layanan core banking.
- Strategi cyber resilience dan data protection.
- Network segmentation dan zero trust architecture.
- Security monitoring dan threat detection.
8. Testing, Audit, dan Compliance
- DR drill dan failover testing.
- Audit kesiapan DRP dan BCM.
- Dokumentasi dan governance.
- Kepatuhan terhadap regulasi dan standar industri.
9. Studi Kasus dan Best Practices
- Studi kasus downtime layanan perbankan digital.
- Simulasi disaster recovery dan failover.
- Evaluasi implementasi HA dan DRP.
- Best practices operational resilience di industri perbankan.
Participants
- Divisi Information Technology
- Divisi Infrastruktur IT
- Divisi Core Banking
- Divisi Disaster Recovery Management
- Divisi IT Operation
- Divisi Network & System Administration
- Divisi Cyber Security
- Divisi Digital Banking
- Divisi Business Continuity Management
- Divisi Enterprise Architecture
- Divisi Data Center Management
- Divisi IT Risk Management
- Divisi Technology Support
- Divisi System Integration
- Divisi Operational Risk Management
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)