Precision Reporting via goAML: Teknik Analisis Transaksi Mencurigakan & Mitigasi Risiko Cyber-Enabled Fraud sesuai Pedoman PPATK 2026
Precision Reporting via goAML: Teknik Analisis Transaksi Mencurigakan & Mitigasi Risiko Cyber-Enabled Fraud sesuai Pedoman PPATK 2026
Description
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kapabilitas praktisi perbankan dalam menyusun pelaporan yang akurat, tepat waktu, dan sesuai standar melalui sistem goAML yang digunakan dalam pelaporan transaksi keuangan mencurigakan. Dalam menghadapi meningkatnya kompleksitas cyber-enabled fraud, bank dituntut untuk memiliki kemampuan analitis yang lebih tajam dalam mengidentifikasi pola transaksi abnormal yang berpotensi terkait pencucian uang maupun pendanaan aktivitas ilegal.
Peserta akan mempelajari teknik analisis transaksi, pendekatan berbasis risiko, serta cara mengoptimalkan penggunaan goAML sesuai pedoman PPATK 2026. Pelatihan ini juga menekankan integrasi antara teknologi, analitik data, dan judgement profesional untuk menghasilkan laporan yang presisi, kredibel, dan dapat mendukung efektivitas penegakan hukum serta perlindungan sistem keuangan
Objectives
- Memahami fungsi dan peran goAML dalam pelaporan keuangan mencurigakan
- Mengidentifikasi karakteristik transaksi mencurigakan
- Meningkatkan kemampuan analisis pola transaksi berbasis risiko
- Memahami pedoman PPATK 2026 dalam pelaporan STR
- Mengembangkan kemampuan deteksi cyber-enabled fraud
- Meningkatkan akurasi dan kualitas laporan goAML
- Mengoptimalkan penggunaan data dalam investigasi transaksi
- Memahami keterkaitan fraud digital dengan tindak kejahatan finansial
- Memperkuat kemampuan judgement dalam analisis kasus
- Meningkatkan efektivitas mitigasi risiko kejahatan finansial
Course outline
- 1. Overview Sistem goAML dalam Perbankan
- Fungsi goAML dalam ekosistem APU PPT
- Jenis pelaporan (STR, CTR, LTKM)
- Alur pelaporan dari bank ke PPATK
- 2. Pedoman PPATK 2026 dan Implikasinya
- Pembaruan kebijakan pelaporan
- Standar kualitas laporan yang diharapkan
- Penekanan pada risk-based reporting
- 3. Konsep Transaksi Mencurigakan
- Definisi dan indikator transaksi mencurigakan
- Pola transaksi tidak wajar
- Red flags dalam aktivitas perbankan
- 4. Cyber-Enabled Fraud dalam Sistem Keuangan
- Jenis fraud berbasis teknologi digital
- Account takeover dan phishing finansial
- Synthetic identity dan fraud berbasis AI
- 5. Teknik Analisis Transaksi
- Transaction pattern analysis
- Link analysis antar rekening
- Behavioural anomaly detection
- 6. Penggunaan Data dalam Investigasi
- Data enrichment dalam analisis kasus
- Cross-referencing data internal dan eksternal
- Pemanfaatan historical transaction data
- 7. Penyusunan Laporan STR yang Berkualitas
- Struktur narasi laporan yang efektif
- Penguatan unsur analisis dalam pelaporan
- Kesalahan umum dalam reporting
- 8. Risk-Based Approach dalam Pelaporan
- Penilaian tingkat risiko nasabah dan transaksi
- Prioritisasi pelaporan berbasis dampak risiko
- Enhanced due diligence sebagai dasar analisis
- 9. Integrasi Teknologi dalam Deteksi Fraud
- Peran analytics dan AI dalam deteksi awal
- Sistem monitoring transaksi otomatis
- Penggunaan alert system
- 10. Mitigasi Risiko dan Continuous Improvement
- Strategi pencegahan cyber fraud
- Feedback loop dari hasil pelaporan
- Peningkatan kualitas analisis berkelanjutan
Participants
- Compliance & APUPPT
- Risk Management
- Audit Internal
- Information Technology
- Finance
- Treasury & Invesment
- Law
- Corporate Secretary & Humas
- Credit
- Banking
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)