Keterbukaan Informasi dan Hubungan Investor: Peran Kritis Corsec dalam Komunikasi Publik Bank
Keterbukaan Informasi dan Hubungan Investor: Peran Kritis Corsec dalam Komunikasi Publik Bank
Description
Dalam era transparansi dan keterbukaan informasi yang semakin tinggi, reputasi dan kredibilitas bank sangat bergantung pada bagaimana informasi strategis disampaikan kepada publik, regulator, dan investor. Fungsi Corporate Secretary (Corsec) atau sekretaris perusahaan menjadi sangat penting, karena bertanggung jawab atas kepatuhan terhadap regulasi keterbukaan informasi, komunikasi investor, serta menjaga hubungan baik dengan pemangku kepentingan.
Bank yang mampu menyampaikan informasi secara transparan dan tepat waktu tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan pasar dan investor, meningkatkan nilai perusahaan, serta mengurangi risiko reputasi. Kegagalan dalam komunikasi publik atau keterlambatan informasi dapat menimbulkan spekulasi, ketidakpastian, bahkan sanksi regulator.
Objectives
- Memahami peran dan tanggung jawab Corporate Secretary dalam keterbukaan informasi dan hubungan investor.
- Mengetahui regulasi terkini terkait keterbukaan informasi perbankan, termasuk kewajiban pelaporan ke publik dan regulator.
- Menyusun strategi komunikasi publik dan hubungan investor yang efektif dan transparan.
- Mengelola risiko reputasi dan potensi krisis komunikasi melalui praktik Corsec yang baik.
- Menyampaikan informasi ke publik secara akurat, jelas, dan tepat waktu.
- Menggunakan teknologi dan media digital untuk mendukung keterbukaan informasi dan engagement dengan investor.
- Memberikan panduan dan rekomendasi bagi manajemen dalam pengambilan keputusan komunikasi publik yang strategis.
Course outline
1. Pengantar Keterbukaan Informasi dan Peran Corsec
- Definisi, ruang lingkup, dan pentingnya keterbukaan informasi di sektor perbankan.
- Fungsi dan tanggung jawab Corporate Secretary.
- Peran Corsec dalam mendukung tata kelola perusahaan yang baik.
2. Regulasi dan Kepatuhan Keterbukaan Informasi
- Peraturan OJK dan Bursa Efek terkait keterbukaan informasi.
- Standar pelaporan ke publik, pengungkapan keuangan, dan informasi material.
- Sanksi dan risiko akibat keterlambatan atau ketidakakuratan informasi.
3. Hubungan Investor (Investor Relations)
- Strategi komunikasi dengan investor institusional dan publik.
- Teknik penyusunan materi presentasi, paparan publik, dan investor briefing.
- Manajemen ekspektasi investor dan pemangku kepentingan.
4. Komunikasi Publik dan Media
- Praktik terbaik dalam komunikasi publik dan manajemen media.
- Penanganan pertanyaan publik, isu sensitif, dan krisis informasi.
- Penggunaan press release, laporan tahunan, dan platform digital untuk transparansi.
5. Manajemen Krisis dan Reputasi
- Identifikasi risiko reputasi dan potensi krisis komunikasi.
- Strategi mitigasi dan protokol respons cepat.
- Studi kasus kegagalan komunikasi dan pembelajaran terbaik.
6. Teknologi dan Digitalisasi Keterbukaan Informasi
- Penggunaan portal investor, media sosial, dan sistem informasi manajemen Corsec.
- Integrasi data untuk pelaporan real-time dan monitoring kepatuhan.
- Pemanfaatan teknologi untuk engagement dan analisis sentimen investor.
7. Studi Kasus dan Simulasi Praktis
- Analisis kasus nyata komunikasi publik dan keterbukaan informasi bank.
- Latihan penyusunan press release, laporan publik, dan briefing investor.
- Diskusi praktik terbaik dan benchmarking peran Corsec di bank.
Participants
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi Hubungan Investor (Investor Relations)
- Divisi Corporate Communication
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Keuangan / Finance
- Divisi Akuntansi
- Divisi Legal
- Divisi Audit Internal
- Divisi Corporate Planning / Strategi
- Divisi Direksi / Board of Directors
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)