Communicating Green Finance: Cara Humas Memperkenalkan Produk Perbankan Hijau Tanpa Terjebak Isu Greenwashing
Communicating Green Finance: Cara Humas Memperkenalkan Produk Perbankan Hijau Tanpa Terjebak Isu Greenwashing
Description
Perkembangan green finance atau pembiayaan hijau menjadi salah satu fokus utama industri perbankan dalam mendukung transisi menuju ekonomi berkelanjutan. Produk perbankan hijau seperti pembiayaan energi terbarukan, kredit ramah lingkungan, hingga investasi berkelanjutan semakin mendapat perhatian dari regulator, investor, dan nasabah. Namun, meningkatnya minat terhadap isu keberlanjutan juga diiringi dengan meningkatnya risiko greenwashing, yaitu kondisi ketika klaim ramah lingkungan tidak didukung oleh data, bukti, atau implementasi yang valid.
Dalam konteks ini, fungsi kehumasan (public relations) memiliki peran strategis dalam mengkomunikasikan produk green finance secara transparan, akurat, dan kredibel. Humas tidak hanya bertugas mempromosikan produk, tetapi juga memastikan bahwa pesan yang disampaikan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan tidak menimbulkan persepsi yang menyesatkan.
Objectives
- Memahami konsep green finance dalam industri perbankan.
- Mengidentifikasi jenis produk perbankan hijau dan karakteristiknya.
- Menyusun strategi komunikasi produk green finance yang kredibel dan transparan.
- Meningkatkan kemampuan humas dalam membangun narasi keberlanjutan yang efektif.
- Memahami risiko greenwashing dan cara menghindarinya dalam komunikasi publik.
- Mengintegrasikan prinsip ESG dalam strategi komunikasi pemasaran produk hijau.
- Meningkatkan kepercayaan publik dan stakeholder terhadap produk perbankan hijau.
Course outline
1. Fundamental Green Finance
- Pengertian dan ruang lingkup green finance
- Peran perbankan dalam transisi ekonomi hijau
- Tren global pembiayaan berkelanjutan
- Regulasi dan kebijakan terkait keuangan hijau
2. Produk Perbankan Hijau
- Green loan dan sustainable financing
- Pembiayaan energi terbarukan
- Sustainable investment products
- Kriteria dan klasifikasi produk hijau
3. Peran Humas dalam Green Finance Communication
- Fungsi strategis PR dalam komunikasi keberlanjutan
- Membangun kepercayaan publik melalui transparansi
- Integrasi komunikasi korporasi dan ESG messaging
- Stakeholder communication strategy
4. Storytelling Green Finance yang Kredibel
- Teknik menyusun narasi produk hijau
- Mengubah data teknis menjadi pesan komunikatif
- Green storytelling yang menarik dan akurat
- Visualisasi dampak keberlanjutan
5. Risiko Greenwashing dan Mitigasinya
- Pengertian dan bentuk-bentuk greenwashing
- Contoh kasus greenwashing di industri keuangan
- Prinsip komunikasi yang jujur dan berbasis data
- Cara membangun klaim lingkungan yang valid
6. ESG Messaging dan Brand Trust
- Integrasi ESG dalam komunikasi produk
- Membangun brand trust melalui keberlanjutan
- Konsistensi pesan di seluruh kanal komunikasi
- Peran transparansi dalam reputasi perusahaan
7. Media Relations dan Public Disclosure
- Strategi komunikasi dengan media
- Penanganan pertanyaan kritis terkait green finance
- Penyusunan press release dan key message
- Komunikasi publik berbasis data dan fakta
8. Workshop dan Studi Kasus
- Analisis kampanye green finance di industri global
- Simulasi penyusunan pesan komunikasi produk hijau
- Identifikasi risiko greenwashing dalam kasus nyata
- Penyusunan action plan komunikasi green finance
Participants
- Divisi Corporate Communication / Humas
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi ESG / Sustainability Finance
- Divisi Marketing Communication
- Divisi Branding & Reputation Management
- Divisi Produk & Pengembangan Jasa
- Divisi Business Development
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Governance, Risk & Compliance (GRC)
- Divisi Legal / Hukum
- Divisi Investor Relations
- Divisi Digital Communication / Media Relations
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)