Liquidity Strategy 2026: Menjaga Stabilitas Dana di Tengah Volatilitas Pasar
Liquidity Strategy 2026: Menjaga Stabilitas Dana di Tengah Volatilitas Pasar
Description
Tahun 2026 menandai fase baru dinamika pasar keuangan di Indonesia, dengan tingkat volatilitas yang lebih tinggi akibat fluktuasi suku bunga, perubahan regulasi, dan ketidakpastian ekonomi global. Dalam konteks ini, manajemen likuiditas menjadi salah satu aspek terpenting bagi keberlanjutan operasional bank, termasuk Unit Usaha Syariah (UUS). Likuiditas yang cukup dan stabil tidak hanya menjamin kelancaran operasional, tetapi juga menjaga kepercayaan nasabah, reputasi bank, dan kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Strategi likuiditas 2026 menekankan pendekatan proaktif, berbasis data, dan terintegrasi dengan manajemen risiko serta perencanaan bisnis. Bank harus mampu menyeimbangkan kebutuhan pendanaan jangka pendek dan jangka panjang, meminimalkan risiko maturity mismatch, serta mengelola portofolio dana dengan efisien. Tantangan utama adalah volatilitas pasar yang dapat memengaruhi penarikan dana, biaya dana, dan arus kas operasional.
Objectives
- Memahami konsep manajemen likuiditas dan pentingnya bagi keberlanjutan bank.
- Mengidentifikasi risiko likuiditas dan faktor volatilitas pasar yang mempengaruhinya.
- Menyusun strategi funding jangka pendek dan jangka panjang yang optimal.
- Mengelola cash flow, maturity mismatch, dan buffer likuiditas secara efektif.
- Menerapkan teknik monitoring dan forecasting arus kas berbasis data.
- Mengoptimalkan kombinasi dana murah (low-cost funding) dan sumber likuiditas alternatif.
- Memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK dan prinsip prudential banking.
- Menyusun rencana kontinjensi (contingency plan) untuk mengantisipasi tekanan likuiditas.
Course outline
1. Dasar-Dasar Manajemen Likuiditas
- Definisi dan peran likuiditas dalam stabilitas bank
- Rasio likuiditas utama (LCR, NSFR, CASA ratio)
- Hubungan likuiditas, profitabilitas, dan risiko
- Regulasi OJK terkait manajemen likuiditas
2. Analisis Risiko Likuiditas
- Risiko penarikan dana (deposit outflow)
- Risiko market funding dan volatilitas suku bunga
- Risiko konsentrasi dana
- Early warning indicators untuk tekanan likuiditas
3. Strategi Penghimpunan Dana dan Funding
- Segment-based funding (Retail, SME, Corporate)
- Optimalisasi CASA dan deposito berjangka
- Strategi diversification of funding sources
- Alternatif sumber likuiditas (repo, interbank, surat berharga)
4. Cash Flow Forecasting dan Treasury Management
- Teknik peramalan arus kas jangka pendek dan jangka panjang
- Integrasi cash management dengan operasional dan bisnis
- Monitoring daily liquidity position
- Tools dan dashboard untuk treasury analytics
5. Manajemen Maturity Mismatch
- Analisis gap aset-liabilitas
- Strategi pengelolaan jatuh tempo deposito dan pembiayaan
- Penetapan buffer likuiditas
- Stress test untuk scenario volatilitas pasar
6. Contingency Funding Plan (CFP)
- Penyusunan rencana kontinjensi likuiditas
- Identifikasi sumber dana darurat
- Mekanisme eksekusi dan prioritas tindakan
- Simulasi liquidity stress scenario
7. Integrasi Regulasi dan Good Governance
- Kepatuhan terhadap peraturan OJK terkait likuiditas
- Dokumentasi dan reporting treasury
- Peran manajemen risiko dan audit internal
- Tata kelola likuiditas yang transparan dan akuntabel
8. Studi Kasus dan Best Practice
- Analisis tekanan likuiditas di bank syariah dan konvensional
- Strategi mitigation dan quick-win funding
- Diskusi praktik terbaik treasury dan contingency planning
Participants
- Divisi Treasury / Perbendaharaan
- Divisi Risk Management / Manajemen Risiko
- Divisi Corporate Banking
- Divisi Keuangan / Finance
- Divisi Manajemen / Leadership
- Divisi Analisis Pasar / Market Analysis
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)