Open Banking & API Strategy untuk Divisi Jasa
Open Banking & API Strategy untuk Divisi Jasa
Description
Transformasi digital di industri perbankan telah mengubah cara bank menyediakan layanan kepada nasabah dan mitra bisnis. Konsep Open Banking memungkinkan bank membuka akses layanan dan data tertentu secara aman melalui Application Programming Interface (API), sehingga tercipta kolaborasi dengan fintech, e-commerce, perusahaan teknologi, dan ekosistem digital lainnya. Bagi Divisi Jasa (fee-based services), strategi Open Banking & API menjadi peluang besar untuk memperluas sumber pendapatan non-bunga (fee based income) serta meningkatkan relevansi layanan bank dalam ekosistem digital.
Di Indonesia, implementasi Open Banking tetap harus memperhatikan tata kelola, manajemen risiko TI, dan perlindungan data sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan serta standar sistem pembayaran dari Bank Indonesia. Dengan demikian, pengembangan API tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga pada keamanan, kepatuhan, dan model bisnis yang berkelanjutan.
Divisi Jasa memiliki peran strategis dalam memanfaatkan Open Banking untuk mengembangkan layanan seperti payment gateway, virtual account, cash management, remitansi, trade services, hingga embedded finance. Tanpa strategi yang jelas, Open Banking berisiko menjadi sekadar proyek IT tanpa kontribusi signifikan terhadap pendapatan dan pertumbuhan nasabah.
Objectives
- Memahami konsep dan ekosistem Open Banking.
- Menjelaskan peran API dalam pengembangan layanan jasa perbankan.
- Mengidentifikasi peluang monetisasi API dan embedded finance.
- Memahami aspek regulasi dan tata kelola Open Banking.
- Mengelola risiko keamanan data dan teknologi informasi.
- Menyusun model bisnis API yang berkelanjutan.
- Mengembangkan roadmap implementasi Open Banking.
- Mengukur kinerja dan kontribusi API terhadap fee-based income.
Course outline
1. Konsep Dasar Open Banking & API
- Definisi dan evolusi Open Banking
- Peran API dalam integrasi layanan perbankan
- Model kolaborasi bank–fintech–ekosistem digital
- Studi praktik Open Banking global dan nasional
2. Strategi Bisnis Divisi Jasa Berbasis API
- Identifikasi produk jasa yang dapat di-API-kan
- Monetisasi API (transaction fee, subscription, revenue sharing)
- Embedded finance dan Banking-as-a-Service (BaaS)
- Pengembangan ekosistem mitra strategis
3. Desain dan Arsitektur API
- API lifecycle management
- Standar keamanan (authentication & authorization)
- Sandbox dan developer portal
- SLA dan manajemen performa layanan
5. Regulasi dan Tata Kelola
- Ketentuan OJK terkait IT governance dan manajemen risiko TI
- Kebijakan sistem pembayaran dan integrasi dengan BI
- Perlindungan data pribadi dan keamanan informasi
- Peran audit internal dan risk management
6. Manajemen Risiko dan Keamanan Siber
- Risiko operasional dan risiko reputasi
- Ancaman cyber security pada API
- Pengendalian akses dan monitoring transaksi
- Incident response dan business continuity plan
7.Pengembangan Produk dan Kolaborasi Ekosistem
- Payment gateway & virtual account API
- Cash management API untuk corporate
- Integrasi dengan e-commerce & marketplace
- Strategi kemitraan dan negosiasi komersial
8. KPI dan Pengukuran Kinerja API
- Indikator keberhasilan Open Banking
- Volume transaksi dan kontribusi fee income
- Customer acquisition melalui mitra
- Evaluasi performa dan scaling strategy
9. Penyusunan Roadmap Implementasi
- Assessment kesiapan organisasi
- Tahapan implementasi 6–12 bulan
- Identifikasi quick wins
- Action plan dan governance framework
Participants
- Divisi Teknologi Informasi (IT)
- Divisi Digital Banking / Layanan Digital
- Divisi Produk & Inovasi / Product & Innovation
- Divisi Operasional
- Divisi Manajemen / Leadership
- Divisi Kepatuhan / Compliance
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)