Implementasi Sistem GRC (Governance, Risk, Compliance)
Implementasi Sistem GRC (Governance, Risk, Compliance)
17 – 18 Maret 2026 Bali Hotel Ibis Kuta
Description
GRC adalah singkatan dari Governance, Risk, dan Compliance, yang merupakan kerangka kerja untuk memastikan sebuah organisasi:
- Memiliki tata kelola yang baik (Governance)
- Mengelola risiko secara efektif (Risk Management)
- Mematuhi regulasi, kebijakan internal, dan standar industri (Compliance)
Dalam perbankan, implementasi sistem GRC menjadi penting karena:
- Mengelola risiko operasional, kredit, likuiditas, dan teknologi.
- Memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK, Bank Indonesia, dan standar internasional.
- Meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengambilan keputusan.
Dengan sistem GRC berbasis digital, bank dapat memantau risiko, kepatuhan, dan tata kelola secara real-time, terintegrasi, dan lebih akurat.
Objectives
- Meningkatkan Tata Kelola Bank
Memastikan pengambilan keputusan sesuai prinsip good corporate governance. - Mengelola Risiko Secara Terpadu
Mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan memitigasi risiko dengan sistematis - Memastikan Kepatuhan (Compliance)
Menjamin semua proses, transaksi, dan produk sesuai regulasi dan kebijakan internal. - Meningkatkan Efisiensi Operasional
Mengurangi duplikasi proses, mempermudah reporting, dan meminimalkan human error. - Mendukung Transparansi dan Akuntabilitas
Mempermudah pemantauan bagi manajemen, auditor, dan regulator.
Course outline
1. Langkah-langkah Implementasi
a. Perencanaan & Persiapan
- Menetapkan tujuan GRC dan cakupan implementasi.
- Mengidentifikasi risiko, regulasi, dan kebijakan internal.
- Menentukan tim GRC dan governance structure.
b. Pemetaan Risiko dan Kepatuhan
- Risk assessment: identifikasi risiko utama dan potensi dampak.
- Compliance assessment: memetakan area yang harus sesuai regulasi dan SOP.
c. Pengembangan Sistem GRC
- Membangun platform digital GRC atau memilih software GRC yang sesuai.
- Integrasi dengan sistem bank: core banking, HR, audit, reporting.
d. Pelatihan & Sosialisasi
- Edukasi pegawai terkait penggunaan sistem GRC.
- Menyampaikan manfaat dan tanggung jawab setiap individu.
e. Monitoring & Evaluasi
- Dashboard real-time untuk risiko, kepatuhan, dan governance.
- Audit internal secara berkala.
- Continuous improvement berdasarkan hasil monitoring.
2. Pemanfaatan Teknologi
- GRC Software → mempermudah integrasi data, workflow approval, reporting, dan alerting.
- Dashboard Risiko → memvisualisasi risiko dan status kepatuhan.
- Automated Alerts → peringatan dini jika terjadi risiko atau pelanggaran.
- Data Analytics → prediksi risiko dan evaluasi kepatuhan secara proaktif.
3. Tantangan Implementasi
- Kompleksitas integrasi data dari berbagai departemen.
- Resistensi pegawai terhadap sistem baru.
- Kualitas data dan keamanan informasi.
- Pemeliharaan sistem GRC agar selalu up-to-date dengan regulasi.
4. Manfaat Sistem GRC
- Risiko dan kepatuhan terkontrol secara terpadu.
- Proses governance lebih transparan dan akuntabel.
- Efisiensi operasional meningkat.
- Bank lebih siap menghadapi audit dan inspeksi regulator.
- Memperkuat reputasi bank sebagai institusi yang terpercaya dan patuh.
Participants
- Corporate Governance
- Risk Management
- Compliance
- Internal Audit
- IT Governance
- Information Security
- Legal
- Strategic Planning
- Data Management
- Operations
- Management
- Top Management / Executive
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)