Crisis Communication & Reputational Risk Management di Era Digital Banking
Crisis Communication & Reputational Risk Management di Era Digital Banking
Description
Era digital telah mengubah lanskap industri perbankan secara fundamental. Dengan kemudahan akses layanan melalui mobile banking, internet banking, dan platform fintech, ekspektasi nasabah terhadap kecepatan, transparansi, dan keamanan layanan meningkat pesat. Namun, inovasi digital juga membawa risiko baru, terutama terkait krisis komunikasi dan reputasi. Insiden seperti gangguan sistem, kebocoran data, penipuan digital, atau pemberitaan negatif dapat menyebar secara cepat melalui media sosial dan platform digital lainnya, menimbulkan dampak langsung terhadap kepercayaan nasabah dan stabilitas institusi.
Dalam konteks ini, Crisis Communication & Reputational Risk Management menjadi kemampuan krusial bagi bank. Respons yang lambat, tidak terkoordinasi, atau tidak tepat secara konten hukum dan publik dapat memperburuk dampak krisis, memicu sanksi regulator, dan menurunkan nilai merek (brand value). Fungsi komunikasi, manajemen risiko, dan hukum harus bekerja secara terintegrasi untuk memastikan setiap krisis ditangani secara cepat, konsisten, dan defensible.
Objectives
- Memahami Dinamika Krisis dan Risiko Reputasi di Era Digital Banking
- Menyusun Strategi Crisis Communication yang Efektif
- Mengelola Risiko Reputasi dan Dampak Media Digital
- Meningkatkan Koordinasi Internal dalam Penanganan Krisis
- Membangun Kesiapan Organisasi dan Protokol Tanggap Darurat
- Menerapkan Studi Kasus dan Best Practices dalam Digital Banking
Course outline
1. Dinamika Krisis di Era Digital Banking
- Jenis krisis: operasional, siber, finansial, reputasi
- Jalur penyebaran isu di media sosial dan platform digital
- Analisis dampak krisis terhadap kepercayaan nasabah, investor, dan regulator
2. Kerangka Crisis Communication
- Prinsip komunikasi cepat, jelas, dan konsisten
- Pembentukan Crisis Communication Team (CCT)
- Penentuan juru bicara dan alur persetujuan pesan
- Penggunaan media digital, media tradisional, dan internal communication channels
3. Manajemen Reputasi
- Identifikasi risiko reputasi dan early warning indicators
- Teknik mitigasi reputasi sebelum dan selama krisis
- Monitoring reputasi melalui social listening dan analytics tools
- Recovery strategi pasca-krisis
4. Integrasi Fungsi Hukum dan Kepatuhan
- Koordinasi antara fungsi hukum, compliance, dan komunikasi
- Penyusunan pernyataan publik defensible secara hukum
- Perlindungan informasi sensitif dan rahasia nasabah
- Mitigasi risiko litigasi akibat pernyataan publik
5. Protokol Internal dan Crisis Playbook
- Template press release dan internal communication
- Timeline respons dan reporting ke manajemen serta regulator
- Evaluasi efektivitas dan continuous improvement
6. Studi Kasus dan Best Practices
- Analisis insiden siber dan data breach di bank global
- Krisis reputasi akibat pemberitaan negatif dan media sosial
- Lessons learned: respon cepat, koordinasi lintas fungsi, dan mitigasi risiko
7. Workshop & Simulasi
- Simulasi crisis scenario: gangguan sistem digital atau kebocoran data
- Latihan penyusunan pernyataan resmi dan briefing internal
- Role play koordinasi Direksi, Legal, Risk, dan Communication Team
- Evaluasi respons dan diskusi strategi perbaikan
Participants
- Divisi Public Relations / Hubungan Masyarakat
- Divisi Komunikasi Korporat / Corporate Communications
- Divisi Manajemen Risiko / Risk Management
- Divisi Kepatuhan / Compliance
- Divisi Teknologi Informasi (IT)
- Divisi Manajemen / Leadership
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)