Deteksi dan Mitigasi Fraud Berbasis Teknologi Deepfake pada Transaksi Perbankan
Deteksi dan Mitigasi Fraud Berbasis Teknologi Deepfake pada Transaksi Perbankan
Description
Pelatihan ini dirancang untuk membekali institusi perbankan dengan pemahaman dan kemampuan dalam menghadapi ancaman fraud berbasis teknologi deepfake yang semakin canggih dan sulit dideteksi. Dengan kemajuan kecerdasan buatan, pelaku kejahatan kini mampu memanipulasi identitas suara, wajah, dan video untuk meniru nasabah atau pejabat bank, sehingga meningkatkan risiko penipuan dalam transaksi digital dan interaksi jarak jauh.
Peserta akan mempelajari teknik deteksi, mitigasi, serta strategi pengendalian risiko terhadap fraud berbasis deepfake, dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek teknologi, proses, dan sumber daya manusia. Pelatihan ini menekankan pentingnya kesiapan organisasi dalam mengantisipasi ancaman baru yang berkembang cepat, serta membangun sistem pertahanan yang adaptif dan berbasis data.
Objectives
- Memahami konsep dan perkembangan teknologi deepfake
- Mengidentifikasi risiko fraud berbasis deepfake dalam perbankan
- Menganalisis modus operandi penipuan menggunakan deepfake
- Meningkatkan kemampuan deteksi manipulasi identitas digital
- Mengembangkan strategi mitigasi fraud berbasis teknologi
- Mengoptimalkan sistem keamanan transaksi digital
- Mengintegrasikan deteksi deepfake dalam fraud monitoring system
- Meningkatkan awareness dan kesiapan SDM terhadap ancaman deepfake
- Mengelola risiko reputasi akibat fraud digital
- Meningkatkan ketahanan sistem perbankan terhadap ancaman AI
Course outline
1. Pengantar Teknologi Deepfake dalam Konteks Keuangan
- Definisi dan cara kerja deepfake (AI-generated media)
- Jenis deepfake: video, audio, dan synthetic identity
- Perkembangan penggunaan deepfake dalam kejahatan finansial
- Dampak terhadap industri perbankan
2. Modus Operandi Fraud Berbasis Deepfake
- Impersonation nasabah melalui video/voice cloning
- Social engineering berbasis deepfake
- Fraud pada proses verifikasi identitas (KYC)
- Kasus penggunaan deepfake dalam transaksi perbankan
3. Risiko Fraud dan Dampaknya terhadap Bank
- Risiko finansial akibat transaksi ilegal
- Risiko reputasi dan kepercayaan nasabah
- Risiko operasional dan kelemahan sistem
- Risiko kepatuhan dan regulasi
4. Teknologi Deteksi Deepfake
- AI-based deepfake detection tools
- Analisis anomali pada wajah dan suara
- Behavioral biometrics
- Multi-factor authentication (MFA) berbasis risiko
5. Penguatan Proses Verifikasi Identitas
- Enhancing e-KYC dengan teknologi anti-spoofing
- Liveness detection pada biometrik
- Cross-verification data nasabah
- Risk-based authentication
6. Integrasi Sistem Fraud Detection
- Real-time transaction monitoring
- Machine learning untuk deteksi anomali
- Alert system dan fraud scoring
- Integrasi dengan core banking system
7. Strategi Mitigasi Fraud Berbasis Deepfake
- Layered security approach (defense in depth)
- Human-in-the-loop verification
- Limitasi transaksi berisiko tinggi
- Protokol eskalasi kasus fraud
8. Peran SDM dalam Menghadapi Deepfake
- Awareness dan pelatihan anti-fraud
- Deteksi manual berbasis intuisi dan pengalaman
- Peran frontline staff dalam verifikasi
- Kolaborasi lintas unit (IT, risk, compliance)
9. Manajemen Insiden dan Respons Fraud
- Incident response terhadap fraud digital
- Investigasi kasus deepfake
- Dokumentasi dan pelaporan fraud
- Pemulihan kerugian dan komunikasi ke nasabah
10. Strategi Keamanan dan Adaptasi ke Depan
- Roadmap keamanan berbasis AI
- Kolaborasi dengan regulator dan industri
- Continuous monitoring dan improvement
- Antisipasi evolusi teknologi deepfake
Participants
- Information Technology
- Risk Management
- Audit Internal
- Banking
- Compliance & APUPPT
- Cyber Security
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)