Mastering Credit Restructuring: Strategi Penyehatan Portofolio dan Mitigasi Moral Hazard Pasca-Relaksasi
Mastering Credit Restructuring: Strategi Penyehatan Portofolio dan Mitigasi Moral Hazard Pasca-Relaksasi
Description
Periode relaksasi kredit yang diberikan dalam situasi krisis—baik akibat tekanan ekonomi global, pandemi, maupun disrupsi sektoral—telah menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan keberlangsungan usaha debitur. Namun, memasuki fase pasca-relaksasi, lembaga keuangan dihadapkan pada tantangan baru yang tidak kalah kompleks: bagaimana memastikan kualitas portofolio tetap terjaga, sekaligus mengelola risiko lanjutan dari debitur yang sebelumnya mendapatkan keringanan.
Restrukturisasi kredit tidak lagi sekadar menjadi alat penyelamatan jangka pendek, melainkan harus diposisikan sebagai strategi penyehatan portofolio yang terukur dan berkelanjutan. Dalam praktiknya, tidak semua debitur yang direstrukturisasi memiliki prospek pemulihan yang sama. Sebagian mampu bangkit dan kembali sehat, sementara sebagian lainnya berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut yang berujung pada kredit bermasalah.
Objectives
- Meningkatkan pemahaman peserta mengenai dinamika restrukturisasi kredit pasca-relaksasi.
- Membekali peserta dengan strategi penyehatan portofolio kredit secara sistematis dan berkelanjutan.
- Mengembangkan kemampuan dalam mengevaluasi kelayakan restrukturisasi debitur secara komprehensif.
- Meningkatkan keterampilan dalam merancang skema restrukturisasi yang tepat sasaran.
- Memperkuat kemampuan dalam mengidentifikasi dan memitigasi risiko moral hazard.
- Meningkatkan efektivitas monitoring dan pengendalian kredit hasil restrukturisasi.
- Mendorong pengambilan keputusan berbasis risiko dalam pengelolaan kredit bermasalah.
Course outline
1. Landscape Restrukturisasi Kredit Pasca-Relaksasi
- Evaluasi kebijakan relaksasi kredit
- Tren kualitas aset dan risiko lanjutan
- Tantangan perbankan dan lembaga keuangan
- Implikasi terhadap strategi kredit ke depan
2. Prinsip dan Kerangka Restrukturisasi Kredit
- Tujuan dan filosofi restrukturisasi
- Prinsip kehati-hatian (prudential principles)
- Kriteria debitur yang layak direstrukturisasi
- Konsep “viability vs. collectability”
3. Analisis Kelayakan Restrukturisasi
- Penilaian kapasitas bayar pasca-relaksasi
- Analisis arus kas proyeksi
- Stress testing skenario pemulihan
- Identifikasi risiko lanjutan
4. Skema dan Teknik Restrukturisasi
- Rescheduling, reconditioning, restructuring
- Penyesuaian tenor, bunga, dan pokok
- Haircut, konversi, dan opsi lainnya
- Penyesuaian berdasarkan profil debitur
5. Mitigasi Moral Hazard
- Identifikasi perilaku oportunistik debitur
- Red flags dalam proses restrukturisasi
- Penguatan governance dan kontrol internal
- Strategi insentif dan disinsentif
6. Monitoring dan Evaluasi Kredit Restrukturisasi
- Key risk indicators (KRI)
- Early warning signals pasca-restrukturisasi
- Dashboard monitoring portofolio
- Evaluasi efektivitas restrukturisasi
7. Strategi Penanganan Lanjutan dan Exit Strategy
- Penanganan debitur yang gagal pulih
- Strategi recovery dan collection
- Write-off dan recovery planning
- Optimalisasi nilai agunan
8. Studi Kasus dan Simulasi
- Analisis kasus nyata restrukturisasi
- Penentuan skema yang tepat
- Diskusi kelompok dan role play
- Penyusunan rekomendasi restrukturisasi
Participants
- Divisi Restrukturisasi Kredit
- Divisi Kredit
- Divisi Remedial & Recovery Kredit
- Divisi Collection & Recovery
- Divisi Manajemen Risiko Kredit
- Divisi Risk Management
- Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
- Divisi Portfolio Management Kredit
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Legal / Hukum
- Divisi Audit Internal
- Divisi Governance, Risk & Compliance (GRC)
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)