Revitalisasi Peran Account Officer sebagai Risk-Aware Salesman: Menyeimbangkan Target Ekspansi Kredit dengan Budaya Sadar Risiko
Revitalisasi Peran Account Officer sebagai Risk-Aware Salesman: Menyeimbangkan Target Ekspansi Kredit dengan Budaya Sadar Risiko
Description
Dalam industri perbankan yang kompetitif, Account Officer (AO) dituntut untuk mencapai target ekspansi kredit secara agresif. Namun, fokus yang terlalu besar pada pertumbuhan seringkali berpotensi mengabaikan kualitas kredit dan prinsip kehati-hatian, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko kredit bermasalah (NPL).
Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi peran AO menjadi risk-aware salesman, yaitu profesional yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga memiliki kesadaran risiko yang tinggi dalam setiap keputusan kredit. AO harus mampu menyeimbangkan antara growth dan quality, dengan tetap menjaga portofolio kredit yang sehat dan berkelanjutan.
Pendekatan ini menempatkan AO sebagai garda terdepan dalam manajemen risiko kredit, yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan profitabilitas bank.
Objectives
Pelatihan ini bertujuan untuk:
- Memahami peran strategis Account Officer dalam keseimbangan antara ekspansi dan mitigasi risiko.
- Meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) dalam proses penyaluran kredit.
- Mengembangkan kemampuan analisis kredit yang lebih tajam dan berbasis risiko.
- Menginternalisasi budaya risk-aware dalam aktivitas sales dan relationship management.
- Mengurangi potensi NPL melalui penguatan proses akuisisi dan monitoring debitur.
- Meningkatkan kualitas portofolio kredit tanpa menghambat pertumbuhan bisnis.
Course outline
1. Evolusi Peran Account Officer
- Dari sales-oriented menjadi risk-aware professional
- Ekspektasi manajemen terhadap AO modern
- Peran AO dalam siklus kredit (end-to-end)
2. Konsep Risk Awareness dalam Perbankan
- Prinsip kehati-hatian (prudential banking)
- Jenis-jenis risiko kredit yang dihadapi AO
- Risk-return trade off dalam penyaluran kredit
3. Keseimbangan Target Bisnis dan Kualitas Kredit
- Growth vs quality dilemma
- Strategi mencapai target tanpa mengorbankan kualitas
- Penetapan target berbasis risiko (risk-based target setting)
4. Teknik Analisis Kredit Berbasis Risiko
- Pendekatan 5C yang diperdalam
- Analisis cash flow dan kemampuan bayar
- Identifikasi red flags dalam calon debitur
- Analisis sektor usaha dan sensitivitas risiko
5. Peran AO dalam Early Warning System
- Monitoring performa debitur
- Deteksi dini potensi kredit bermasalah
- Tindakan preventif sebelum terjadi NPL
6. Relationship Management yang Sehat
- Membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah
- Menjaga objektivitas dalam analisis kredit
- Menghindari konflik kepentingan
7. Etika dan Integritas dalam Penyaluran Kredit
- Risiko moral hazard
- Fraud dalam proses kredit
- Penerapan kode etik profesi AO
8. Kolaborasi dengan Fungsi Risiko dan Kredit
- Sinergi AO dengan credit analyst & risk management
- Proses approval kredit yang sehat
- Peran komite kredit
9. Monitoring dan Pengelolaan Portofolio
- Segmentasi portofolio berdasarkan risiko
Diversifikasi kredit
- Evaluasi kinerja portofolio AO
10. Studi Kasus & Best Practice
- Kasus keberhasilan dan kegagalan AO
- Analisis keputusan kredit yang berisiko tinggi
- Lessons learned untuk peningkatan kualitas
Participants
- Account Officer
- Credit
- Risk Management
- SME Banking
- Corporate Banking
- Consumer Banking
- Business Development
- Compliance & GCG
- Operational Risk
- Branch Management
- Human Resource Management
- Learning & Development
- Internal Control
- Credit Analyst
- Executive Management
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)