Dampak Regulasi Global dan Standar Akuntansi Internasional terhadap Industri Perbankan Indonesia
Scheduled 26 – 27 Maret 2026 Malang
Registration
Dampak Regulasi Global dan Standar Akuntansi Internasional terhadap Industri Perbankan Indonesia

Dampak Regulasi Global dan Standar Akuntansi Internasional terhadap Industri Perbankan Indonesia

26 – 27 Maret 2026 Malang Hotel Ibis Style

Description

Memahami proses terjadinya creative accounting yang memanfaatkan grey-area Industri perbankan Indonesia semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global. Perubahan regulasi internasional dan standar akuntansi global berdampak langsung terhadap tata kelola, manajemen risiko, pencadangan, permodalan, dan transparansi laporan keuangan bank di Indonesia.

Beberapa kerangka global yang berpengaruh antara lain:

  • Basel Committee on Banking Supervision (Basel III & Basel IV reforms)
  • International Financial Reporting Standards Foundation (IFRS, termasuk IFRS 9)
  • Financial Stability Board
  • Task Force on Climate-related Financial Disclosures

Indonesia melalui Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia mengadopsi serta menyesuaikan standar global tersebut dalam bentuk regulasi nasional, termasuk PSAK dan ketentuan prudensial.

Dampaknya tidak hanya pada aspek teknis pelaporan, tetapi juga pada struktur modal, manajemen risiko, dan daya saing bank nasional.

Objectives

  • Memahami regulasi global dan standar akuntansi internasional yang memengaruhi perbankan Indonesia.
  • Menganalisis dampak terhadap permodalan, pencadangan, dan tata kelola risiko bank.
  • Mengidentifikasi tantangan implementasi di tingkat nasional.
  • Merumuskan strategi adaptasi agar bank tetap kompetitif dan compliant.

Course outline

a. Regulasi Global yang Berpengaruh

1. Basel III & Reformasi Basel IV

  • Peningkatan kualitas dan kuantitas modal (CET1).
  • Capital buffer & countercyclical buffer.
  • Liquidity Coverage Ratio (LCR).
  • Net Stable Funding Ratio (NSFR).
    Dampak:
  • Kebutuhan modal lebih tinggi.
  • Tekanan terhadap profitabilitas.
  • Penguatan manajemen risiko likuiditas.

2. IFRS 9 → PSAK 71 (Expected Credit Loss)

  • Model pencadangan berbasis forward-looking (ECL).
  • Volatilitas laba akibat perubahan asumsi makro.
    Dampak:
  • Peningkatan CKPN.
  • Perubahan strategi manajemen portofolio kredit.

3. Standar ESG & Climate Disclosure

  • TCFD dan sustainability reporting.
  • Pengukuran risiko iklim dan carbon exposure.
    Dampak:
  • Integrasi climate risk dalam manajemen risiko bank.
  • Perubahan kebijakan pembiayaan sektor karbon tinggi.

b. Dampak terhadap Industri Perbankan Indonesia

  1. Permodalan & Profitabilitas
  2. Manajemen Risiko
  • Penguatan stress testing dan risk modeling.
  • Integrasi risiko kredit, pasar, operasional, dan iklim.
  1. Teknologi & Sistem Informasi
  • Kebutuhan data analytics & risk engine.
  • Integrasi sistem core banking dengan sistem pelaporan prudensial.
  1. Governance & Transparansi
  • Peningkatan kualitas disclosure.
  • Peran Direksi dan Komite Risiko semakin strategis.

c. Tantangan Implementasi di Indonesia

  1. Kesenjangan kualitas data historis.
  2. Kompleksitas model ECL dan risk-weighted assets (RWA).
  3. Keterbatasan SDM yang memahami regulasi global.
  4. Biaya kepatuhan (compliance cost) yang tinggi.

d. Strategi Adaptasi Bank Indonesia

  1. Penguatan modal dan perencanaan kapital jangka panjang.
  2. Investasi pada risk management system & data governance.
  3. Pengembangan SDM berbasis global standards.
  4. Harmonisasi regulasi domestik dan internasional.
  5. Kolaborasi regulator dan industri untuk transisi bertahap.

e. Implikasi Strategis Jangka Panjang

  1. Konsolidasi industri perbankan.
  2. Peningkatan daya saing bank nasional di pasar regional.
  3. Transformasi menuju perbankan yang lebih resilien dan berkelanjutan.

Participants

  • Finance
  • Accounting
  • Compliance
  • Risk Management
  • Corporate Governance
  • Legal
  • Strategic Planning
  • Treasury
  • Internal Audit
  • Corporate Secretary
  • Management
  • Top Management / Executive

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top