Legal Case Management untuk Sengketa Perbankan
Legal Case Management untuk Sengketa Perbankan
Description
Sengketa perbankan merupakan salah satu risiko utama yang dapat memengaruhi reputasi, stabilitas finansial, dan kepercayaan nasabah. Dalam praktik sehari-hari, bank menghadapi beragam sengketa, mulai dari klaim nasabah, kredit macet, perselisihan kontrak, hingga masalah compliance dan fraud. Kompleksitas sengketa ini semakin meningkat seiring dengan digitalisasi layanan keuangan, pertumbuhan fintech, dan regulasi yang semakin ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta standar internasional.
Manajemen sengketa yang efektif membutuhkan kombinasi keahlian hukum, pemahaman regulasi, strategi mitigasi risiko, dan kemampuan koordinasi lintas unit. Tanpa sistem manajemen sengketa yang terstruktur, bank berisiko menghadapi litigasi berkepanjangan, biaya hukum tinggi, dan potensi sanksi regulator. Oleh karena itu, pendekatan Legal Case Management menjadi krusial untuk memastikan bahwa setiap kasus ditangani secara sistematis, efisien, dan defensible secara hukum.
Objectives
- Memahami prinsip-prinsip Legal Case Management dalam konteks sengketa perbankan.
- Mengidentifikasi berbagai jenis sengketa dan risiko hukum yang umum di bank.
- Menyusun strategi penanganan sengketa yang sistematis, efisien, dan defensible secara hukum.
- Mengintegrasikan manajemen sengketa dengan compliance, risk management, dan governance.
- Menyusun dokumentasi, pelaporan, dan bukti hukum yang mendukung proses litigasi atau mediasi.
- Mengembangkan framework internal untuk mitigasi risiko hukum dan pencegahan sengketa di masa depan.
Course outline
1. Landscape Sengketa Perbankan
- Jenis-jenis sengketa: kredit, kontrak, fraud, compliance, digital banking
- Dampak sengketa terhadap reputasi, finansial, dan kepatuhan
- Studi kasus nasional dan internasional
2. Prinsip Legal Case Management
- Framework manajemen kasus yang sistematis
- Tahapan penanganan sengketa: identifikasi, investigasi, mitigasi, eskalasi
- Peran tim legal, compliance, dan manajemen risiko
3. Analisis Risiko Hukum
- Identifikasi risiko dari kontrak, transaksi, dan praktik operasional
- Penilaian probabilitas dan dampak sengketa
- Risk-based approach dalam prioritisasi kasus
4. Strategi Penanganan Sengketa
- Litigasi vs mediasi dan alternative dispute resolution (ADR)
- Strategi mitigasi dan mitigasi proaktif
- Koordinasi dengan regulator, aparat hukum, dan pihak ketiga
5. Dokumentasi, Pelaporan, dan Bukti
- Standar dokumentasi kasus perbankan
- Pengumpulan dan penyimpanan bukti defensible
- Reporting kepada manajemen dan regulator
6. Integrasi dengan Compliance dan Governance
- Alur koordinasi antara unit legal, compliance, dan risk management
- Implementasi workflow internal untuk penanganan sengketa
- Continuous improvement dan monitoring efektivitas
7. Studi Kasus dan Workshop Interaktif
- Analisis kasus sengketa perbankan nyata
- Simulasi penanganan kasus: investigasi, mitigasi, dan dokumentasi
- Latihan menyusun action plan legal case management
Participants
- Divisi Legal
- Divisi Kepatuhan
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Audit Internal
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi Remedial & Recovery
- Divisi Operasional
- Direksi
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)