Pengelolaan Saham Pada Bank Pembangunan Daerah
Pengelolaan Saham Pada Bank Pembangunan Daerah
Description
Bank IndonesiaSebagai Bank Sentral Telah Memasukkan Bank Regional Champion (BRC) Ke Dalam Arsitektur Perbankan Indonesia, Dengan Sasaran Agar ProgramBRC Menghasilkan BankPembangunan Daerah (Bank BPD) Sebagai Bank Terkemuka Di Lingkungannya Dan Mampu Bersaing Dalam Pasar Yang Lebih Luas. Bank-Bank Milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Diimbau Untuk Membeli Saham Bank Milik Pemerintah Daerah (Pemda). Ini Ditujukan Agar Dana Yang Ada Di Daerah Dapat Dioptimalkan.
Bank Pembangunan Daerah (BPD), Diseluruh Provinsi Di Indonesia Secara Organisasional Telah Berkembang Menjadi Bank Daerah Yang Harus Siap Bersaing Dalam Lingkup Pasar Yang Lebih Luas. Konsekuensi Dari Perluasan Lingkup Pasar Ini, Telah Mendorong Perubahan Status Bank-Bank BPD Menjadi Bank Yang Berbentuk Perseroan Terbatas. Tujuannya Adalah Penguatan Permodalan BPD Yang Tidak Lagi Tergantung Pada Sumber Keuangan Pemerintah Daerah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mendorong Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Untuk Membeli Saham Bank BPD.
Bank-Bank Asing Dominan Melakukan Channel Sekaligus Bisa Meraih Pinjaman Dari Luar Negeri. Sedangkan Dana-Dana Di Perbankan Indonesia Termasuk BPD Dominan Masih Dalam Jangka Pendek (Halim Alamsyah). Oleh Karena Itu Perubahan Organisasi BPD Menjadi Berbentuk PT Membuka Peluang Sumber Permodalan Yang Lebih Luas Sehingga Keterlibatan Saham Publik Dan Atau Saham Korporasi Lain Menjadi Terbuka. Persolannya Adalah Bagaimana Administrasi Pengelolaan Saham Pada Bank BPD Termasuk Saham Yang Berasal Dari Pemerintah Daerah Dan Sumber-Sumber Lain, Seperti Dari BUMN Dapat Dilakukan Secara Profesional Dan Profitable.
Objectives
- Membuka wawasan tentang pengelolaan sumber-sumber permodalan bank dalam bentuk sahamyang berasal dari pemerintah daerah, saham publik dan atau korporasi lain.
- Memberi pemahaman yang jelas kepadapeserta seluk beluk pengelolaan sahamterkait penyediaan modal sesuai dengan profile risiko, penilaian tingkat kesehatan bank dan RBB
- Meningkatkan pengetahuanpeserta tentang systemadministrasi pengelolaan sahamuntuk memaksimalkan Nilai perusahaan (harga saham )membayar deviden dan menghasilkan return dan nilai saham yang marketable.
Course outline
- Pengertian modal
- Bentuk- bentuk Badan Usaha
- Jenis- Jenis Saham
- Perspektif manajemenkeuangan tentang pengelolaan sumber-sumber dan penggunaan dana darisumber eksternal
- Pengelolaan sumberdan penggunaan danabank secara efisien terutama dana yang berasal dari saham
- Peran LembagaPenunjang Pasar Modal yang bergerak dalam bidang Biro Administrasi Efek yang mengelola administrasisaham perusahaan publik
- Peran Biro Adminstrasi Effect (BAE) sebagai settlement agent dalam rangka initial public offering (IPO)
- Bagaimana memaksimalkan Nilai perusahaan (harga saham ) membayar deviden, menjaga likuiditas dan solvabilitas.
- Keputusan-keputusan investasi pendanaan (termasuk kebijakan dividen) guna merefleksikan harga saham yang marketable.
- Laba Ditahan Dan Dividen
Pembagian Deviden
Macam- Macam Deviden
- Agio dan Disagio Saham
PSAK 21 pasal 12
PSAK 21pasal 15
PSAK 21 pasal 19
PSAK 21, pasal 20
PSAK 21, pasal 24
- Pengukuran Agio atau Disagio Saham
- Pembukuan IHGS
- Saham Dan Pasar Modal
Konsep syariah
Sejarah
Perkembangan
Perlakuan
- Strategi Pemasaran
Proses Pemasaran
Bauran Pemasaran
- UU tentang permodalan bagi PT
- UU Tentang Permodalan bagi BUMD
Participants
- Corporate Secretary
- Legal
- Finance & Accounting
- Treasury & Investment
- Compliance & GCG
- Risk Management
- Strategic Management Office
- Corporate Planning
- Investor Relations
- Internal Audit
- Executive Management
- Business Development
- Banking Operations
- Internal Control
- Regional Government Relations
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)