Corporate Secretary in the Age of Digital Scrutiny: Governance, Risk, and Communication
Corporate Secretary in the Age of Digital Scrutiny: Governance, Risk, and Communication
Description
Peran Corporate Secretary dalam organisasi modern, khususnya di sektor perbankan dan keuangan, telah berkembang secara signifikan. Jika sebelumnya fungsi Corporate Secretary lebih banyak berfokus pada administrasi korporasi, dokumentasi rapat, dan kepatuhan formal terhadap regulasi, maka saat ini peran tersebut telah berevolusi menjadi pusat tata kelola (governance hub) yang menghubungkan manajemen, dewan komisaris, regulator, pemegang saham, dan publik.
Perubahan ini terjadi seiring dengan meningkatnya digital scrutiny atau pengawasan publik berbasis digital. Di era media sosial, keterbukaan informasi, dan transparansi korporasi, setiap keputusan perusahaan dapat dengan cepat menjadi perhatian publik, analis, media, bahkan regulator. Informasi perusahaan tidak lagi hanya dikonsumsi oleh pemangku kepentingan internal, tetapi juga oleh publik secara real-time.
Dalam konteks ini, Corporate Secretary dituntut untuk tidak hanya memahami aspek hukum dan tata kelola perusahaan, tetapi juga mampu mengelola risiko reputasi, komunikasi strategis, serta dinamika informasi digital yang dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap perusahaan.
Objectives
- Memberikan pemahaman tentang peran baru Corporate Secretary dalam era digital.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengelola tata kelola perusahaan (corporate governance) yang adaptif terhadap teknologi.
- Menjelaskan dampak digital scrutiny terhadap reputasi dan risiko perusahaan.
- Meningkatkan kemampuan dalam mengelola risiko komunikasi dan informasi korporasi.
- Membekali peserta dengan strategi komunikasi korporasi yang efektif dan patuh regulasi.
- Memahami hubungan antara governance, risk management, dan komunikasi strategis.
- Mendorong penerapan transparansi yang terukur dalam pelaporan korporasi.
- Meningkatkan kesiapan menghadapi tekanan publik dan regulator di era digital.
Course outline
1. Evolusi Peran Corporate Secretary
- Peran tradisional vs peran modern
- Corporate Secretary sebagai governance officer
- Tanggung jawab strategis di era digital
2. Corporate Governance di Era Digital
- Prinsip Good Corporate Governance (GCG)
- Transparansi dan akuntabilitas perusahaan
- Peran dewan komisaris dan direksi
- Kepatuhan terhadap regulasi pasar modal dan perbankan
3. Digital Scrutiny dan Dampaknya
- Pengertian digital scrutiny
- Peran media sosial, media online, dan analis publik
- Risiko reputasi akibat informasi digital
- Viralitas isu korporasi
4. Manajemen Risiko Korporasi
- Identifikasi risiko governance dan reputasi
- Risiko hukum dan kepatuhan
- Risiko informasi dan komunikasi
- Framework manajemen risiko terintegrasi
5. Strategi Komunikasi Korporasi
- Komunikasi internal dan eksternal
- Penyusunan disclosure yang tepat dan transparan
- Hubungan dengan regulator dan pemegang saham
- Strategi komunikasi dalam situasi sensitif
6. Peran Corporate Secretary dalam Krisis
- Deteksi awal isu korporasi
- Koordinasi dengan manajemen dan legal
- Pengelolaan informasi publik
- Penyusunan pernyataan resmi perusahaan
7. Teknologi dan Digital Governance
- Penggunaan sistem digital dalam pelaporan korporasi
- E-governance dan digital reporting
- Monitoring isu reputasi berbasis teknologi
- Data analytics untuk pengambilan keputusan
8. Etika dan Kepatuhan
- Etika dalam keterbukaan informasi
- Batasan disclosure publik
- Kepatuhan terhadap regulasi OJK/BEI
- Pencegahan insider information
9. Studi Kasus dan Best Practice
- Kasus isu reputasi perusahaan publik
- Respons Corporate Secretary dalam krisis
- Praktik terbaik governance di perusahaan global
- Pelajaran dari kegagalan komunikasi korporasi
Participants
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi Governance, Risk & Compliance (GRC)
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Enterprise Risk Management (ERM)
- Divisi Legal / Hukum
- Divisi Hubungan Investor (Investor Relations)
- Divisi Komunikasi Korporat (Corporate Communications)
- Divisi Audit Internal
- Divisi Perencanaan Strategis
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)