Gap Analysis Program APU terhadap Standar Financial Action Task Force (FATF) Terbaru
Gap Analysis Program APU terhadap Standar Financial Action Task Force (FATF) Terbaru
Description
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan melakukan analisis kesenjangan (gap analysis) secara komprehensif antara program Anti Pencucian Uang (APU) yang berjalan di institusi perbankan dengan standar internasional terbaru yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force. Peserta akan memahami kerangka regulasi global, ekspektasi pengawasan, serta pendekatan berbasis risiko yang menjadi fondasi utama dalam membangun program kepatuhan yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan praktis dan studi kasus mendalam, pelatihan ini juga akan mengarahkan peserta untuk mengidentifikasi kelemahan dalam kebijakan, prosedur, dan implementasi APU, serta merumuskan rencana aksi perbaikan yang terukur. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu menerapkannya dalam konteks operasional bank secara nyata dan strategis.
Objectives
- Memahami standar dan rekomendasi terbaru FATF terkait APU
- Mengidentifikasi komponen utama program APU yang efektif
- Melakukan gap analysis antara kondisi existing dan standar FATF
- Menganalisis risiko kepatuhan berbasis pendekatan risk-based approach
- Mengevaluasi kebijakan dan prosedur internal APU
- Mengidentifikasi kelemahan dalam implementasi KYC dan CDD
- Menyusun prioritas perbaikan berbasis tingkat risiko
- Mengembangkan action plan perbaikan yang realistis dan terukur
- Memahami ekspektasi regulator terhadap program APU bank
- Meningkatkan peran strategis fungsi kepatuhan dalam organisasi
Course outline
1. Kerangka Global APU dan Peran FATF
- Pengertian dan tujuan APU secara global
- Struktur dan mandat Financial Action Task Force
- 40 Rekomendasi FATF sebagai standar internasional
- Mutual Evaluation dan implikasinya bagi negara dan bank
2. Prinsip Risk-Based Approach (RBA)
- Konsep dasar RBA dalam APU
- Identifikasi dan klasifikasi risiko nasabah, produk, dan wilayah
- Penilaian risiko inheren vs residual
- Implementasi RBA dalam kebijakan internal
3. Komponen Program APU yang Efektif
- Kebijakan dan prosedur tertulis
- Peran dan tanggung jawab unit kepatuhan
- Sistem pengendalian internal
- Pelatihan dan awareness karyawan
- Audit dan review berkala
4. Metodologi Gap Analysis APU
- Definisi dan tujuan gap analysis
- Teknik membandingkan existing vs expected condition
- Penyusunan framework gap analysis
- Penentuan indikator penilaian
5. Analisis Kebijakan dan Prosedur Internal
- Review kebijakan APU yang ada
- Kesesuaian dengan FATF Recommendations
- Identifikasi area non-compliance
- Dokumentasi temuan gap
6. Evaluasi Implementasi KYC, CDD, dan EDD
- Proses identifikasi dan verifikasi nasabah
- Penerapan Customer Due Diligence (CDD)
- Enhanced Due Diligence (EDD) untuk high-risk customer
- Monitoring berkelanjutan
7. Transaction Monitoring dan Pelaporan
- Sistem deteksi transaksi mencurigakan
- Parameter dan skenario monitoring
- Pelaporan Suspicious Transaction Report (STR)
- Tantangan dalam implementasi sistem
8. Penilaian Efektivitas Pengendalian Internal
- Uji efektivitas kontrol APU
- Peran audit internal dan compliance testing
- Identifikasi control weaknesses
- Rekomendasi perbaikan kontrol
9. Penyusunan Action Plan Perbaikan
- Penentuan prioritas berdasarkan risiko
- Penyusunan timeline dan PIC
- Key Performance Indicators (KPI)
- Monitoring implementasi perbaikan
10. Studi Kasus dan Best Practices
- Contoh gap analysis di industri perbankan
- Lessons learned dari kasus nyata
- Benchmark praktik terbaik global
- Diskusi dan simulasi implementasi
Participants
- Compliance & APUPPT
- Risk Management
- Audit Internal
- Legal / Law
- Banking
- Corporate Secretary & Humas
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)