Kebijakan Haircut dan Write-Off: Strategi dan Implementasi dalam Penanganan Kredit Bermasalah Perbankan
Kebijakan Haircut dan Write-Off: Strategi dan Implementasi dalam Penanganan Kredit Bermasalah Perbankan
Description
Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan haircut dan write-off sebagai salah satu strategi akhir dalam penanganan kredit bermasalah di industri perbankan. Fokus utama pelatihan adalah bagaimana bank melakukan pengurangan nilai tagihan (haircut) serta penghapusan pembukuan kredit (write-off) secara terukur, prudent, dan sesuai prinsip manajemen risiko serta ketentuan regulasi yang berlaku.
Selain aspek konseptual, peserta juga akan mempelajari pendekatan implementatif dalam menentukan kelayakan haircut dan write-off berdasarkan analisis kondisi debitur, prospek pemulihan, serta nilai agunan. Pelatihan ini membantu peserta memahami batasan risiko yang dapat ditoleransi bank serta bagaimana keputusan tersebut berdampak terhadap kesehatan portofolio kredit secara keseluruhan
Objectives
- Memahami konsep haircut dan write-off dalam perbankan
- Mengidentifikasi perbedaan antara haircut dan write-off
- Menganalisis kondisi kredit yang layak dilakukan haircut
- Menentukan kriteria kredit yang dapat di-write-off
- Memahami dampak kebijakan terhadap laporan keuangan bank
- Menguasai analisis recoverability kredit bermasalah
- Menilai nilai ekonomis agunan secara realistis
- Meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan risiko tinggi
- Memahami aspek kepatuhan dalam implementasi kebijakan
- Mengoptimalkan pemulihan dan efisiensi portofolio kredit
Course outline
1. Konsep Dasar Haircut dan Write-Off
- Definisi haircut dalam restrukturisasi kredit
- Definisi write-off sebagai penghapusan pembukuan
- Tujuan kedua kebijakan dalam manajemen risiko
- Posisi dalam siklus penanganan kredit bermasalah
2. Perbedaan Haircut dan Write-Off
- Haircut: pengurangan nilai kewajiban debitur
- Write-off: penghapusan dari pembukuan aktif bank
- Dampak terhadap neraca dan laba rugi
- Perbedaan tujuan dan waktu implementasi
3. Kriteria Kredit Layak Haircut
- Debitur masih memiliki prospek usaha terbatas
- Kemampuan bayar sebagian masih ada
- Struktur kredit tidak lagi sesuai kondisi usaha
- Negosiasi untuk pemulihan parsial lebih optimal
4. Kriteria Kredit Layak Write-Off
- Tidak ada prospek pemulihan usaha
- Debitur mengalami kegagalan total usaha
- Agunan tidak mencukupi atau tidak likuid
- Upaya penagihan tidak memberikan hasil signifikan
5. Analisis Recoverability Kredit
- Penilaian potensi pemulihan sebagian atau total
- Evaluasi arus kas debitur
- Analisis nilai likuidasi aset
- Penentuan tingkat kerugian bank
6. Dampak Terhadap Laporan Keuangan
- Pengaruh terhadap profitabilitas bank
- Pembentukan dan penggunaan CKPN
- Dampak pada rasio kualitas aset
- Transparansi pelaporan keuangan
7. Aspek Risiko dalam Haircut dan Write-Off
- Risiko moral hazard
- Risiko kesalahan penilaian debitur
- Risiko reputasi bank
- Risiko ketidakpatuhan regulasi
8. Pertimbangan Pengambilan Keputusan
- Analisis kuantitatif dan kualitatif debitur
- Evaluasi kondisi industri dan ekonomi
- Keseimbangan antara recovery dan kerugian
- Justifikasi berbasis data
9. Evaluasi Nilai Agunan
- Penilaian ulang nilai pasar agunan
- Likuiditas dan eksekusi aset
- Gap antara nilai buku dan nilai realisasi
- Peran appraisal independen
10. Studi Kasus Implementasi Haircut dan Write-Off
- Kasus restrukturisasi dengan haircut parsial
- Kasus write-off pada kredit macet ekstrem
- Analisis kesalahan penilaian risiko
- Pembelajaran strategi penanganan efektif
Participants
- Credit
- Risk Management
- Banking
- Finance
- Accounting & Tax
- Legal / Law
- Compliance & APUPPT
- Audit Internal
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)