Standar FATF dan Implementasinya di Perbankan dalam Kerangka APU PPT
Standar FATF dan Implementasinya di Perbankan dalam Kerangka APU PPT
Description
Standar Financial Action Task Force (FATF) merupakan kerangka internasional utama dalam pencegahan pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal. Standar ini berisi 40 Recommendations yang menjadi acuan global bagi negara dan lembaga keuangan, termasuk perbankan, dalam membangun sistem kepatuhan yang efektif dan berbasis risiko.
Dalam implementasinya di sektor perbankan, standar FATF diterjemahkan ke dalam kebijakan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT), mulai dari proses customer due diligence, pengawasan transaksi, hingga pelaporan aktivitas mencurigakan. Pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai bagaimana prinsip FATF dioperasionalkan dalam sistem, prosedur, dan kontrol internal bank.
Objectives
- Memahami peran Financial Action Task Force dalam sistem keuangan global
- Memahami 40 Recommendations FATF sebagai standar internasional APU PPT
- Menganalisis penerapan risk-based approach dalam perbankan
- Mengidentifikasi kewajiban bank dalam customer due diligence (CDD)
- Memahami konsep beneficial ownership dalam struktur nasabah
- Menguasai mekanisme monitoring transaksi berbasis risiko
- Memahami kewajiban pelaporan suspicious transaction report (STR)
- Menganalisis implementasi FATF dalam kebijakan internal bank
- Memahami proses evaluasi dan audit kepatuhan APU PPT
- Meningkatkan kemampuan mitigasi risiko kepatuhan berbasis FATF
Course outline
1. Pengantar FATF dan Peran Globalnya
- Sejarah dan tujuan pembentukan FATF
- Peran FATF dalam sistem keuangan internasional
- Hubungan FATF dengan regulator nasional
2. 40 Recommendations FATF
- Kelompok rekomendasi: pencegahan, penegakan hukum, transparansi
- AML/CFT framework berbasis risiko
- Standar minimum kepatuhan global
3. Risk-Based Approach (RBA)
- Konsep dasar pendekatan berbasis risiko
- Penerapan RBA pada nasabah, produk, dan wilayah
- Penyesuaian kontrol berdasarkan tingkat risiko
4. Customer Due Diligence (CDD) dan KYC
- Identifikasi dan verifikasi nasabah
- Enhanced Due Diligence untuk high-risk customer
- Continuous due diligence
5. Beneficial Ownership
- Definisi dan pentingnya transparansi kepemilikan
- Tantangan identifikasi struktur kepemilikan kompleks
- Mekanisme verifikasi ultimate beneficial owner (UBO)
6. Monitoring Transaksi dan Deteksi Risiko
- Transaction monitoring system (TMS)
- Red flag indicators transaksi mencurigakan
- Integrasi data analytics dalam deteksi anomali
7. Pelaporan dan Kepatuhan STR
- Kriteria transaksi mencurigakan
- Proses penyusunan STR
- Hubungan bank dengan financial intelligence unit (FIU)
8. Implementasi FATF dalam Kebijakan Bank
- Penyusunan kebijakan APU PPT internal
- Governance dan peran compliance officer
- Internal control dan audit kepatuhan
9. Evaluasi dan Pengawasan Kepatuhan
- Internal audit AML/CFT
- Regulatory examination dan penilaian risiko
- Penanganan temuan ketidakpatuhan
10. Tantangan Implementasi FATF
- Perbedaan regulasi antar negara
- Kompleksitas transaksi digital dan cross-border
- Adaptasi teknologi dalam kepatuhan modern
Participants
- Compliance & APUPPT
- Risk Management
- Legal / Law
- Audit Internal
- Banking
- Corporate Secretary & Humas
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)