Building Resilient Compliance Systems: APU PPT and Financial Crime Governance
Scheduled 30 April – 01 Mei 2026 Bandung
Registration
Building Resilient Compliance Systems: APU PPT and Financial Crime Governance

Building Resilient Compliance Systems: APU PPT and Financial Crime Governance

30 April – 01 Mei 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Description

Dalam lanskap industri keuangan yang semakin kompleks dan terdigitalisasi, risiko kejahatan keuangan seperti pencucian uang, pendanaan terorisme, dan berbagai bentuk fraud menjadi semakin dinamis dan sulit dideteksi dengan pendekatan konvensional. Oleh karena itu, institusi keuangan dituntut untuk memiliki sistem kepatuhan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga resilien (tahan terhadap tekanan risiko dan perubahan lingkungan).

Di Indonesia, pendekatan APU PPT (Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme) menjadi kerangka utama dalam menjaga integritas sistem keuangan. Namun, dalam praktiknya, APU PPT tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan financial crime governance yang kuat, mencakup tata kelola risiko, budaya kepatuhan, teknologi, serta pengawasan yang efektif.

Objectives

  • Memberikan pemahaman mendalam tentang konsep APU PPT dan implementasinya dalam sektor jasa keuangan.
  • Menjelaskan prinsip financial crime governance dalam membangun sistem kepatuhan yang kuat dan berkelanjutan.
  • Meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko kejahatan keuangan.
  • Mengembangkan pemahaman tentang pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Approach) dalam APU PPT.
  • Mendorong penerapan sistem kepatuhan yang terintegrasi antara kebijakan, proses, teknologi, dan sumber daya manusia.
  • Mempersiapkan peserta menghadapi tantangan kejahatan keuangan di era digital dan globalisasi.

Course outline

1. Dasar-Dasar APU PPT

  • Definisi dan prinsip dasar APU PPT
  • Kerangka regulasi nasional dan internasional
  • Peran lembaga keuangan dalam pencegahan pencucian uang
  • Tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme

2. Risk-Based Approach dalam APU PPT

  • Konsep Risk-Based Approach (RBA)
  • Identifikasi dan penilaian risiko nasabah, produk, dan wilayah
  • Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)
  • Monitoring transaksi dan deteksi aktivitas mencurigakan
  • Pelaporan transaksi mencurigakan (STR) dan pelaporan lainnya

3. Financial Crime Governance

  • Konsep tata kelola kejahatan keuangan
  • Tiga lini pertahanan (Three Lines of Defense)
  • Peran Board of Directors dan senior management
  • Kebijakan, prosedur, dan kontrol internal
  • Compliance culture dan tone from the top

4. Resilient Compliance System

  • Ciri-ciri sistem kepatuhan yang resilien
  • Integrasi kebijakan, SDM, dan teknologi
  • Crisis response terhadap kasus kejahatan keuangan
  • Continuous improvement dalam sistem kepatuhan

5. Teknologi dalam APU PPT dan Financial Crime Prevention

  • RegTech dan penggunaan AI dalam deteksi transaksi mencurigakan
  • Transaction monitoring system
  • Data analytics dalam risk profiling
  • Automasi pelaporan kepatuhan
  • Tantangan: false positive, data quality, dan integrasi sistem

6. Studi Kasus dan Best Practice

  • Studi kasus kejahatan keuangan global dan lokal
  • Analisis kelemahan sistem kepatuhan
  • Best practice implementasi APU PPT di industri perbankan
  • Lessons learned dari enforcement actions regulator

Participants

  • Divisi Compliance & APUPPT
  • Divisi Risk Management
  • Divisi Audit Internal
  • Divisi Legal
  • Divisi Banking
  • Divisi Information Technology
  • Divisi Finance
  • Divisi Corporate Secretary & Humas

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top