Advanced Financial Crime Prevention: APU PPT, Regulatory Compliance, and Internal Control Framework
Advanced Financial Crime Prevention: APU PPT, Regulatory Compliance, and Internal Control Framework
Description
Dalam lanskap industri jasa keuangan yang semakin kompleks, risiko kejahatan keuangan (financial crime) terus berkembang baik dari sisi skala, modus, maupun teknologi yang digunakan. Pencucian uang, pendanaan terorisme, penipuan keuangan, hingga penyalahgunaan sistem perbankan digital menjadi ancaman serius yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan, merusak integritas institusi, serta menurunkan tingkat kepercayaan publik.
Seiring dengan perkembangan tersebut, institusi keuangan dituntut untuk memiliki sistem pencegahan kejahatan keuangan yang kuat, terintegrasi, dan berbasis risiko. Di Indonesia, kerangka pencegahan dan pemberantasan pencucian uang serta pendanaan terorisme (APU PPT) menjadi kewajiban utama yang harus diterapkan oleh seluruh pelaku industri keuangan, sesuai dengan regulasi dari otoritas pengawas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, serta mengacu pada standar internasional yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF).
Namun demikian, implementasi APU PPT tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan sistem kepatuhan (regulatory compliance) yang kuat serta kerangka pengendalian internal (internal control framework) yang efektif. Ketiga elemen ini harus terintegrasi dalam satu sistem manajemen risiko kejahatan keuangan yang komprehensif, mencakup pencegahan, deteksi, hingga respons terhadap potensi pelanggaran.
Objectives
- Memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep advanced financial crime dan bentuk-bentuk risikonya dalam industri keuangan.
- Meningkatkan pengetahuan peserta terkait implementasi APU PPT sesuai regulasi nasional dan standar internasional.
- Membekali peserta dengan kemampuan penguatan sistem regulatory compliance yang efektif dan terintegrasi.
- Mengembangkan pemahaman mengenai desain dan implementasi internal control framework dalam pencegahan financial crime.
- Meningkatkan kemampuan identifikasi, mitigasi, dan monitoring risiko kejahatan keuangan berbasis pendekatan risiko.
- Mendorong integrasi antara fungsi compliance, risk management, dan internal audit dalam satu sistem pengendalian yang kuat.
- Meningkatkan kapasitas organisasi dalam membangun sistem pencegahan financial crime yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi.
Course outline
1. Pengantar Advanced Financial Crime
- Definisi dan ruang lingkup financial crime
- Jenis-jenis kejahatan keuangan (fraud, money laundering, terrorist financing, cyber-enabled crime)
- Dampak financial crime terhadap institusi dan sistem keuangan
2. Kerangka APU PPT (Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme)
- Prinsip dasar APU PPT
- Tahapan pencucian uang
- Regulasi nasional APU PPT di Indonesia
- Standar internasional Financial Action Task Force (FATF Recommendations)
3. Regulatory Compliance Framework
- Konsep dan ruang lingkup compliance di sektor keuangan
- Peran regulator dan kewajiban institusi keuangan
- Compliance risk management
- Compliance monitoring dan reporting system
4. Internal Control Framework
- Konsep pengendalian internal
- Komponen internal control (control environment, risk assessment, control activities, information & communication, monitoring)
- Model Three Lines of Defense
- Integrasi internal control dengan risk management
5. Risk-Based Approach dalam Financial Crime Prevention
- Identifikasi dan penilaian risiko
- Risk profiling nasabah, produk, dan transaksi
- Risk mitigation strategy
- Continuous risk monitoring
6. Transaction Monitoring dan Detection System
- Red flags dalam transaksi keuangan
- Sistem deteksi dini (early warning system)
- Pemanfaatan teknologi dan data analytics
- Investigasi transaksi mencurigakan
7. Governance dan Peran Fungsi Terkait
- Peran Compliance, Risk Management, dan Internal Audit
- Struktur tata kelola anti financial crime
- Eskalasi dan mekanisme pelaporan
8. Incident Response dan Investigasi Financial Crime
- Prosedur penanganan insiden
- Investigasi internal
- Dokumentasi dan pelaporan kasus
- Koordinasi dengan regulator dan otoritas terkait
9. Teknologi dalam Financial Crime Prevention
- RegTech dan SupTech
- Artificial Intelligence dalam deteksi fraud
- Data analytics untuk monitoring risiko
- Digital transformation dalam compliance system
- 10. Studi Kasus dan Best Practice
- Studi kasus kejahatan keuangan di sektor perbankan
- Evaluasi kelemahan sistem pengendalian
- Best practice implementasi global dan regional
Participants
- Divisi Compliance & APUPPT
- Divisi Risk Management
- Divisi Audit Internal
- Divisi Legal
- Divisi Banking
- Divisi Information Technology
- Divisi Finance
- Divisi Corporate Secretary & Humas
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)