Critical Thinking & Professional Skepticism untuk Auditor Internal
Critical Thinking & Professional Skepticism untuk Auditor Internal
Description
Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks, auditor internal dituntut tidak hanya mengikuti prosedur, tetapi juga mampu berpikir kritis dan menerapkan professional skepticism dalam setiap penugasan audit. Sikap skeptis profesional membantu auditor untuk tidak mudah menerima informasi begitu saja, melainkan melakukan evaluasi secara objektif, berbasis bukti, dan mempertimbangkan potensi risiko maupun fraud. Kompetensi ini menjadi kunci dalam menghasilkan audit yang berkualitas tinggi, sejalan dengan standar dari The Institute of Internal Auditors serta praktik tata kelola yang baik.
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan pentingnya critical thinking dalam audit
- Menerapkan professional skepticism dalam proses audit
- Mengidentifikasi bias dan asumsi yang dapat mempengaruhi judgment auditor
- Meningkatkan kualitas analisis dan pengambilan keputusan
- Menggali temuan audit secara lebih mendalam dan komprehensif
- Mengurangi risiko kesalahan atau misstatement dalam audit
Course outline
1. Konsep Dasar Critical Thinking
- Definisi dan karakteristik berpikir kritis
- Elemen utama critical thinking (analisis, evaluasi, inferensi)
- Peran critical thinking dalam audit internal
2. Professional Skepticism dalam Audit
- Definisi dan prinsip skeptisisme profesional
- Perbedaan skeptis vs tidak percaya
- Penerapan dalam setiap tahap audit
3. Bias Kognitif & Judgment Auditor
- Jenis bias (confirmation bias, anchoring, overconfidence)
- Dampak bias terhadap hasil audit
- Teknik mengurangi bias dalam pengambilan keputusan
4. Teknik Analisis & Evaluasi Bukti
- Menguji keandalan dan validitas bukti audit
- Cross-check dan triangulasi data
- Identifikasi red flags dalam audit
5. Questioning Techniques
- Teknik bertanya yang efektif (probing & challenging questions)
- Menggali informasi dari auditee
- Menghindari pertanyaan yang bias
6. Problem Solving & Root Cause Analysis
- Teknik analisis akar masalah (5 Whys, Fishbone)
- Menghubungkan temuan dengan penyebab utama
- Menilai dampak dan risiko
7. Penerapan dalam Audit Praktis
- Penerapan critical thinking pada audit operasional, kredit, dan IT
- Studi kasus kesalahan audit akibat kurang skeptis
- Latihan analisis kasus
8. Komunikasi Temuan Secara Objektif
- Menyampaikan temuan berbasis fakta
- Menghindari opini tanpa bukti
- Membangun argumen yang kuat dan logis
9. Studi Kasus & Simulasi
- Simulasi audit dengan pendekatan skeptis profesional
- Analisis kasus fraud dan kesalahan audit
- Latihan pengambilan keputusan berbasis bukti
Participants
- Audit Internal
- Risk Management
- Compliance
- Internal Control / GRC
- Finance
- Accounting & Tax
- Corporate Secretary & Humas
- Leadership Program
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)