Invisible Risks: Ancaman yang Tidak Terlihat dalam Digital Banking
Invisible Risks: Ancaman yang Tidak Terlihat dalam Digital Banking
Description
Perkembangan pesat digital banking telah membawa kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam layanan keuangan. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul berbagai risiko yang tidak selalu terlihat secara langsung (invisible risks). Risiko-risiko ini sering kali tersembunyi di dalam sistem, proses, teknologi, maupun perilaku pengguna, sehingga sulit dideteksi dengan pendekatan manajemen risiko konvensional.
Ancaman dalam digital banking tidak lagi terbatas pada serangan yang kasat mata seperti peretasan sistem, tetapi juga mencakup risiko laten seperti kelemahan desain sistem, bias algoritma, kebocoran data yang tidak terdeteksi, manipulasi perilaku pengguna, hingga risiko dari pihak ketiga dalam ekosistem digital. Risiko-risiko ini dapat berkembang secara perlahan dan baru teridentifikasi ketika telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap operasional, reputasi, maupun kepercayaan nasabah.
Selain itu, kompleksitas integrasi teknologi—mulai dari API, cloud computing, hingga penggunaan kecerdasan buatan—meningkatkan potensi munculnya risiko tersembunyi yang sulit dipetakan secara menyeluruh. Ketergantungan pada data dan otomatisasi juga membuka celah terhadap kesalahan sistemik yang dapat menyebar dengan cepat tanpa disadari.
Objectives
- Memberikan pemahaman tentang konsep invisible risks dalam konteks digital banking.
- Meningkatkan kesadaran peserta terhadap risiko tersembunyi yang sering terabaikan.
- Membekali peserta dengan kemampuan untuk mengidentifikasi risiko yang tidak terdeteksi secara langsung.
- Mengembangkan pendekatan analisis risiko yang lebih komprehensif dan berbasis sistem.
- Meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi potensi masalah sebelum menjadi insiden besar.
- Mendorong penerapan kontrol dan mitigasi yang adaptif terhadap risiko laten.
- Memperkuat ketahanan organisasi terhadap risiko yang bersifat kompleks dan tidak kasat mata.
Course outline
1. Memahami Invisible Risks dalam Digital Banking
- Definisi dan karakteristik risiko tersembunyi
- Perbedaan antara risiko terlihat vs tidak terlihat
- Mengapa invisible risks sering terlewat
2. Sumber-Sumber Risiko Tersembunyi
- Kompleksitas sistem dan integrasi teknologi
- Risiko dari API dan open banking
- Ketergantungan pada pihak ketiga (vendor, fintech, cloud)
- Risiko dari otomatisasi dan AI
3. Risiko Perilaku dan Human Factor
- Social engineering dan manipulasi psikologis
- Human error dalam sistem digital
- Over-reliance pada teknologi
4. Risiko Data dan Informasi
- Data leakage yang tidak terdeteksi
- Data integrity dan data drift
- Shadow data dan data silos
5. Risiko Algoritma dan Model
- Bias dalam model AI/ML
- Model yang tidak transparan (black box)
- Risiko keputusan otomatis yang salah
6. Teknik Mengidentifikasi Risiko Tersembunyi
- System thinking dalam manajemen risiko
- Root cause analysis
- Scenario analysis dan stress testing
- Risk mapping berbasis interkoneksi
7. Early Detection dan Monitoring
- Indikator risiko tidak langsung (leading indicators)
- Continuous monitoring dan anomaly detection
- Audit berbasis risiko dan teknologi
8. Strategi Mitigasi dan Pengendalian
- Penguatan kontrol internal berbasis sistem
- Governance terhadap teknologi dan data
- Vendor risk management
- Peningkatan awareness dan budaya risiko
9. Studi Kasus dan Simulasi
- Analisis kasus risiko tersembunyi di digital banking
- Simulasi identifikasi invisible risks
- Diskusi kelompok dan evaluasi strategi mitigasi
Participants
- Divisi Risk Management
- Divisi Information Technology
- Divisi Compliance & APUPPT
- Divisi Audit Internal
- Divisi Banking
- Divisi Corporate Secretary & Humas
- Divisi Finance
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)