Pusat Kendali Likuiditas: Kekuatan Tersembunyi di Balik Kinerja Bank
Scheduled 23 - 24 April 2026 Bandung
Registration
Pusat Kendali Likuiditas: Kekuatan Tersembunyi di Balik Kinerja Bank

Pusat Kendali Likuiditas: Kekuatan Tersembunyi di Balik Kinerja Bank

23 - 24 April 2026 Bandung Hotel Zest Sukajadi

Description

Dalam industri perbankan, likuiditas merupakan fondasi utama yang menentukan stabilitas, kesehatan, dan keberlanjutan operasional bank. Kemampuan bank dalam mengelola likuiditas tidak hanya berpengaruh pada kelancaran aktivitas sehari-hari seperti penyaluran kredit dan pemenuhan kewajiban jangka pendek, tetapi juga menjadi faktor penentu kepercayaan nasabah, regulator, dan pasar secara keseluruhan.

Di tengah dinamika sistem keuangan yang semakin kompleks, volatilitas suku bunga, perubahan arus dana global, serta meningkatnya ekspektasi regulator terhadap manajemen risiko, bank dituntut untuk memiliki sistem pengelolaan likuiditas yang lebih terintegrasi, responsif, dan berbasis data. Dalam konteks inilah konsep Pusat Kendali Likuiditas (Liquidity Control Center) menjadi sangat penting sebagai “otak operasional” yang mengawasi, mengarahkan, dan mengoptimalkan posisi likuiditas bank secara real time.

Pusat Kendali Likuiditas bukan sekadar fungsi administratif yang memonitor posisi kas harian, tetapi merupakan pusat pengambilan keputusan strategis yang menghubungkan berbagai komponen penting dalam bank, seperti treasury, asset and liability management (ALM), funding desk, hingga manajemen risiko. Fungsi ini bertugas memastikan bahwa bank selalu berada dalam posisi likuid yang optimal—tidak berlebihan sehingga menurunkan profitabilitas, dan tidak kekurangan sehingga meningkatkan risiko gagal bayar.

Objectives

  • Memahami konsep dan peran strategis pusat kendali likuiditas dalam industri perbankan.
  • Menjelaskan hubungan antara likuiditas, profitabilitas, dan risiko bank.
  • Mengidentifikasi komponen utama dalam pengelolaan likuiditas bank.
  • Menganalisis posisi likuiditas dan gap funding dalam berbagai skenario.
  • Memahami peran ALM (Asset and Liability Management) dalam pengendalian likuiditas.
  • Mengembangkan kemampuan monitoring dan forecasting arus kas bank.
  • Meningkatkan pemahaman terhadap regulasi likuiditas perbankan.
  • Mengintegrasikan data dan teknologi dalam pengambilan keputusan likuiditas.
  • Mengoptimalkan strategi pendanaan untuk menjaga stabilitas likuiditas jangka pendek dan panjang.

Course outline

1. Konsep Dasar Likuiditas Perbankan

  • Definisi dan pentingnya likuiditas dalam bank
  • Perbedaan likuiditas jangka pendek dan jangka panjang
  • Hubungan likuiditas dengan solvabilitas dan profitabilitas
  • Risiko likuiditas dalam industri perbankan

2. Pusat Kendali Likuiditas (Liquidity Control Center)

  • Konsep dan fungsi utama pusat kendali likuiditas
  • Struktur organisasi dan peran unit terkait
  • Integrasi treasury, ALM, dan funding desk
  • Pengambilan keputusan berbasis likuiditas

3. Asset and Liability Management (ALM)

  • Konsep dasar ALM dalam perbankan
  • Gap analysis (maturity gap & repricing gap)
  • Interest rate risk in banking book (IRRBB)
  • Strategi pengelolaan mismatch aset dan liabilitas

4. Manajemen Likuiditas Harian dan Struktural

  • Daily liquidity management
  • Intraday liquidity management
  • Cash reserve dan liquidity buffer
  • Liquidity contingency planning

5. Indikator dan Pengukuran Likuiditas

  • Liquidity Coverage Ratio (LCR)
  • Net Stable Funding Ratio (NSFR)
  • Loan to Deposit Ratio (LDR)
  • Cash flow forecasting dan stress testing

6. Strategi Pendanaan Bank

  • Sumber pendanaan (dana pihak ketiga, pasar uang, wholesale funding)
  • Diversifikasi sumber dana
  • Cost of fund optimization
  • Manajemen maturity profile pendanaan

7. Regulasi dan Kepatuhan Likuiditas

  • Peran regulator dalam pengawasan likuiditas
  • Basel III framework terkait likuiditas
  • Pelaporan dan monitoring likuiditas bank
  • Early warning system dari regulator

8. Digitalisasi Pusat Kendali Likuiditas

  • Real-time liquidity dashboard
  • Treasury Management System (TMS) dalam perbankan
  • Data analytics untuk prediksi likuiditas
  • Automasi dan integrasi sistem keuangan

9. Studi Kasus dan Simulasi

  • Simulasi krisis likuiditas bank
  • Analisis gap funding
  • Strategi penyeimbangan likuiditas dalam kondisi tekanan pasar
  • Best practice bank dalam pengelolaan likuiditas

Participants

  • Divisi Treasury & Investment
  • Divisi Finance
  • Divisi Risk Management
  • Divisi Banking
  • Divisi Accounting & Tax
  • Divisi Perencanaan & Pengembangan
  • Divisi Compliance & APUPPT
  • Divisi Corporate Secretary & Humas

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top