Integrated Collection Strategy: Kolaborasi Tim dalam Penyelamatan Kredit yang Efektif
Integrated Collection Strategy: Kolaborasi Tim dalam Penyelamatan Kredit yang Efektif
Description
Pengelolaan kredit bermasalah tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu unit saja. Dibutuhkan strategi collection yang terintegrasi (integrated collection strategy) yang melibatkan berbagai fungsi dalam bank seperti bisnis, collection, remedial, legal, risk management, hingga operasional.
Kurangnya koordinasi antar tim seringkali menyebabkan keterlambatan penanganan, duplikasi pekerjaan, bahkan kehilangan peluang recovery. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif yang terstruktur, didukung oleh sistem dan data yang terintegrasi, menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas penyelamatan kredit.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat sinergi antar unit kerja dalam proses collection, sehingga setiap tahap penanganan kredit—dari early delinquency hingga recovery—dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan optimal.
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep integrated collection strategy dalam perbankan
- Mengidentifikasi peran dan tanggung jawab masing-masing unit dalam proses collection
- Membangun koordinasi yang efektif antar fungsi (business, collection, legal, risk, dll.)
- Mengoptimalkan alur kerja (workflow) penanganan kredit bermasalah
- Memanfaatkan data dan sistem untuk mendukung kolaborasi tim
- Mengurangi silo antar divisi dan meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan
- Meningkatkan recovery rate melalui sinergi tim yang solid
- Menerapkan best practices dalam pengelolaan collection terintegrasi
Course outline
1. Konsep Integrated Collection Strategy
- Pengertian dan urgensi strategi terintegrasi
- Dampak silo antar divisi terhadap NPL
- Framework integrated collection dalam perbankan modern
2. Peran & Tanggung Jawab Antar Unit
- Peran unit bisnis (relationship manager)
- Peran collection & remedial
- Peran legal & risk management
- Peran operasional & support unit
3. End-to-End Collection Process
- Alur penanganan dari early delinquency hingga write-off
- Handover antar unit (SLA & trigger point)
- Monitoring pipeline collection
4. Kolaborasi & Komunikasi Efektif
- Teknik koordinasi lintas fungsi
- Case conference & joint decision making
- Penyelarasan target dan KPI antar unit
5. Data Integration & Collection System
- Pemanfaatan data sebagai dasar keputusan
- Dashboard bersama dan reporting terintegrasi
- Integrasi sistem collection (LOS, CMS, dll.)
6. Strategi Penanganan Berdasarkan Segmentasi
- Retail, SME, dan corporate collection strategy
- Penanganan nasabah kooperatif vs tidak kooperatif
- Penentuan strategi: restrukturisasi, recovery, atau legal
7. Governance, Risk & Compliance
- Pengendalian risiko dalam proses collection
- Kepatuhan terhadap regulasi dan kebijakan internal
- Audit trail dan dokumentasi
8. Leadership & Team Alignment
- Peran leader dalam mendorong kolaborasi
- Mengatasi konflik antar unit
- Membangun budaya kerja kolaboratif
9. Studi Kasus & Simulasi
- Studi kasus kegagalan & keberhasilan collection terintegrasi
- Simulasi case handling lintas divisi
- Diskusi best practice industri
Participants
- Credit
- Risk Management
- Finance
- Compliance & APUPPT
- Audit Internal
- Corporate Secretary & Humas
- Perencanaan & Pengembangan
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)