Hard Collection & Legal Execution: Strategi Penanganan Kredit Macet Berisiko Tinggi
Hard Collection & Legal Execution: Strategi Penanganan Kredit Macet Berisiko Tinggi
Description
Penanganan kredit bermasalah pada kategori non-performing loan (NPL) dengan risiko tinggi membutuhkan pendekatan yang lebih tegas, sistematis, dan berbasis aspek hukum (legal execution). Pada tahap ini, strategi penagihan tidak lagi cukup mengandalkan soft collection, melainkan harus diperkuat dengan tindakan hard collection seperti kunjungan intensif, negosiasi restrukturisasi akhir, hingga proses hukum seperti eksekusi agunan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi penanganan kredit macet berisiko tinggi, termasuk teknik negosiasi yang efektif, pemanfaatan jalur hukum, serta mitigasi risiko agar proses recovery tetap optimal tanpa menimbulkan risiko hukum maupun reputasi bagi bank.
Objectives
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
- Memahami karakteristik kredit macet berisiko tinggi
- Menentukan strategi penanganan hard collection yang tepat
- Melakukan analisis kelayakan recovery vs write-off
- Mengoptimalkan pendekatan negosiasi dalam kondisi sulit
- Memahami proses dan tahapan legal execution
- Mengelola agunan sebagai sumber recovery
- Meminimalkan risiko hukum dan reputasi dalam proses penagihan
- Berkoordinasi efektif dengan pihak internal dan eksternal (legal, kurator, pengadilan, dll.)
Course outline
1. Pemahaman Kredit Bermasalah Berisiko Tinggi
- Definisi dan klasifikasi kredit bermasalah (NPL)
- Ciri-ciri debitur high-risk & unwilling to pay
- Early warning signal menuju hard collection
2. Strategi Hard Collection
- Perbedaan soft collection vs hard collection
- Tahapan penanganan kredit macet
- Strategi kunjungan lapangan & investigasi debitur
- Penentuan prioritas penanganan
3. Analisis Recovery & Keputusan Strategis
- Recovery strategy: restrukturisasi, litigasi, atau write-off
- Analisis nilai agunan vs outstanding kredit
- Cost-benefit analysis dalam proses penagihan
4. Teknik Negosiasi dalam Kondisi Sulit
- Negosiasi dengan debitur tidak kooperatif
- Strategi win-win vs pressure approach
- Penyusunan skema penyelesaian (settlement, diskon, dll.)
5. Legal Framework dalam Penagihan Kredit
- Dasar hukum penagihan kredit bermasalah
- Hak dan kewajiban kreditur
- Peran unit legal dalam proses collection
6. Proses Legal Execution
- Somasi dan langkah hukum awal
- Proses litigasi (perdata, kepailitan, PKPU)
- Eksekusi jaminan (fidusia, hipotek, hak tanggungan)
- Lelang melalui KPKNL
7. Manajemen & Optimalisasi Agunan
- Penilaian dan revaluasi agunan
- Strategi penjualan agunan
- Pengelolaan aset sitaan (AYDA)
8. Risiko Hukum & Reputasi
- Potensi sengketa hukum dalam penagihan
- Perlindungan terhadap praktik collection yang tidak sesuai
- Menjaga etika dan reputasi bank
9. Studi Kasus & Simulasi
- Studi kasus kredit macet kompleks
- Simulasi pengambilan keputusan (restrukturisasi vs litigasi)
- Diskusi best practice industri
Participants
- Credit
- Risk Management
- Law
- Compliance & APUPPT
- Audit Internal
- Finance
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)