Digital Disclosure & E-Governance dalam Industri Perbankan
Digital Disclosure & E-Governance dalam Industri Perbankan
Description
Transformasi digital dalam industri perbankan tidak hanya berdampak pada produk dan layanan, tetapi juga pada cara bank menjalankan tata kelola dan keterbukaan informasi. Digital disclosure dan e-governance menjadi elemen penting dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi di era digital.
Bank dituntut untuk menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan mudah diakses oleh regulator, investor, dan masyarakat melalui berbagai platform digital. Di sisi lain, penerapan e-governance memungkinkan proses tata kelola—seperti pelaporan, pengambilan keputusan, dan dokumentasi—dilakukan secara lebih efisien dan terintegrasi.
Namun, implementasi ini juga membawa tantangan, seperti risiko keamanan data, konsistensi informasi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang terus berkembang. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai strategi digital disclosure dan penerapan e-governance yang efektif.
Objectives
Pelatihan ini bertujuan untuk:
- Memahami konsep digital disclosure dan e-governance dalam perbankan
- Meningkatkan pemahaman tentang kewajiban keterbukaan informasi berbasis digital
- Mengidentifikasi risiko hukum dan kepatuhan dalam disclosure digital
- Mengembangkan strategi implementasi e-governance yang efektif
- Meningkatkan kualitas pelaporan dan komunikasi digital kepada stakeholder
- Memastikan keamanan dan integritas data dalam sistem digital
Course outline
A. Konsep Digital Disclosure & E-Governance
- Definisi dan ruang lingkup digital disclosure
- Konsep e-governance dalam industri perbankan
- Peran teknologi dalam meningkatkan transparansi dan governance
- Tren digital governance di sektor keuangan
B. Regulasi & Kewajiban Keterbukaan Informasi
- Ketentuan regulator terkait disclosure (OJK, BI, dll)
- Jenis informasi yang wajib diungkapkan (laporan keuangan, aksi korporasi, dll)
- Prinsip keterbukaan: akurat, tepat waktu, dan tidak menyesatkan
- Sanksi atas pelanggaran disclosure
C. Platform & Teknologi Disclosure Digital
- Website perusahaan & portal investor relations
- Sistem pelaporan elektronik ke regulator
- Pemanfaatan media sosial untuk disclosure
- Integrasi sistem informasi perusahaan
D. Implementasi E-Governance
- Digitalisasi proses board & governance (e-board, e-meeting)
- Workflow automation dalam pelaporan
- Digital document management & e-archiving
- Monitoring dan dashboard governance
E. Risiko Hukum & Keamanan Informasi
- Risiko kesalahan disclosure (misstatement, delay, dll)
- Risiko cyber security dalam disclosure digital
- Perlindungan data dan informasi sensitif
- Pengelolaan akses dan kontrol internal
F. Governance, Compliance & Audit
- Digital governance framework
- Peran Corporate Secretary, Compliance, dan IT
- Audit sistem disclosure digital
- Continuous improvement & monitoring
G. Studi Kasus & Simulasi
- Studi kasus keterlambatan atau kesalahan disclosure
- Simulasi penyusunan disclosure digital
- Evaluasi praktik e-governance
- Benchmark best practice industri perbankan
Participants
- Corporate Secretary (Corsec)
- Information Technology
- Digital Transformation / IT Governance
- Compliance / Kepatuhan
- Legal / Hukum
- Governance / GCG Unit
- Risk Management
- Internal Audit
- Corporate Communication / Humas
- Manajemen / Direksi
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)