Integrasi Enterprise Risk Management dengan Anti Fraud & Anti Money Laundering (APU PPT)
Integrasi Enterprise Risk Management dengan Anti Fraud & Anti Money Laundering (APU PPT)
Description
Dalam lingkungan bisnis dan sektor keuangan yang semakin kompleks, organisasi tidak lagi dapat mengelola risiko secara terpisah (silo). Enterprise Risk Management (ERM) harus terintegrasi dengan fungsi Anti Fraud dan Anti Pencucian Uang & Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT) agar risiko strategis, operasional, kepatuhan, dan reputasi dapat dikelola secara menyeluruh dan konsisten.
Pendekatan terintegrasi memungkinkan organisasi mengidentifikasi hubungan antara risiko fraud, risiko TPPU/TPPT, risiko kredit, risiko operasional, hingga risiko reputasi dalam satu kerangka kerja yang komprehensif. Tanpa integrasi, potensi red flags dapat terlewat, duplikasi pengendalian terjadi, dan pelaporan risiko menjadi tidak konsisten.
Regulator di Indonesia maupun global mendorong penerapan manajemen risiko berbasis risiko (risk-based approach), penguatan governance, dan kolaborasi lintas fungsi. Oleh karena itu, integrasi ERM dengan Anti Fraud dan APU PPT bukan hanya kebutuhan kepatuhan, tetapi juga strategi perlindungan aset dan reputasi organisasi.
Objectives
- Memahami konsep dan kerangka Enterprise Risk Management (ERM).
- Mengidentifikasi keterkaitan risiko fraud dan TPPU/TPPT dalam peta risiko organisasi.
- Mengintegrasikan kebijakan Anti Fraud dan APU PPT ke dalam framework ERM.
- Meningkatkan koordinasi antara fungsi manajemen risiko, kepatuhan, dan audit internal.
- Mengoptimalkan pelaporan risiko kepada manajemen dan regulator secara terintegrasi.
Course outline
1. Dasar Enterprise Risk Management (ERM)
- Konsep ERM dan risk appetite.
- Pemetaan risiko strategis, operasional, finansial, dan kepatuhan.
- Integrasi risk register dan risk profile organisasi.
2. Kerangka Anti Fraud
- Fraud risk assessment.
- Identifikasi red flags dan skema fraud.
- Strategi pencegahan, deteksi, dan investigasi fraud.
3. Kerangka APU PPT
- Pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Approach).
- Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD).
- Monitoring transaksi mencurigakan dan pelaporan regulator.
4. Integrasi ERM dengan Anti Fraud & APU PPT
- Penyelarasan risk appetite dengan risiko fraud dan TPPU/TPPT.
- Integrasi risk register dan sistem pelaporan.
- Kolaborasi 3 Lines of Defense dalam pengawasan risiko.
- Dashboard risiko terintegrasi untuk manajemen dan Board.
5. Pengendalian Internal & Governance
- Peran Board dan Komite Risiko dalam oversight.
- Koordinasi Risk Management, Compliance, dan Internal Audit.
- Continuous monitoring dan evaluasi efektivitas pengendalian.
6. Studi Kasus & Best Practice
- Analisis kasus fraud dan TPPU akibat kegagalan integrasi risiko.
- Best practice integrasi ERM dan AML dalam industri keuangan.
- Penyusunan action plan perbaikan dan penguatan governance.
Participants
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Anti-Fraud
- Divisi Anti Money Laundering (AML)
- Divisi Audit Internal
- Divisi Keuangan
- Divisi Corporate Governance
- Divisi Operasional Bank
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)