Next-Gen Network Security: Segmentasi, Mikrosegmentasi, dan Proteksi Multi-Layer
Next-Gen Network Security: Segmentasi, Mikrosegmentasi, dan Proteksi Multi-Layer
Description
Perkembangan teknologi digital dan adopsi infrastruktur jaringan modern telah meningkatkan kompleksitas serta eksposur risiko keamanan siber bagi organisasi. Ancaman seperti malware, ransomware, dan peretasan internal tidak hanya menargetkan perimeter jaringan, tetapi juga menyasar komunikasi internal antar sistem. Oleh karena itu, pendekatan keamanan tradisional yang hanya berfokus pada perimeter tidak lagi cukup.
Konsep Next-Gen Network Security menekankan strategi segmentasi, mikrosegmentasi, dan proteksi multi-layer untuk membatasi penyebaran serangan, memproteksi aset kritis, dan meningkatkan visibilitas serta kontrol atas trafik jaringan. Dengan penerapan strategi ini, organisasi dapat memperkuat pertahanan siber secara proaktif, mencegah lateral movement, serta memastikan keamanan data dan layanan digital tetap terjaga.
Objectives
- Memahami konsep dan pentingnya segmentasi dan mikrosegmentasi dalam keamanan jaringan.
- Menguasai prinsip proteksi multi-layer dan penerapannya untuk mitigasi risiko siber.
- Mengidentifikasi potensi ancaman internal dan eksternal pada jaringan organisasi.
- Meningkatkan kemampuan merancang arsitektur jaringan yang aman, efisien, dan resilient.
- Mendorong penerapan best practices dalam pengelolaan keamanan jaringan modern.
Course outline
1. Dasar-dasar Keamanan Jaringan Modern
- Ancaman siber dan tren serangan terkini.
- Kelemahan pendekatan perimeter tradisional.
- Konsep Zero Trust dan Network Security Modern.
2. Segmentasi Jaringan
- Definisi dan tujuan segmentasi jaringan.
- Teknik segmentasi: VLAN, subnets, dan kontrol akses berbasis zonasi.
- Pembatasan penyebaran serangan dan kontrol akses antar segmen.
3. Mikrosegmentasi
- Prinsip mikrosegmentasi untuk workload dan aplikasi.
- Implementasi berbasis software-defined networking (SDN).
- Keuntungan: isolasi serangan, visibilitas granular, pengelolaan policy yang fleksibel.
4. Proteksi Multi-Layer
- Layer pertahanan: perimeter, internal network, endpoint, dan aplikasi.
- Firewall generasi baru, Intrusion Detection/Prevention System (IDS/IPS), dan Network Access Control (NAC).
- Integrasi monitoring, logging, dan threat intelligence.
5. Strategi dan Best Practices
- Desain arsitektur jaringan yang resilient.
- Monitoring trafik dan deteksi anomali real-time.
- Penilaian risiko dan continuous improvement.
- Studi kasus serangan dan mitigasinya.
Participants
- Divisi Keamanan Informasi / Cyber Security
- Divisi Infrastruktur Jaringan / Network Engineering
- Divisi IT Operations
- Divisi Risk Management
- Divisi IT Governance
- Divisi Compliance / Kepatuhan
- Divisi Audit Internal
- Divisi Arsitektur TI / Enterprise Architecture
- Divisi SOC (Security Operations Center)
- Divisi Infrastruktur & Data Center
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)