Reinventing Audit Internal Perbankan: Presisi, Integritas, dan Ketahanan Risiko
Reinventing Audit Internal Perbankan: Presisi, Integritas, dan Ketahanan Risiko
Description
Industri perbankan tengah mengalami transformasi besar yang dipicu oleh digitalisasi, inovasi produk, serta meningkatnya kompleksitas risiko. Dalam situasi ini, fungsi audit internal dituntut untuk beradaptasi dan berevolusi dari peran tradisional menjadi fungsi strategis yang mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Audit internal tidak lagi cukup hanya berfokus pada kepatuhan, tetapi harus mampu bekerja dengan presisi dalam mengidentifikasi risiko utama, menjunjung tinggi integritas dalam setiap proses audit, serta mendukung ketahanan risiko (risk resilience) organisasi. Tantangan seperti risiko siber, fraud yang semakin canggih, serta tekanan regulasi menuntut auditor untuk lebih proaktif, berbasis data, dan berorientasi pada masa depan.
Objectives
- Memperkuat peran strategis auditor internal dalam menghadapi transformasi industri perbankan.
- Meningkatkan ketepatan (presisi) dalam proses identifikasi dan evaluasi risiko.
- Menanamkan nilai integritas dan independensi dalam pelaksanaan audit.
- Mengembangkan kemampuan audit berbasis risiko dan data.
- Meningkatkan ketahanan auditor dan organisasi dalam menghadapi risiko yang dinamis.
- Mendorong penyusunan rekomendasi audit yang bernilai tambah dan implementatif.
Course outline
1. Reinventing Internal Audit
- Evolusi peran audit internal di perbankan
- Audit sebagai strategic partner
- Tren dan tantangan audit modern
2. Presisi dalam Audit Berbasis Risiko
- Risk-based internal audit (RBIA)
- Risk assessment yang tajam dan terarah
- Penentuan fokus audit berbasis risiko utama
3. Integritas dan Profesionalisme Auditor
- Kode etik dan independensi
- Professional skepticism
- Penanganan konflik kepentingan
4. Pengendalian Internal & Tata Kelola
- Evaluasi efektivitas kontrol
- Prinsip Good Corporate Governance (GCG)
- Peran audit dalam memperkuat governance
5. Ketahanan Risiko (Risk Resilience)
- Identifikasi emerging risks (cyber, fraud, digital risk)
- Peran audit dalam resilience organisasi
- Continuous auditing & monitoring
6. Audit Berbasis Data dan Teknologi
- Data analytics untuk audit
- Penggunaan tools digital
- Deteksi anomali dan fraud
7. Pelaporan Audit yang Berdampak
- Penyusunan temuan yang tajam
- Rekomendasi yang actionable
- Komunikasi efektif dengan manajemen
Participants
- Divisi Audit Internal
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Keuangan / Finance
- Divisi Operasional
- Divisi IT / Teknologi Informasi
- Divisi Data & Analytics
- Divisi Transformasi / Innovation Office
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi Direksi / Board of Directors
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)