Data Granularity & Capturing System: Optimalisasi Metadata sesuai Standar BI
Data Granularity & Capturing System: Optimalisasi Metadata sesuai Standar BI
Description
Pengelolaan data perbankan yang akurat, terdokumentasi, dan dapat ditelusuri menjadi semakin penting di era digital banking. Data granularity dan capturing system yang tepat memungkinkan bank untuk merekam transaksi dan metadata dengan tingkat detail yang optimal, mendukung analisis risiko, kepatuhan regulasi, dan reporting yang transparan. Standarisasi metadata sesuai pedoman Bank Indonesia (BI) menjadi kunci agar data transaksi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk audit, monitoring, analitik, dan pengambilan keputusan strategis.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai konsep granularity data, arsitektur sistem capture data, optimalisasi metadata, integrasi dengan core banking, dan compliance reporting sesuai standar BI. Peserta akan mempelajari best practice implementasi sistem capturing, pengelolaan metadata secara konsisten, teknik analisis granular data untuk risk management, dan strategi pemanfaatan data dalam operasional, monitoring, dan audit perbankan. Dengan pendekatan yang komprehensif, peserta akan mampu merancang, mengimplementasikan, dan mengelola sistem data granular yang efisien, akurat, dan compliant.
Objectives
- Memahami konsep data granularity dan metadata dalam transaksi perbankan.
- Menguasai arsitektur dan prinsip capturing system yang sesuai standar BI.
- Mampu merancang sistem pencatatan data granular untuk transaksi dan metadata.
- Mengoptimalkan pemanfaatan metadata untuk analitik, audit, dan reporting.
- Memastikan integrasi core banking dengan capturing system yang konsisten.
- Mengidentifikasi risiko dan mitigasi kesalahan data atau kehilangan metadata.
- Mengembangkan prosedur monitoring, validasi, dan compliance reporting.
- Membekali peserta dengan kemampuan meningkatkan kualitas data dan efisiensi operasional
Course outline
1. Konsep Dasar Data Granularity dan Metadata
Definisi data granularity dan metadata
Tingkat granularitas data
- High-level summary vs. transaction-level detail
- Metadata terkait waktu, pihak terkait, nilai transaksi
Manfaat granular data bagi bank
- Monitoring dan reconciliation
- Analisis risiko kredit, likuiditas, dan operasional
- Compliance dan reporting ke regulator
Standar metadata Bank Indonesia
- Pedoman BI untuk transaksi RTGS, SSK, BI-FAST, dan QRIS
- Format, field, dan kode wajib
2. Arsitektur Capturing System
Komponen utama sistem capture data
- Core banking integration
- Transaction logging & metadata capture module
- Database dan data warehouse
- Reporting & monitoring layer
Workflow capturing system
- Transaction initiation
- Real-time logging dan validation
- Storage dan indexing metadata
- Reporting dan reconciliation
Integrasi dengan sistem pembayaran nasional dan internasional
- BI-FAST, RTGS, SWIFT, ISO 20022 messages
3. Implementasi Optimalisasi Metadata
Identifikasi elemen metadata penting
- Transaction ID, timestamp, channel, account info
- Currency, amount, counterparties, purpose
- Reference codes & remittance information
Standardisasi metadata sesuai BI
- Format field
- Kode transaksi dan kategori
- Mandatory vs optional fields
Metadata tagging dan indexing untuk efisiensi pencarian dan analitik
Automasi capture dan validasi metadata
- Real-time validation rules
- Exception handling untuk incomplete data
4. Integrasi Core Banking dan Sistem Capture
API-based connection antara core banking dan capturing system
Real-time posting dan update metadata
Reconciliation antara ledger dan capturing system
Data consistency checks dan error detection
Redundancy dan backup system untuk mencegah kehilangan data
5. Analisis dan Pemanfaatan Granular Data
Monitoring transaksi harian
Analisis risiko
- Kredit, likuiditas, dan operasional
- Fraud detection berbasis metadata
Reporting & compliance
- BI reporting format
- AML & CTF monitoring
Business intelligence dan predictive analytics
- Trend analysis dan KPI
- Decision support untuk manajemen bank
6. Manajemen Risiko dan Kontrol Kualitas Data
Risiko kehilangan atau corrupt data
- System downtime
- Error pada data entry atau capture
Mitigasi risiko
- Backup, failover, dan disaster recovery
- Validasi otomatis dan manual
- Audit trail lengkap
Kontrol kualitas data
- Data completeness, consistency, dan accuracy checks
- Metadata standard compliance monitoring
7. Monitoring, Audit, dan Compliance Reporting
Dashboard monitoring granular data
Exception reporting & corrective action workflow
Internal audit for metadata integrity
Periodic reporting to Bank Indonesia
Transparency & accountability dalam transaksi perbankan
8. Studi Kasus dan Praktik Lapangan
Implementasi capturing system untuk RTGS dan BI-FAST
Analisis metadata untuk mendeteksi anomali transaksi
Simulasi monitoring, validation, dan reporting end-to-end
Evaluasi kepatuhan terhadap standar BI dan mitigasi risiko
Best practice integrasi core banking dan data warehou
Participants
- Information Technology
- Banking
- Risk Management
- Compliance & APUPPT
- Audit Internal
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)