Quality Assurance & Improvement Program (QAIP) untuk SKAI sesuai Standar IIA
Quality Assurance & Improvement Program (QAIP) untuk SKAI sesuai Standar IIA
Description
Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan profesionalisme fungsi audit internal, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) wajib menerapkan Quality Assurance & Improvement Program (QAIP) sebagaimana dipersyaratkan dalam International Professional Practices Framework (IPPF) yang diterbitkan oleh Institute of Internal Auditors (IIA).
QAIP merupakan program yang dirancang untuk memastikan bahwa aktivitas audit internal :
- Berjalan sesuai Standar Internasional Audit Internal
- Memberikan nilai tambah bagi organisasi
- Dilaksanakan secara independen, objektif, dan berbasis risiko
- Memiliki proses perbaikan berkelanjutan (continuous improvement)
Sesuai dengan Standar IIA (khususnya Domain V – Quality Assurance and Improvement Program dalam Global Internal Audit Standards terbaru), Kepala SKAI bertanggung jawab untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan memelihara QAIP yang mencakup penilaian internal dan eksternal.
Objectives
- Memahami kerangka QAIP sesuai Standar IIA dan regulasi yang berlaku.
- Menjelaskan komponen QAIP :
- Internal Assessment
- External Assessment
- Menyusun dan mengimplementasikan program QAIP di lingkungan SKAI.
- Melaksanakan monitoring berkelanjutan (ongoing monitoring) atas kegiatan audit.
- Melakukan penilaian berkala (periodic self-assessment).
- Mempersiapkan SKAI menghadapi External Quality Assessment (EQA) minimal setiap 5 tahun.
- Mengidentifikasi area perbaikan dan menyusun action plan peningkatan kualitas.
- Menyusun pelaporan QAIP kepada Manajemen dan Komite Audit.
Course outline
1. Konsep Dasar QAIP
- Definisi dan tujuan QAIP
- QAIP dalam Global Internal Audit Standards
- Peran QAIP dalam tata kelola perusahaan
- Kewajiban QAIP bagi SKAI
2. Kerangka QAIP Berdasarkan Standar IIA
- Struktur dan elemen QAIP
- Hubungan QAIP dengan Kode Etik dan independensi
- Penilaian kesesuaian terhadap Standar (conformance vs partial conformance)
3. Internal Assessment
a. Ongoing Monitoring
- Supervisi penugasan audit
- Review kertas kerja
- Penggunaan checklist mutu
- KPI dan performance metrics audit internal
b. Periodic Self-Assessment
- Metodologi self-assessment
- Teknik gap analysis
- Penyusunan scoring dan rating
- Dokumentasi hasil penilaian
4. External Quality Assessment (EQA)
- Kewajiban pelaksanaan minimal 1 kali dalam 5 tahun
- Metode:
- Full External Assessment
- Self-Assessment with Independent Validation (SAIV)
- Tahapan pelaksanaan EQA
- Persiapan dokumen dan evidence
- Tindak lanjut hasil EQA
5. Pengukuran Kinerja dan Continuous Improvement
- Penyusunan KPI fungsi audit internal
- Survey kepuasan auditee & manajemen
- Root cause analysis atas temuan QAIP
- Penyusunan action plan perbaikan
- Monitoring implementasi perbaikan
6. Pelaporan QAIP
- Struktur laporan QAI
- Penyampaian hasil kepada Direktur Utama dan Komite Audit
- Pengungkapan tingkat kesesuaian terhadap Standar IIA
- Penggunaan pernyataan “conforms with the Standards”
7, Studi Kasus & Workshop
- Simulasi self-assessment QAIP
- Penyusunan checklist QAIP SKAI
- Penyusunan action plan peningkatan kualitas
- Role play persiapan External Assessment
Participants
- Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
- Divisi Audit Internal
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Pengendalian Internal
- Komite Audit
- Divisi Quality Assurance / Quality Control
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)