Audit Model Risiko (Credit Scoring, IFRS 9, dan Stress Testing) bagi SKAI
Audit Model Risiko (Credit Scoring, IFRS 9, dan Stress Testing) bagi SKAI
Description
Dalam industri perbankan dan lembaga keuangan, penggunaan model risiko seperti credit scoring, perhitungan kerugian kredit ekspektasian berbasis IFRS 9, serta pelaksanaan stress testing telah menjadi bagian integral dari manajemen risiko dan pelaporan keuangan. Model-model ini digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan kredit, penetapan cadangan kerugian penurunan nilai, serta pengukuran ketahanan bank terhadap kondisi ekonomi yang memburuk.
Seiring dengan meningkatnya kompleksitas model dan ekspektasi regulator (misalnya Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia), fungsi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dituntut untuk memiliki kompetensi dalam melakukan audit atas pengembangan, implementasi, validasi, dan tata kelola model risiko.
Objectives
- Memahami konsep dasar model risiko kredit, termasuk credit scoring, PD, LGD, dan EAD.
- Memahami kerangka kerja pencadangan berbasis ECL sesuai IFRS 9.
- Memahami konsep dan tujuan stress testing dalam manajemen risiko dan perencanaan modal.
- Mengidentifikasi risiko model (model risk) dan kelemahan dalam tata kelola model.
- Menyusun program audit dan prosedur audit berbasis risiko untuk model risiko.
- Mengevaluasi kecukupan dokumentasi, asumsi, metodologi, validasi, dan monitoring model.
- Memberikan rekomendasi perbaikan yang konstruktif dan bernilai tambah bagi manajemen.
Course outline
1. Konsep Dasar Model Risiko Kredit
- Peran model dalam manajemen risiko perbankan
- Siklus hidup model (model lifecycle)
- Parameter risiko kredit: PD (Probability of Default), LGD (Loss Given Default), EAD (Exposure at Default)
- Konsep model development dan model validation
- Risiko model (model risk) dan sumbernya
2. Audit Model Credit Scoring
- Jenis-jenis model credit scoring (application, behavioral, collection)
- Metodologi umum (logistic regression, machine learning – overview)
- Proses pengembangan dan kalibrasi model
- Evaluasi performa model (AUC, Gini, KS, backtesting)
- Governance dan kontrol internal atas model scoring
- Area temuan audit yang umum terjadi
3. Audit Model IFRS 9 (Expected Credit Loss)
- Overview kerangka ECL sesuai IFRS 9
- Konsep staging (Stage 1, 2, 3)
- Forward-looking information & macroeconomic overlay
- Penilaian kewajaran asumsi dan skenario
- Audit atas proses data, perhitungan, dan pelaporan CKPN
- Koordinasi dengan auditor eksternal dan regulator
4. Audit Stress Testing
- Tujuan stress testing (regulatory & internal)
- Jenis stress testing (sensitivity analysis, scenario analysis, reverse stress testing)
- Keterkaitan dengan ICAAP dan perencanaan modal
- Evaluasi desain skenario dan asumsi makroekonomi
- Validasi hasil dan penggunaan dalam pengambilan keputusan
5. Pendekatan Audit Berbasis Risiko
- Penyusunan Risk Control Matrix (RCM) model risiko
- Teknik audit atas model (walkthrough, reperformance, challenge assumption)
- Pengujian kontrol umum TI (ITGC) terkait model
- Dokumentasi kertas kerja audit model
- Penyusunan temuan dan rekomendasi audit
6. Studi Kasus & Simulasi
- Review dokumentasi model
- Identifikasi kelemahan desain model
- Simulasi audit atas model scoring dan ECL
- Diskusi temuan dan best practice
Participants
- Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
- Divisi Audit Internal
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Risiko Kredit
- Divisi Risk Modeling / Model Validation
- Divisi Keuangan / Akuntansi (IFRS 9)
- Divisi Perencanaan & Stress Testing
- Divisi Kepatuhan
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)