Kecerdasan Emosional (EQ) untuk Profesional SDM
Kecerdasan Emosional (EQ) untuk Profesional SDM
Description
Di dunia profesional modern, kecerdasan emosional (EQ) menjadi keterampilan penting, terutama bagi profesional HR/SDM. EQ bukan sekadar kemampuan mengelola emosi pribadi, tetapi juga mampu memahami, mempengaruhi, dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain.
Bagi profesional SDM, EQ memainkan peran krusial dalam:
- Rekrutmen dan seleksi yang tepat berdasarkan soft skill dan budaya perusahaan
- Manajemen konflik dan hubungan antar karyawan
- Coaching, mentoring, dan pengembangan talent
- Meningkatkan engagement, motivasi, dan retensi karyawan
Kecerdasan emosional meliputi self-awareness, self-regulation, social awareness, dan relationship management, yang menjadi pondasi kepemimpinan dan efektivitas HR.
Objectives
- Memahami konsep EQ dan komponennya dalam konteks HR/SDM.
- Meningkatkan kemampuan pengelolaan diri dalam menghadapi tekanan kerja, konflik, dan perubahan.
- Mengembangkan kemampuan sosial untuk membangun hubungan profesional yang produktif.
- Meningkatkan efektivitas HR dalam rekrutmen, coaching, mediasi konflik, dan engagement karyawan.
- Mengintegrasikan EQ ke dalam strategi HR untuk mendukung kinerja organisasi secara keseluruhan.
Course outline
1. Pengenalan Kecerdasan Emosional (EQ)
- Definisi EQ dan perbedaannya dengan IQ
- Empat komponen utama EQ:
- a. Self-Awareness - mengenali emosi sendiri dan pengaruhnya pada orang lain
- b. Self-Regulation - mengelola emosi dan reaksi dalam situasi sulit
- c. Social Awareness - memahami emosi dan kebutuhan orang lain
- d. Relationship Management - membangun hubungan positif, memperngaruhi, dan memimpin
- Relevansi EQ bagi profesional SDM
2. Self-Awareness untuk Profesional SDM
- Teknik refleksi diri dan mindfulness
- Mengenali triggers dan pola emosi dalam pekerjaan
- Dampak self-awareness terhadap pengambilan keputusan HR
3. Self-Regulation
- Strategi mengelola stres dan tekanan kerja
- Mengontrol reaksi dalam situasi konflik
- Menjaga objektivitas dalam keputusan HR (rekrutmen, penilaian kinerja)
4. Social Awareness & Empati
- Mendengarkan secara aktif dan membaca bahasa tubuh
- Memahami kebutuhan karyawan dan budaya organisasi
- Menggunakan empati dalam coaching, mentoring, dan mediasi konflik
5. Relationship Management
- Teknik komunikasi efektif dan persuasif
- Membangun kepercayaan dan engagement karyawan
- Resolusi konflik dan negosiasi berbasis EQ
- Coaching & mentoring berbasis pendekatan emosional
6. EQ dalam Fungsi HR
- Rekrutmen: menilai soft skills & kecocokan budaya
- Employee engagement & retention: memotivasi dan memahami kebutuhan karyawan
- Performance management: feedback yang konstruktif dan berempati
- Talent development & succession planning: mentoring dan coaching berbasis EQ
7. Tools & Praktik
- Self-assessment EQ tools (tes dan refleksi)
- Role-play untuk komunikasi dan mediasi konflik
- Teknik mindfulness untuk meningkatkan fokus dan pengambilan keputusan
- Dashboard HR: integrasi feedback dan engagement survey
8. Studi Kasus & Best Practices
- Mediasi konflik antar departemen menggunakan EQ
- Coaching karyawan dengan potensi tinggi berbasis EQ
- Meningkatkan engagement dan produktivitas tim melalui pendekatan emosional
9. KPI & Evaluasi
- Indeks engagement & kepuasan karyawan
- Reduksi turnover akibat konflik interpersonal
- Efektivitas coaching & mentoring berbasis EQ
- Kepuasan stakeholder terhadap layanan HR
Participants
- Human Resources (HR)
- Talent Management
- Learning & Development
- Organization Development (OD)
- Recruitment & Selection
- Industrial Relations
- Leadership Development
- Performance Management
- Corporate University
- Management
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)