Implementasi PSAK 71 untuk Akuntansi Kredit dan Pembiayaan pada Industri Perbankan
Implementasi PSAK 71 untuk Akuntansi Kredit dan Pembiayaan pada Industri Perbankan
Description
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi praktisi perbankan dalam mengimplementasikan PSAK 71 terkait akuntansi kredit dan pembiayaan. PSAK 71 memberikan kerangka kerja pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan, termasuk kredit dan pembiayaan, dengan fokus pada pengakuan kerugian ekspektasian (Expected Credit Loss/ECL). Implementasi standar ini menjadi penting untuk memastikan penyajian laporan keuangan bank lebih akurat, transparan, dan sesuai prinsip kehati-hatian akuntansi serta regulasi perbankan.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep ECL, klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan, serta metode penerapan PSAK 71 dalam akuntansi kredit dan pembiayaan. Peserta juga akan memahami proses identifikasi, pengukuran, dan pencatatan kerugian kredit ekspektasian, integrasi dengan sistem risiko kredit, serta dampaknya terhadap laporan keuangan, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan manajemen yang berbasis data dan mitigasi risiko yang lebih efektif
Objectives
- Memahami prinsip dasar dan tujuan PSAK 71 dalam perbankan
- Menguasai pengakuan, pengukuran, dan pencatatan kredit serta pembiayaan sesuai PSAK 71
- Meningkatkan kemampuan perhitungan Expected Credit Loss (ECL)
- Mengidentifikasi instrumen keuangan dan klasifikasinya
- Memahami dampak PSAK 71 terhadap laporan keuangan bank
- Mengintegrasikan akuntansi PSAK 71 dengan manajemen risiko kredit
- Mendukung pengambilan keputusan manajemen berbasis informasi keuangan yang akurat
Course outline
1. Konsep Dasar PSAK 71
- Tujuan dan ruang lingkup PSAK 71
- Perbedaan dengan PSAK sebelumnya
- Konsep Expected Credit Loss (ECL)
- Dampak PSAK 71 terhadap pengakuan kredit dan pembiayaan
- Prinsip prudential dan kehati-hatian dalam akuntansi bank
- Hubungan PSAK 71 dengan manajemen risiko kredit
2. Klasifikasi Instrumen Keuangan
- Identifikasi kredit, pembiayaan, dan aset keuangan lainnya
- Kategori pengukuran: amortized cost, fair value through profit/loss, fair value through other comprehensive income
- Penentuan kategori berdasarkan model bisnis dan karakteristik arus kas
- Relevansi klasifikasi terhadap pengukuran ECL
- Pemantauan perubahan kategori secara periodik
- Dokumentasi dan pengungkapan klasifikasi
3. Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian (ECL)
- Definisi ECL dan konsep tiga tahap
- Tahap 1: instrumen tanpa penurunan kredit signifikan
- Tahap 2: instrumen dengan penurunan kredit signifikan
- Tahap 3: instrumen bermasalah atau kredit macet
- Faktor penentuan probabilitas gagal bayar (PD), loss given default (LGD), exposure at default (EAD)
- Penghitungan ECL berdasarkan proyeksi arus kas dan skenario ekonomi
4. Identifikasi dan Penilaian Risiko Kredit
- Analisis kualitas kredit debitur
- Monitoring dan deteksi dini kredit bermasalah
- Penilaian dampak kondisi ekonomi makro terhadap risiko kredit
- Penentuan provisi berdasarkan tingkat risiko debitur
- Integrasi hasil analisis risiko dengan pencatatan ECL
- Dokumentasi dan validasi asumsi risiko
5. Pengakuan dan Pencatatan ECL
- Pengakuan provisi ECL dalam laporan laba rugi
- Penyesuaian provisi sesuai perubahan risiko
- Pencatatan jurnal untuk tahap 1, 2, dan 3
- Integrasi pencatatan dengan sistem akuntansi bank
- Monitoring pergerakan ECL secara periodik
- Pengungkapan ECL dalam catatan laporan keuangan
6. Penyajian Laporan Keuangan Sesuai PSAK 71
- Pengaruh ECL terhadap neraca dan laba rugi
- Penyajian cadangan kerugian kredit
- Pengungkapan asumsi dan metodologi ECL
- Penyajian kredit bermasalah dan restrukturisasi
- Penyajian dampak PSAK 71 terhadap rasio keuangan
- Kepatuhan terhadap regulasi OJK dan standar akuntansi
7. Integrasi PSAK 71 dengan Manajemen Risiko Kredit
- Hubungan pencatatan ECL dengan manajemen risiko
- Pemanfaatan data historis kredit untuk model ECL
- Monitoring performa portofolio kredit secara kuantitatif
- Penentuan strategi mitigasi risiko berbasis ECL
- Koordinasi antara unit akuntansi, risiko, dan kredit
- Evaluasi efektivitas mitigasi risiko melalui analisis ECL
8. Implementasi Teknologi untuk PSAK 71
- Sistem informasi dan software pendukung perhitungan ECL
- Integrasi database kredit dan data ekonomi makro
- Automasi pencatatan dan monitoring ECL
- Dashboard analitik untuk manajemen risiko kredit
- Validasi dan audit sistem perhitungan ECL
- Penguatan kompetensi staf dalam penggunaan teknologi
9. Evaluasi dan Review Implementasi PSAK 71
- Audit internal dan review kepatuhan PSAK 71
- Analisis perbedaan estimasi ECL dan realisasi kerugian
- Continuous improvement proses perhitungan ECL
- Penyesuaian asumsi ekonomi dan risiko secara periodik
- Dokumentasi review dan rekomendasi perbaikan
- Pelaporan hasil evaluasi kepada manajemen
10. Best Practices Implementasi PSAK 71
- Studi kasus implementasi PSAK 71 di bank komersial
- Pembelajaran dari tantangan dan kegagalan implementasi
- Strategi optimalisasi perhitungan ECL dan penyajian laporan
- Integrasi PSAK 71 dengan strategi kredit dan restrukturisasi
- Penguatan kompetensi tim akuntansi dan risiko
- Pengembangan sistem akuntansi dan reporting yang berkelanjutan
Participants
- Accounting & Tax
- Finance
- Analisis Kredit / Pembiayaan
- Risk Management
- Compliance
- Audit Internal
- Strategi & Perencanaan
- Produk & Pengembangan Bisnis
- Operasional
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir Gendhis Consultant
- Pick Up Participant (Yogyakarta)