Analisis Pembiayaan Syariah & Teknik Skoring Kredit
Analisis Pembiayaan Syariah & Teknik Skoring Kredit
Description
Analisis Pembiayaan Syariah adalah proses evaluasi kelayakan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah (sharia-compliant), seperti Murabahah, Ijarah, Musyarakah, dan Mudharabah. Analisis ini menilai kemampuan nasabah untuk memenuhi kewajiban pembiayaan tanpa melanggar prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba (bunga) dan gharar (ketidakpastian).
Teknik Skoring Kredit adalah metode kuantitatif untuk menilai risiko kredit calon nasabah. Skoring kredit mengubah data keuangan dan profil nasabah menjadi skor numerik yang membantu bank dalam membuat keputusan pembiayaan secara objektif.
Dalam konteks perbankan syariah, kombinasi analisis pembiayaan syariah dan skoring kredit memastikan pembiayaan aman, efisien, dan sesuai prinsip syariah.
Objectives
Tujuan Analisis Pembiayaan Syariah
- Menilai kelayakan nasabah dari perspektif syariah dan risiko finansial.
- Memastikan pembiayaan sesuai prinsip syariah (tidak mengandung riba, gharar, atau maysir).
- Membantu menentukan struktur pembiayaan yang optimal.
- Mendukung kepatuhan terhadap regulasi OJK dan Dewan Syariah Nasional.
Tujuan Teknik Skoring Kredit
- Memberikan penilaian risiko yang objektif dan terukur.
- Mempercepat proses pengambilan keputusan pembiayaan.
- Mengurangi risiko gagal bayar (NPL – Non-Performing Loan).
- Menyediakan dasar untuk segmentasi nasabah dan strategi pricing.
Course outline
A. Analisis Pembiayaan Syariah
1. Prinsip dan Produk Syariah
Murabahah (jual beli dengan margin keuntungan)
Ijarah (sewa/lease)
Musyarakah (kemitraan)
Mudharabah (bagi hasil)
2. Analisis Kelayakan Nasabah
Profil nasabah: identitas, reputasi, histori usaha
Analisis keuangan: laporan laba rugi, cash flow, rasio keuangan
Analisis usaha: prospek bisnis, sektor, risiko pasar
3. Penentuan Struktur Pembiayaan
Skema bagi hasil atau margin tetap
Jangka waktu, cicilan, dan mitigasi risiko
4. Dokumentasi dan Kepatuhan
Akad syariah yang sesuai
Pemeriksaan kepatuhan syariah dan regulasi OJK
B. Teknik Skoring Kredit
1. Pengumpulan Data Nasabah
Data demografis, finansial, dan historis kredit
Informasi eksternal: BI checking, referensi bank lain
2. Metode Skoring
Skoring tradisional: manual scoring berdasarkan parameter risiko
Skoring kuantitatif: menggunakan model statistik / algoritma
3. Parameter Penilaian Risiko
Capacity: kemampuan bayar nasabah
Capital: modal dan kekayaan bersih
Character: reputasi dan integritas
Collateral: agunan atau jaminan
Condition: kondisi usaha dan ekonomi
4. Interpretasi Skor
Threshold skor untuk approve, conditional, atau reject
Integrasi hasil skoring dengan keputusan manajemen pembiayaan
5. Monitoring dan Review
Re-assessment periodik untuk nasabah yang sedang berjalan
Penyesuaian scoring berdasarkan performa kredit dan kondisi pasar
Participants
- Sharia Banking / Unit Usaha Syariah
- Credit Analysis
- Credit Management
- Risk Management
- Corporate Banking
- Retail Banking
- Finance
- Compliance
- Data Analytics
- Internal Audit
- Strategic Planning
- Management
- Top Management / Executive
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir Gendhis Consultant
- Pick Up Participant (Yogyakarta)