Modern Data Center & Infrastructure Management
Scheduled 19 – 20 Agustus 2026 Malang
Registration
Modern Data Center & Infrastructure Management

Modern Data Center & Infrastructure Management

19 – 20 Agustus 2026 Malang Hotel Ibis Styles

Description

Data Center merupakan pusat pengelolaan infrastruktur TI yang menjadi fondasi utama bagi layanan digital modern, khususnya dalam industri perbankan. Hampir seluruh aktivitas bisnis seperti transaksi elektronik, mobile banking, internet banking, sistem pembayaran, analitik data, hingga layanan digital nasabah bergantung pada ketersediaan dan performa data center.

 

Perkembangan teknologi yang semakin cepat mendorong organisasi untuk beralih dari konsep data center tradisional menuju Modern Data Center yang lebih fleksibel, otomatis, aman, dan efisien. Modern Data Center mengintegrasikan berbagai teknologi seperti virtualisasi, cloud computing, software-defined infrastructure, automation, artificial intelligence (AI), serta monitoring berbasis analitik untuk meningkatkan keandalan layanan TI.

 

Dalam lingkungan perbankan yang membutuhkan layanan 24/7 dengan standar keamanan dan kepatuhan tinggi, pengelolaan data center harus menerapkan prinsip Infrastructure Management Excellence, yaitu kemampuan mengelola sumber daya TI secara optimal, proaktif, dan berorientasi pada kualitas layanan bisnis

Objectives

  • Meningkatkan availability, reliability, dan performance infrastruktur TI.
  • Memastikan layanan digital perbankan dapat berjalan secara aman dan berkelanjutan.
  • Mengoptimalkan penggunaan sumber daya komputasi, storage, network, dan fasilitas data center.
  • Meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi dan standardisasi proses.
  • Mengurangi risiko downtime dan gangguan layanan.
  • Mendukung kebutuhan bisnis melalui infrastruktur yang scalable dan agile.
  • Memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan, regulasi, dan tata kelola TI.

Course outline

1. Evolusi Data Center Modern

  • Traditional Data Center
  • Karakteristik:
  • Infrastruktur fisik dengan konfigurasi manual.
  • Ketergantungan tinggi pada hardware.
  • Provisioning server membutuhkan waktu lama.
  • Monitoring dilakukan secara terpisah.
  • Modern Data Center
  • Karakteristik:
  • Virtualized dan software-defined infrastructure.
  • Otomatisasi provisioning dan deployment.
  • Monitoring terintegrasi secara real-time.
  • Mendukung hybrid cloud dan multi-cloud.
  • Menggunakan pendekatan Infrastructure as Code (IaC).

2. Arsitektur Modern Data Center

  • Komponen Utama:
  • Compute Infrastructure
  • Physical server.
  • Virtual machine (VM).
  • Container platform.
  • High-performance computing.
  • Storage Infrastructure
  • SAN (Storage Area Network).
  • NAS (Network Attached Storage).
  • Object storage.
  • Software-defined storage.
  • Network Infrastructure
  • High-speed switching.
  • Software Defined Networking (SDN).
  • Network virtualization.
  • Zero Trust Network Architecture.
  • Facility Infrastructure
  • Power management.
  • Cooling system.
  • Fire suppression.
  • Physical security.
  • Environmental monitoring

3. Virtualization & Cloud Infrastructure

  • Virtualisasi menjadi komponen utama dalam modernisasi data center.
  • Manfaat:
  • Optimalisasi penggunaan server.
  • Pengurangan biaya operasional.
  • Fleksibilitas provisioning.
  • Kemudahan disaster recovery.
  • Teknologi yang umum digunakan:
  • Server virtualization.
  • Network virtualization.
  • Storage virtualization.
  • Containerization.
  • Pendekatan cloud:
  • Private Cloud.
  • Public Cloud.
  • Hybrid Cloud.
  • Multi Cloud.

4. Data Center Automation

  • Automation membantu meningkatkan kecepatan dan konsistensi operasional.
  • Area automation:
  • Infrastructure Provisioning
  • Otomatisasi pembuatan server.
  • Deployment aplikasi.
  • Konfigurasi jaringan.
  • Monitoring Automation
  • Automatic alerting.
  • Event correlation.
  • Self-healing infrastructure.
  • Configuration Management
  • Standardisasi konfigurasi.
  • Pengurangan human error.
  • Compliance checking.
  • Teknologi pendukung:
  • Infrastructure as Code (IaC).
  • Configuration Management Tools.
  • Orchestration Platform.

5. Infrastructure Monitoring & Observability

  • Monitoring modern tidak hanya melihat status perangkat, tetapi memahami kondisi layanan secara menyeluruh.
  • Komponen observability:
  • Metrics
  • Pengukuran performa:
  • CPU utilization.
  • Memory usage.
  • Network throughput.
  • Storage performance.
  • Logs
  • Analisis aktivitas sistem:
  • System logs.
  • Application logs.
  • Security logs.
  • Traces
  • Pelacakan perjalanan transaksi aplikasi.
  • Manfaat:
  • Deteksi masalah lebih cepat.
  • Analisis root cause.
  • Pencegahan gangguan layanan.

6. High Availability & Disaster Recovery

  • Data center perbankan membutuhkan tingkat availability yang tinggi.
  • Konsep utama:
  • High Availability (HA)
  • Redundant hardware.
  • Cluster system.
  • Load balancing.
  • Failover mechanism.
  • Disaster Recovery (DR)
  • Meliputi:
  • Backup strategy.
  • Recovery procedure.
  • Disaster Recovery Site.
  • DR Testing.
  • Parameter penting:
  • Recovery Time Objective (RTO)
  • Target waktu pemulihan layanan.
  • Recovery Point Objective (RPO)
  • Target jumlah kehilangan data yang dapat diterima.

7. Data Center Security Management

  • Keamanan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan data center.
  • Area keamanan:
  • Physical Security
  • Access control.
  • CCTV monitoring.
  • Visitor management.
  • Infrastructure Security
  • Firewall.
  • Network segmentation.
  • Vulnerability management.
  • Identity Security
  • Identity and Access Management (IAM).
  • Privileged Access Management (PAM).
  • Multi-factor Authentication (MFA).

8. Energy Efficiency & Green Data Center

  • Modern data center juga memperhatikan efisiensi energi.
  • Strategi:
  • Efficient cooling system.
  • Renewable energy utilization.
  • Server consolidation.
  • Power Usage Effectiveness (PUE) optimization.
  • Manfaat:
  • Pengurangan biaya operasional.
  • Mendukung sustainability.
  • Mengurangi dampak lingkungan.

9. Infrastructure Management Framework

  • Framework yang umum digunakan:
  • ITIL
  • Digunakan untuk:
  • Service management.
  • Incident management.
  • Change management.
  • Problem management.
  • COBIT
  • Digunakan untuk:
  • IT governance.
  • Risk management.
  • Compliance.
  • ISO Standards

Participants

  • Information Technology
  • Banking
  • Risk Management
  • Perencanaan & Pengembangan
  • Compliance & APUPPT
  • Audit Internal
  • Leadership Program
  • Finance
  • Corporate Secretary & Humas
  • General Affair

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top