Formulasi Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit yang Efektif untuk Pertumbuhan Bisnis
Running 18 – 19 Agustus 2026 Yogyakarta
Registration
Formulasi Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit yang Efektif untuk Pertumbuhan Bisnis

Formulasi Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit yang Efektif untuk Pertumbuhan Bisnis

18 – 19 Agustus 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Styles

Description

Konsep Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit menjadi elemen penting dalam membangun kerangka pengambilan keputusan berbasis risiko. Risk Appetite menggambarkan tingkat dan jenis risiko yang bersedia diambil organisasi untuk mencapai sasaran strategis, Risk Tolerance menetapkan batas variasi risiko yang masih dapat diterima, sedangkan Risk Limit memberikan batas operasional yang lebih spesifik untuk memastikan aktivitas bisnis tetap berada dalam koridor yang telah ditetapkan.

 

Namun, banyak organisasi masih menghadapi tantangan dalam menerjemahkan strategi bisnis ke dalam parameter risiko yang terukur dan dapat diterapkan oleh seluruh unit kerja. Ketidaktepatan dalam merumuskan risk appetite dapat menyebabkan organisasi terlalu berhati-hati sehingga kehilangan peluang pertumbuhan, atau sebaliknya mengambil risiko berlebihan yang dapat mengancam keberlanjutan bisnis.

 

Pelatihan Formulasi Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit yang Efektif untuk Pertumbuhan Bisnis dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menyusun kerangka risk appetite yang selaras dengan strategi organisasi. Peserta akan mempelajari bagaimana menetapkan parameter risiko, menghubungkannya dengan sasaran bisnis, serta membangun mekanisme monitoring agar pengambilan keputusan tetap mendukung pertumbuhan dengan tingkat risiko yang terkendali.

Objectives

  • Memahami konsep dan perbedaan antara Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit.
  • Memahami hubungan antara strategi bisnis, Enterprise Risk Management (ERM), dan risk appetite framework.
  • Mengidentifikasi faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan risk appetite organisasi.
  • Menyusun risk appetite statement yang jelas, terukur, dan selaras dengan tujuan strategis.
  • Menetapkan risk tolerance dan risk limit yang sesuai dengan kapasitas serta kemampuan organisasi dalam menanggung risiko.
  • Mengintegrasikan risk appetite ke dalam proses pengambilan keputusan, perencanaan bisnis, dan pengendalian risiko.
  • Mengembangkan mekanisme monitoring dan pelaporan untuk memastikan risiko tetap berada dalam batas yang ditetapkan

Course outline

1. Konsep Dasar Risk Appetite Framework

  • Peran risk appetite dalam Enterprise Risk Management (ERM).
  • Hubungan antara risiko, strategi, dan pertumbuhan bisnis.
  • Konsep Risk Capacity, Risk Appetite, Risk Tolerance, dan Risk Limit.
  • Prinsip-prinsip penyusunan risk appetite framework.

2. Menyelaraskan Risk Appetite dengan Strategi Bisnis

  • Memahami tujuan strategis organisasi.
  • Mengidentifikasi risiko yang melekat pada strategi bisnis.
  • Menghubungkan strategic objectives dengan risk appetite.
  • Menentukan tingkat risiko yang mendukung penciptaan nilai.

3. Penyusunan Risk Appetite Statement (RAS)

  • Struktur dan elemen Risk Appetite Statement.
  • Menentukan jenis risiko yang dapat dan tidak dapat diterima.
  • Penyusunan qualitative dan quantitative risk appetite.
  • Contoh formulasi risk appetite untuk berbagai jenis risiko:
  • Risiko keuangan.
  • Risiko operasional.
  • Risiko kepatuhan.
  • Risiko reputasi.

4. Penetapan Risk Tolerance dan Risk Limit

  • Konsep batas toleransi risiko.
  • Menentukan indikator dan parameter pengukuran.
  • Penyusunan threshold dan escalation criteria.
  • Hubungan Risk Limit dengan proses bisnis dan unit kerja.

5. Integrasi Risk Appetite dengan Performance Management

  • Hubungan Risk Appetite dengan KPI dan KRI.
  • Penyelarasan target bisnis dengan batas risiko.
  • Penggunaan Key Risk Indicators (KRI) sebagai early warning system.
  • Pengembangan dashboard risiko dan kinerja.

6. Implementasi dan Governance Risk Appetite Framework

  • Peran dewan, manajemen, dan risk owner.
  • Mekanisme komunikasi risk appetite ke seluruh organisasi.
  • Integrasi risk appetite dalam kebijakan dan prosedur.
  • Monitoring kepatuhan terhadap risk limit.

7. Workshop Formulasi Risk Appetite

  • Identifikasi tujuan strategis organisasi.
  • Penyusunan risk profile.
  • Formulasi Risk Appetite Statement.
  • Penetapan risk tolerance dan risk limit.
  • Penyusunan dashboard monitoring risiko.
  • Presentasi dan evaluasi hasil workshop

Participants

  • Risk Management
  • Leadership Program
  • Perencanaan & Pengembangan
  • Banking
  • Compliance & APUPPT
  • Audit Internal
  • Finance
  • Corporate Secretary & Humas
  • Treasury & Investment
  • Information Technology

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top