Best Practices Corporate Secretary sesuai Regulasi OJK dan BEI
Scheduled 05 - 06 Agustus 2026 Yogyakarta
Registration
Best Practices Corporate Secretary sesuai Regulasi OJK dan BEI

Best Practices Corporate Secretary sesuai Regulasi OJK dan BEI

05 - 06 Agustus 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Description

Dalam industri pasar modal, Corporate Secretary memiliki peran penting sebagai penghubung antara perusahaan, regulator, investor, pemegang saham, dan publik. Peran ini tidak lagi terbatas pada fungsi administratif, tetapi berkembang menjadi fungsi strategis yang memastikan penerapan Good Corporate Governance (GCG), kepatuhan terhadap regulasi, keterbukaan informasi, serta penguatan kepercayaan investor.

Bagi perusahaan terbuka (Emiten atau Perusahaan Publik), Corporate Secretary memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemenuhan kewajiban berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk penyampaian informasi material, pengelolaan hubungan dengan pemegang saham, penyelenggaraan RUPS, pengelolaan dokumen korporasi, serta mendukung penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel. OJK juga mengatur kewajiban keterbukaan informasi dan tata kelola bagi Emiten atau Perusahaan Publik melalui berbagai regulasi pasar modal.

Objectives

  • Memahami fungsi dan tanggung jawab Corporate Secretary pada perusahaan terbuka.
  • Memahami regulasi utama OJK dan BEI yang berkaitan dengan fungsi Corporate Secretary.
  • Mengelola kewajiban keterbukaan informasi secara tepat waktu, akurat, dan transparan.
  • Menyelenggarakan proses RUPS dan rapat organ perusahaan sesuai prinsip tata kelola yang baik.
  • Mengelola hubungan dengan regulator, investor, pemegang saham, dan stakeholder lainnya.
  • Mengidentifikasi risiko kepatuhan dan risiko reputasi dalam aktivitas Corporate Secretary.
  • Menerapkan best practices Corporate Secretary untuk meningkatkan kualitas governance perusahaan.

Course outline

  • Modul 1. Peran dan Fungsi Corporate Secretary pada Perusahaan Terbuka
  • Evolusi fungsi Corporate Secretary 
  • Kedudukan Corporate Secretary dalam struktur organisasi 
  • Tanggung jawab kepada Direksi dan Dewan Komisaris 
  • Corporate Secretary sebagai governance advisor 
  • Peran Corporate Secretary dalam menciptakan corporate value 
  • Modul 2. Regulasi OJK dan BEI untuk Corporate Secretary
  • Kerangka regulasi pasar modal Indonesia 
  • Peraturan OJK terkait Emiten dan Perusahaan Publik 
  • Ketentuan Bursa Efek Indonesia terkait keterbukaan informasi 
  • Kewajiban pelaporan perusahaan terbuka 
  • Peran Corporate Secretary dalam memastikan compliance 
  • Modul 3. Keterbukaan Informasi dan Disclosure Management
  • Prinsip keterbukaan informasi 
  • Informasi material dan informasi yang wajib diumumkan 
  • Proses pengumpulan dan validasi informasi 
  • Penyampaian laporan kepada regulator dan publik 
  • Pengelolaan informasi sensitif dan confidential information 
  • Pencegahan risiko insider trading 
  • Modul 4. Pengelolaan RUPS dan Corporate Action
  • Persiapan dan pelaksanaan RUPS 
  • Penyusunan agenda RUPS 
  • Penyampaian informasi kepada pemegang saham 
  • Dokumentasi keputusan RUPS 
  • Corporate action: 
  • Modul 5. Good Corporate Governance (GCG) dan Board Management
  • Prinsip dasar GCG 
  • Hubungan Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite 
  • Pengelolaan Board Meeting 
  • Penyusunan agenda strategis rapat 
  • Minutes of Meeting yang efektif 
  • Pengelolaan corporate governance documentation 
  • Modul 6. Investor Relations dan Stakeholder Engagement
  • Peran Corporate Secretary dalam Investor Relations 
  • Komunikasi dengan investor dan analis 
  • Pengelolaan komunikasi publik 
  • Corporate presentation dan disclosure material 
  • Membangun kepercayaan pasar 
  • Modul 7. Risk Management untuk Corporate Secretary
  • Risiko kepatuhan regulasi 
  • Risiko keterlambatan disclosure 
  • Risiko reputasi perusahaan 
  • Crisis communication management 
  • Penanganan isu publik dan media 
  • Penyusunan crisis response plan 
  • Modul 8. Digital Corporate Secretary dan Governance Technology
  • Digitalisasi proses Corporate Secretary 
  • Electronic Board Meeting 
  • Digital document management 
  • Pengelolaan database pemegang saham 
  • Cybersecurity awareness 
  • Pemanfaatan teknologi untuk efektivitas governance 
  • Modul 9. Workshop Best Practices Corporate Secretary
  • Review contoh kasus pelanggaran keterbukaan informasi 
  • Simulasi penyusunan keterbukaan informasi 
  • Simulasi persiapan RUPS 
  • Penyusunan governance calendar 
  • Penyusunan action plan peningkatan fungsi Corporate Secretary

Participants

  • Divisi Corporate Secretary
  • Divisi Sekretariat Perusahaan
  • Divisi Kepatuhan (Compliance)
  • Divisi Hukum (Legal)
  • Divisi Tata Kelola Perusahaan (GCG)
  • Divisi Hubungan Investor (Investor Relations)
  • Divisi Komunikasi Korporat (Corporate Communication)
  • Divisi Audit Internal
  • Divisi Manajemen Risiko
  • Divisi Pengendalian Internal
  • Divisi Pelaporan & Keterbukaan Informasi
  • Divisi ESG / Keuangan Berkelanjutan
  • Divisi Perencanaan Strategis
  • Divisi Direksi
  • Divisi Dewan Komisaris

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top