Update Strategi Anti-Fraud: Menghadapi Modus Social Engineering Terbaru
Scheduled 15 – 16 April 2026 Yogyakarta
Registration
Update Strategi Anti-Fraud: Menghadapi Modus Social Engineering Terbaru

Update Strategi Anti-Fraud: Menghadapi Modus Social Engineering Terbaru

15 – 16 April 2026 Yogyakarta Hotel Ibis Style

Description

Perkembangan teknologi digital dan interaksi nasabah melalui berbagai kanal perbankan telah memperluas peluang terjadinya fraud berbasis social engineering. Modus serangan seperti phishing, vishing, smishing, pretexting, dan business email compromise semakin canggih dan terpersonalisasi, menargetkan karyawan maupun nasabah bank. Serangan ini tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga berdampak pada reputasi, kepatuhan regulasi, dan kepercayaan publik terhadap institusi perbankan. Metode deteksi tradisional kini tidak cukup efektif, sehingga bank memerlukan strategi anti-fraud yang lebih adaptif dan berbasis pemahaman psikologi sosial, teknologi, dan analisis data.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang strategi anti-fraud terkini yang khusus menangani social engineering dalam konteks perbankan. Peserta akan mempelajari karakteristik serangan terbaru, kerentanan internal dan eksternal, teknik investigasi, serta implementasi kontrol pencegahan berbasis teknologi dan proses. Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis studi kasus nyata, pelatihan ini membantu peserta membangun sistem proteksi, memperkuat kultur keamanan, serta meningkatkan ketahanan organisasi terhadap modus social engineering yang terus berkembang.

Objectives

  • Memberikan pemahaman mendalam mengenai modus social engineering terbaru di sektor perbankan.
  • Meningkatkan kemampuan deteksi dan investigasi fraud berbasis social engineering.
  • Membekali peserta dengan strategi pencegahan yang efektif untuk melindungi bank dan nasabah.
  • Mengembangkan keterampilan mitigasi risiko fraud melalui kontrol internal, teknologi, dan edukasi karyawan.
  • Memperkuat budaya keamanan siber dan kesadaran anti-fraud di seluruh organisasi bank.

Course outline

1. Pengenalan Social Engineering dalam Perbankan

  • Definisi social engineering dan relevansinya di perbankan
  • Perbedaan social engineering dengan modus fraud teknis
  • Dampak social engineering terhadap bank dan nasabah
  • Faktor yang membuat bank rentan terhadap social engineering
  • Hubungan antara human factor dan risiko fraud

2. Evolusi Modus Social Engineering

  • Phishing tradisional vs spear phishing dan whaling
  • Vishing (voice phishing) dan smishing (SMS phishing)
  • Pretexting dan impersonation
  • Business Email Compromise (BEC)
  • Deepfake dan synthetic identity fraud
  • Modus social engineering terbaru yang menargetkan bank digital
  • Tren global dan regional serangan social engineering

3. Psikologi di Balik Social Engineering

  • Prinsip manipulasi psikologis pelaku fraud
  • Teknik social proof, urgency, authority, dan scarcity
  • Faktor kognitif yang mempengaruhi korban
  • Behavioral pattern recognition untuk mendeteksi indikasi social engineering
  • Peran kultur organisasi dalam mengurangi kerentanan

4. Identifikasi Kerentanan Internal dan Eksternal

  • Kerentanan karyawan terhadap phishing dan impersonation
  • Kerentanan sistem TI dan komunikasi internal
  • Eksposur data nasabah yang dapat dieksploitasi
  • Risiko penggunaan perangkat pribadi (BYOD)
  • Evaluasi proses bisnis yang rentan terhadap social engineering
  • Audit internal untuk mengidentifikasi titik rawan fraud

5. Teknik Deteksi Social Engineering

  • Analisis email dan pesan mencurigakan
  • Teknik verification untuk komunikasi inbound dan outbound
  • Monitoring anomali aktivitas akun internal
  • Penggunaan machine learning untuk mendeteksi pola komunikasi mencurigakan
  • Threat intelligence dan update modus serangan terkini
  • Integrasi SIEM dengan alert system untuk social engineering

6. Strategi Pencegahan dan Kontrol Internal

  • Penguatan prosedur verifikasi identitas nasabah dan internal
  • Multi-factor authentication (MFA) pada sistem kritikal
  • Approval dan dual control untuk transaksi sensitif
  • Penggunaan digital signatures dan secure communication channels
  • Pembatasan akses informasi sensitif berbasis kebutuhan kerja
  • Penguatan budaya keamanan digital di seluruh organisasi

7. Edukasi dan Kesadaran Karyawan

  • Program awareness training anti-fraud
  • Simulasi phishing dan social engineering testing
  • Gamifikasi edukasi untuk meningkatkan keterlibatan karyawan
  • Pelatihan karyawan baru dan refreshment berkala
  • Role-based training untuk posisi dengan akses tinggi

8. Investigasi dan Penanganan Insiden Social Engineering

  • Tahapan investigasi fraud berbasis social engineering
  • Dokumentasi dan tracking insiden
  • Teknik wawancara dan forensic interviewing
  • Analisis digital evidence: email headers, logs, dan metadata
  • Koordinasi dengan tim IT dan legal compliance
  • Lessons learned dan perbaikan kontrol internal

9. Integrasi Teknologi Anti-Fraud

  • Penggunaan AI dan machine learning untuk mendeteksi perilaku mencurigakan
  • Natural Language Processing (NLP) untuk analisis email dan pesan
  • Anomaly detection berbasis aktivitas karyawan dan transaksi
  • Automated alert dan case management system
  • Threat intelligence sharing dengan industri perbankan

10. Regulasi, Kepatuhan, dan Standar Industri

  • Peraturan anti-fraud dan perlindungan konsumen di sektor perbankan
  • Kepatuhan terhadap data privacy dan keamanan informasi
  • Standar ISO terkait keamanan informasi (ISO 27001)
  • Best practice global untuk mitigasi social engineering
  • Audit dan reporting untuk memenuhi regulasi

11. Studi Kasus Social Engineering pada Perbankan

  • Analisis kasus phishing skala besar di bank global
  • Studi kasus Business Email Compromise pada transaksi korporasi
  • Insiden vishing dan smishing pada nasabah ritel
  • Evaluasi efektivitas mitigasi dan response plan

12. Strategi Penguatan Kultur Anti-Fraud

  • Membentuk tim security champions di tiap unit
  • Penguatan komunikasi internal terkait risiko fraud
  • Reward dan recognition bagi perilaku aman
  • Continuous learning dan update modus social engineering
  • Kolaborasi antar-departemen untuk mitigasi risiko

13. Roadmap Implementasi Anti-Fraud Social Engineering

  • Tahapan assessment risiko dan gap analysis
  • Pengembangan teknologi pendukung deteksi dan pencegahan
  • Monitoring, review, dan continuous improvement
  • Integrasi anti-fraud strategy dalam enterprise risk management bank

Participants

  • Divisi Fraud Risk Management
  • Divisi Kepatuhan (Compliance)
  • Divisi Manajemen Risiko
  • Divisi Keamanan Informasi / IT Security
  • Divisi IT / Teknologi Informasi
  • Divisi Operasional
  • Divisi Customer Experience (CX)
  • Divisi Audit Internal
  • Divisi Data & Analytics
  • Divisi Direksi / Board of Directors

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir Gendhis Consultant
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top