Akselerasi Digitalisasi BPR & Kerja Sama FinTech (Channeling - Joint Financing) Peluang Perluasan Pasar dan Mitigasi Risiko Legal Kemitraan
Akselerasi Digitalisasi BPR & Kerja Sama FinTech (Channeling - Joint Financing) Peluang Perluasan Pasar dan Mitigasi Risiko Legal Kemitraan
Description
Transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis bagi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dalam menghadapi perubahan perilaku nasabah, meningkatnya persaingan industri jasa keuangan, serta berkembangnya ekosistem ekonomi digital. Digitalisasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan efisiensi operasional, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperluas jangkauan layanan, meningkatkan pengalaman nasabah, dan menciptakan model bisnis yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Salah satu strategi yang semakin berkembang adalah kemitraan antara BPR dengan perusahaan Financial Technology (FinTech) melalui skema channeling, joint financing, maupun bentuk kolaborasi digital lainnya. Kemitraan tersebut membuka peluang untuk memperluas akses pembiayaan, meningkatkan penghimpunan nasabah baru, mempercepat proses bisnis, serta memanfaatkan teknologi digital tanpa harus membangun seluruh infrastruktur secara mandiri. Namun demikian, kerja sama tersebut juga membawa berbagai risiko yang perlu dikelola secara memadai, antara lain risiko hukum, kepatuhan, operasional, keamanan data, reputasi, dan risiko pihak ketiga (third-party risk).
Pelatihan Akselerasi Digitalisasi BPR & Kerja Sama FinTech (Channeling / Joint Financing): Peluang Perluasan Pasar dan Mitigasi Risiko Legal Kemitraan dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai strategi digitalisasi BPR, model kemitraan dengan FinTech, penyusunan tata kelola kerja sama, serta mitigasi risiko hukum dan operasional agar kolaborasi dapat berjalan secara aman, efektif, dan sesuai dengan ketentuan regulator.
Objectives
- Memahami arah transformasi digital dan strategi digitalisasi yang relevan bagi BPR.
- Memahami berbagai model kerja sama antara BPR dan perusahaan FinTech, termasuk channeling, joint financing, referral, dan bentuk kolaborasi digital lainnya.
- Mengidentifikasi peluang pengembangan bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital dan kemitraan strategis.
- Menganalisis risiko hukum, operasional, kepatuhan, dan keamanan informasi dalam kerja sama BPR–FinTech.
- Menyusun perjanjian kerja sama yang memberikan perlindungan hukum dan pembagian tanggung jawab yang jelas bagi para pihak.
- Mengembangkan tata kelola kemitraan digital yang mendukung inovasi sekaligus memenuhi prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko
Course outline
1. Strategi Digitalisasi BPR
- Tren transformasi digital industri perbankan.
- Tantangan dan peluang digitalisasi BPR.
- Model bisnis digital pada BPR.
- Roadmap transformasi digital.
- Peran digitalisasi dalam peningkatan daya saing.
2. Ekosistem FinTech dan Model Kemitraan
- Perkembangan industri FinTech.
- Karakteristik berbagai model bisnis FinTech.
- Skema channeling, joint financing, referral, payment services, dan digital onboarding.
- Pembagian peran dan tanggung jawab dalam kemitraan.
- Analisis manfaat dan tantangan kolaborasi.
3. Strategi Perluasan Pasar Melalui Kemitraan Digital
- Akuisisi nasabah berbasis platform digital.
- Penyaluran kredit melalui ekosistem digital.
- Pengembangan produk dan layanan bersama.
- Pemanfaatan data untuk meningkatkan kualitas layanan.
- Strategi pemasaran digital dan customer engagement.
4. Manajemen Risiko dalam Kerja Sama BPR–FinTech
- Risiko operasional dan teknologi informasi.
- Risiko kredit pada skema channeling dan joint financing.
- Risiko kepatuhan dan perlindungan konsumen.
- Risiko keamanan siber dan perlindungan data pribadi.
- Risiko reputasi dan risiko pihak ketiga (third-party risk).
5. Mitigasi Risiko Legal Kemitraan
- Prinsip hukum dalam perjanjian kerja sama.
- Due diligence terhadap mitra FinTech.
- Penyusunan klausul pembagian hak, kewajiban, dan tanggung jawab.
- Pengaturan kerahasiaan data, hak kekayaan intelektual, dan penyelesaian sengketa.
- Pengakhiran kerja sama dan exit strategy.
6. Tata Kelola dan Kepatuhan
- Kerangka tata kelola kemitraan digital.
- Peran direksi, komisaris, dan komite terkait.
- Kebijakan internal dan Standard Operating Procedure (SOP).
- Pengawasan dan evaluasi kinerja mitra.
- Kepatuhan terhadap regulasi dan penerapan prinsip kehati-hatian.
7. Monitoring Kinerja dan Evaluasi Kemitraan
- Penetapan Key Performance Indicator (KPI) kemitraan.
- Monitoring kualitas portofolio pembiayaan.
- Evaluasi efektivitas kerja sama.
- Pengelolaan risiko secara berkelanjutan.
- Strategi pengembangan kemitraan jangka panjang.
8. Studi Kasus dan Workshop
- Analisis model kerja sama BPR dengan FinTech.
- Simulasi penyusunan perjanjian kemitraan.
- Identifikasi risiko hukum dan operasional.
- Penyusunan kerangka tata kelola kemitraan digital.
- Diskusi praktik terbaik (best practices) kolaborasi BPR–FinTech
Participants
- Banking
- Information Technology
- Credit
- Law
- Risk Management
- Compliance & APUPPT
- Perencanaan & Pengembangan
- Leadership Program
- Finance
- Audit Internal
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)