Analisis Risiko Operasional dan Appraisal Accuracy pada Penaksiran Barang Jaminan Non-Emas di Perusahaan Pergadaian
Scheduled 30 - 31 Juli 2026 Jakarta
Registration
Analisis Risiko Operasional dan Appraisal Accuracy pada Penaksiran Barang Jaminan Non-Emas di Perusahaan Pergadaian

Analisis Risiko Operasional dan Appraisal Accuracy pada Penaksiran Barang Jaminan Non-Emas di Perusahaan Pergadaian

30 - 31 Juli 2026 Jakarta Hotel Asyana Kemayoran

Description

Barang jaminan merupakan aset utama dalam kegiatan pembiayaan berbasis gadai. Untuk barang jaminan non-emas, seperti kendaraan bermotor, elektronik, alat berat, mesin, logam mulia selain emas, maupun aset bergerak lainnya, proses penaksiran (appraisal) memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan emas karena dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik, keaslian, spesifikasi teknis, nilai pasar, tingkat depresiasi, serta likuiditas objek jaminan.

 

Ketidakakuratan dalam proses appraisal dapat menimbulkan berbagai risiko operasional, antara lain kesalahan penetapan nilai pinjaman (over financing atau under financing), peningkatan risiko kredit, kerugian pada saat eksekusi agunan, potensi fraud, hingga risiko hukum dan reputasi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan pergadaian perlu menerapkan sistem penilaian yang objektif, terdokumentasi, berbasis manajemen risiko, serta didukung oleh pengendalian internal yang memadai.

 

Pelatihan "Analisis Risiko Operasional dan Appraisal Accuracy pada Penaksiran Barang Jaminan Non-Emas di Perusahaan Pergadaian" dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengidentifikasi risiko operasional pada proses penaksiran, menerapkan metodologi appraisal yang akurat, serta memperkuat sistem pengendalian guna mendukung kualitas portofolio pembiayaan dan keberlanjutan bisnis perusahaan pergadaian.

Objectives

  • Memahami karakteristik dan profil risiko barang jaminan non-emas pada perusahaan pergadaian.
  • Mengidentifikasi risiko operasional yang timbul dalam proses penerimaan, penaksiran, penyimpanan, dan pelelangan barang jaminan.
  • Menerapkan prinsip-prinsip appraisal yang objektif, akurat, konsisten, dan terdokumentasi.
  • Melakukan analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi nilai pasar dan nilai likuidasi barang jaminan.
  • Menyusun strategi mitigasi risiko melalui penguatan prosedur operasional, pengendalian internal, dan quality assurance.
  • Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam penetapan nilai taksiran dan plafon pinjaman

Course outline

1. Fundamental Risiko Operasional pada Pergadaian

  • Karakteristik bisnis pergadaian dan pembiayaan berbasis agunan. 
  • Jenis-jenis barang jaminan non-emas. 
  • Risiko operasional dalam siklus layanan pergadaian. 
  • Hubungan appraisal dengan manajemen risiko dan kualitas portofolio

2. Prinsip dan Metodologi Appraisal Barang Jaminan Non-Emas

  • Dasar-dasar penaksiran barang bergerak. 
  • Faktor-faktor yang memengaruhi nilai barang. 
  • Penentuan nilai pasar (market value) dan nilai likuidasi (liquidation value).
  • Teknik inspeksi fisik, verifikasi dokumen, dan autentikasi barang. 
  • Penentuan plafon pembiayaan berdasarkan nilai agunan. 

3. Analisis Risiko pada Proses Penaksiran

  • Risiko salah taksir (overvaluation dan undervaluation). 
  • Risiko pemalsuan dokumen dan barang. 
  • Risiko moral hazard dan fraud. 
  • Risiko perubahan harga pasar dan depresiasi aset. 
  • Risiko penyimpanan, kerusakan, dan kehilangan barang jaminan. 

4. Pengendalian Internal dan Quality Assurance Appraisal

  • Standar Operasional Prosedur (SOP) penaksiran. 
  • Mekanisme dual control dan review appraisal
  • Dokumentasi dan audit trail proses penilaian. 
  • Penggunaan teknologi pendukung dalam appraisal. 
  • Monitoring kualitas hasil penaksiran dan evaluasi kinerja penaksir. 

5. Mitigasi Risiko dan Tata Kelola Penaksiran

  • Penerapan kerangka manajemen risiko operasional. 
  • Penyusunan risk register dan key risk indicators (KRI). 
  • Strategi mitigasi terhadap risiko penaksiran dan agunan. 
  • Peran fungsi manajemen risiko, audit internal, dan kepatuhan. 
  • Pelaporan dan evaluasi insiden risiko operasional. 

6. Workshop dan Studi Kasus

  • Simulasi penaksiran berbagai jenis barang jaminan non-emas. 
  • Analisis studi kasus kesalahan appraisal dan dampaknya terhadap portofolio pembiayaan. 
  • Penyusunan Appraisal Risk Assessment dan Operational Risk Mitigation Plan
  • Evaluasi praktik terbaik (
  • best practices
  • ) dalam meningkatkan akurasi penaksiran dan efektivitas pengendalian operasional

Participants

  • Risk Management
  • Banking
  • Finance
  • Audit Internal
  • Compliance & APUPPT
  • Accounting & Tax
  • Law
  • Leadership Program
  • Perencanaan & Pengembangan
  • Information Technology

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top