Penerapan Program APU-PPT dan PPPSPM Berbasis Risiko (Risk-Based Approach) Sesuai Ketentuan PPATK
Penerapan Program APU-PPT dan PPPSPM Berbasis Risiko (Risk-Based Approach) Sesuai Ketentuan PPATK
Description
Peningkatan kompleksitas transaksi keuangan, perkembangan teknologi digital, serta munculnya berbagai modus tindak pidana pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal (PPSPM) menuntut organisasi untuk memiliki sistem pengendalian yang efektif. Lembaga jasa keuangan maupun penyedia barang dan/atau jasa tertentu wajib menerapkan program yang mampu mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memantau risiko terkait aktivitas tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM) dengan pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Approach/RBA) memungkinkan organisasi memfokuskan sumber daya pada area dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Pendekatan ini mencakup penilaian risiko terhadap pelanggan, produk, layanan, transaksi, saluran distribusi, dan wilayah geografis sehingga pengendalian dapat diterapkan secara proporsional dan efektif.
Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai kerangka regulasi APU-PPT dan PPPSPM di Indonesia, prinsip Risk-Based Approach, penerapan Customer Due Diligence (CDD), Enhanced Due Diligence (EDD), pemantauan transaksi, penyusunan profil risiko, serta mekanisme pelaporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan pedoman regulator yang berlaku.
Objectives
- Memahami konsep dan tujuan Program APU-PPT dan PPPSPM.
- Memahami kerangka regulasi nasional dan standar internasional terkait APU-PPT dan PPPSPM.
- Menerapkan pendekatan berbasis risiko (Risk-Based Approach) dalam pengelolaan risiko pencucian uang, pendanaan terorisme, dan PPSPM.
- Melaksanakan proses identifikasi dan verifikasi pelanggan melalui Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD).
- Mengidentifikasi transaksi dan aktivitas yang memerlukan perhatian lebih lanjut berdasarkan indikator risiko.
- Menyusun penilaian risiko dan profil risiko organisasi.
- Memahami proses pemantauan transaksi, dokumentasi, dan pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Mendukung penerapan budaya kepatuhan (compliance culture) dan pengendalian internal yang efektif
Course outline
1. Konsep Dasar APU-PPT dan PPPSPM
- Pengertian pencucian uang, pendanaan terorisme, dan PPSPM
- Tujuan dan manfaat penerapan APU-PPT dan PPPSPM
- Peran organisasi dalam pencegahan tindak pidana keuangan
- Prinsip tata kelola dan kepatuhan
2. Kerangka Regulasi
- Ketentuan peraturan perundang-undangan terkait APU-PPT dan PPPSPM
- Peran dan kewenangan PPATK
- Ketentuan regulator sektoral (sesuai sektor industri)
- Standar dan rekomendasi internasional yang relevan
- Konsekuensi hukum atas ketidakpatuhan
3. Risk-Based Approach (RBA)
- Konsep dan prinsip RBA
- Identifikasi faktor risiko
- Penilaian risiko pelanggan
- Penilaian risiko produk dan layanan
- Penilaian risiko saluran distribusi
- Penilaian risiko wilayah geografis
- Penyusunan Enterprise AML/CFT Risk Assessment
4. Customer Due Diligence (CDD) dan Enhanced Due Diligence (EDD)
- Identifikasi dan verifikasi pelanggan
- Beneficial Ownership
- Know Your Customer (KYC)
- Simplified Due Diligence (SDD)
- Enhanced Due Diligence (EDD)
- Politically Exposed Person (PEP)
- Proses ongoing due diligence
5. Pemantauan Transaksi dan Deteksi Aktivitas Berisiko
- Pemantauan transaksi
- Indikator transaksi tidak biasa
- Analisis pola transaksi
- Red flags pencucian uang dan pendanaan terorisme
- Dokumentasi hasil analisis
- Eskalasi dan tindak lanjut
6. Pelaporan dan Dokumentasi
- Kewajiban pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku
- Pengelolaan dokumentasi pendukung
- Penyimpanan data dan rekam jejak
- Peran unit kepatuhan
- Koordinasi internal dalam pelaporan
7. Tata Kelola Program APU-PPT dan PPPSPM
- Kebijakan dan prosedur internal
- Peran Direksi dan Dewan Komisaris
- Peran fungsi kepatuhan
- Pengendalian internal
- Audit dan evaluasi efektivitas program
- Pelatihan dan peningkatan kesadaran pegawai
8. Teknologi dan Analisis Risiko
- Pemanfaatan sistem pemantauan transaksi
- Analitik data dalam APU-PPT
- Otomasi proses penyaringan (screening)
- Dashboard kepatuhan
- Tren digital dalam kepatuhan APU-PPT
9. Workshop dan Studi Kasus
- Penyusunan profil risiko pelanggan
- Simulasi proses CDD dan EDD
- Analisis studi kasus transaksi berisiko
- Penyusunan matriks risiko
- Simulasi proses pelaporan
- Presentasi hasil dan diskusi
Participants
- Compliance & APUPPT
- Risk Management
- Banking
- Law
- Audit Internal
- Finance
- Information Technology
- Leadership Program
- Corporate Secretary & Humas
- Perencanaan & Pengembangan
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)