Building a Strong Risk Culture Across All Banking Lines Strategi Menanamkan Kesadaran Risiko (Risk Awareness) pada Lini Bisnis dan Operasional Depan
Scheduled 30 - 31 Juli 2026 Surabaya
Registration
Building a Strong Risk Culture Across All Banking Lines Strategi Menanamkan Kesadaran Risiko (Risk Awareness) pada Lini Bisnis dan Operasional Depan

Building a Strong Risk Culture Across All Banking Lines Strategi Menanamkan Kesadaran Risiko (Risk Awareness) pada Lini Bisnis dan Operasional Depan

30 - 31 Juli 2026 Surabaya Hotel Santika Pandegiling

Description

Dalam industri perbankan yang menghadapi perubahan regulasi, perkembangan teknologi, ancaman siber, serta dinamika ekonomi yang semakin kompleks, keberhasilan penerapan manajemen risiko tidak hanya bergantung pada fungsi Manajemen Risiko atau Kepatuhan, tetapi juga pada terbentuknya budaya risiko (risk culture) yang kuat di seluruh organisasi. Setiap pegawai, mulai dari lini bisnis, operasional, hingga manajemen, memiliki peran penting dalam mengidentifikasi, mengelola, dan melaporkan risiko sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

 

Budaya risiko yang kuat akan mendorong pengambilan keputusan yang lebih bijaksana, meningkatkan kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur, mengurangi kesalahan operasional, serta memperkuat perlindungan terhadap aset, reputasi, dan kepercayaan nasabah. Sebaliknya, rendahnya kesadaran risiko dapat menyebabkan terjadinya pelanggaran prosedur, fraud, kerugian operasional, hingga sanksi dari regulator.

 

Pelatihan ini dirancang untuk membangun pemahaman dan perilaku sadar risiko di seluruh lini organisasi melalui pendekatan yang praktis, interaktif, dan berbasis studi kasus. Peserta akan mempelajari bagaimana mengintegrasikan prinsip manajemen risiko ke dalam aktivitas operasional, pelayanan nasabah, pengambilan keputusan bisnis, serta membangun budaya yang mendukung komunikasi risiko secara terbuka dan bertanggung jawab

Objectives

  • Memahami konsep budaya risiko (risk culture) dan pentingnya dalam industri perbankan.
  • Mengidentifikasi berbagai jenis risiko yang muncul pada aktivitas bisnis dan operasional sehari-hari.
  • Meningkatkan kesadaran risiko (risk awareness) dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan.
  • Memahami peran dan tanggung jawab setiap lini organisasi dalam penerapan manajemen risiko.
  • Menerapkan prinsip Three Lines Model dalam pengelolaan risiko.
  • Mengembangkan komunikasi risiko yang efektif dan budaya pelaporan insiden tanpa rasa takut (speak-up culture).
  • Mengintegrasikan budaya risiko ke dalam pelayanan, operasional, dan pencapaian target bisnis.
  • Menyusun langkah-langkah penguatan budaya risiko di unit kerja masing-masing.

Course outline

1. Understanding Risk Culture

  • Konsep budaya risiko 
  • Karakteristik organisasi yang memiliki budaya risiko kuat 
  • Hubungan budaya risiko dengan tata kelola perusahaan (GCG) 
  • Risk appetite dan risk tolerance 
  • Faktor pembentuk budaya risiko 

2. Risk Awareness in Daily Banking Operations

  • Risiko dalam aktivitas operasional harian 
  • Risiko pada penghimpunan dana 
  • Risiko pada penyaluran kredit 
  • Risiko layanan digital 
  • Risiko pelayanan nasabah 
  • Mengenali indikator awal risiko 

3. Types of Banking Risks

  • Risiko kredit 
  • Risiko likuiditas 
  • Risiko pasar
  • Risiko operasional 
  • Risiko hukum
  • Risiko kepatuhan 
  • Risiko reputasi 
  • Risiko strategis

4. Roles & Responsibilities in Risk Management

  • Peran Direksi dan Komisaris 
  • Peran pimpinan unit kerja 
  • Peran pegawai lini depan 
  • Peran fungsi Manajemen Risiko 
  • Peran Kepatuhan 
  • Peran Audit Internal 
  • Three Lines Model

5. Embedding Risk Culture into Business Processes

  • Risk-based decision making 
  • Risk ownership 
  • Integrasi risiko dalam SOP 
  • Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab 
  • Dokumentasi dan pengendalian 

6. Communication & Speak-Up Culture

  • Komunikasi risiko yang efektif 
  • Pelaporan insiden dan near miss
  • Whistleblowing system 
  • Membangun lingkungan kerja yang terbuka 
  • Pembelajaran dari insiden 

7. Risk Indicators & Early Warning

  • Key Risk Indicators (KRI) 
  • Early Warning Indicators (EWI) 
  • Risk event reporting 
  • Monitoring risiko operasional 
  • Analisis tren risiko 

8. Leadership & Risk Culture

  • Kepemimpinan berbasis risiko 
  • Tone from the top
  • Coaching dan mentoring 
  • Pengambilan keputusan yang beretika 
  • Membangun akuntabilitas 

9. Continuous Improvement & Risk Culture Assessment

  • Pengukuran budaya risiko 
  • Risk maturity assessment 
  • Evaluasi efektivitas budaya risiko 
  • Program awareness 
  • Continuous improvement 
  • Best practices industri perbankan 

10. Workshop Risk Culture Action Plan

  • Identifikasi tantangan budaya risiko 
  • Analisis gap budaya risiko 
  • Penyusunan program risk awareness 
  • Simulasi penanganan insiden 
  • Penyusunan roadmap penguatan budaya risiko 
  • Presentasi rencana aksi

Participants

  • Risk Management
  • Banking
  • Leadership Program
  • Compliance & APUPPT
  • Human Resource Management
  • Audit Internal
  • Perencanaan & Pengembangan
  • Finance
  • Corporate Secretary & Humas
  • Information Technology

Method

  • Pre-test
  • Presentation
  • Discussion
  • Case study
  • Post-test

Facilities

  • Ruang Meeting Representatif
  • Sertifikat Pelatihan Resmi
  • Instruktur Profesional & Berpengalaman
  • Training Kit Eksklusif
  • Souvenir
  • Pick Up Participant (Yogyakarta)
Back to services

Registration form

Top