Advanced Internal Audit Perbankan: Meningkatkan Peran SKAI sebagai Strategic Business Partner
Advanced Internal Audit Perbankan: Meningkatkan Peran SKAI sebagai Strategic Business Partner
Description
Perkembangan industri perbankan yang semakin kompleks menuntut fungsi audit internal untuk mengalami transformasi peran secara signifikan. Perubahan model bisnis, percepatan digitalisasi, peningkatan kompleksitas regulasi, serta munculnya berbagai risiko baru seperti risiko teknologi informasi, keamanan siber, risiko model, dan risiko pihak ketiga telah mengubah ekspektasi terhadap fungsi Satuan Kerja Audit Internal (SKAI).
SKAI tidak lagi hanya dipandang sebagai fungsi pengawasan yang berfokus pada pemeriksaan kepatuhan dan identifikasi kelemahan pengendalian, tetapi berkembang menjadi strategic business partner yang memberikan nilai tambah melalui assurance, advisory, dan insight strategis kepada manajemen. Peran tersebut menuntut auditor internal untuk memiliki pemahaman yang lebih luas terhadap strategi bisnis, proses operasional, risiko utama bank, serta kemampuan memberikan rekomendasi yang mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Objectives
- Memahami transformasi peran SKAI dari fungsi assurance menuju strategic business partner.
- Mengembangkan pendekatan audit internal yang selaras dengan strategi dan risiko bisnis bank.
- Menerapkan metodologi audit berbasis risiko tingkat lanjut.
- Meningkatkan kemampuan auditor dalam memberikan insight dan rekomendasi strategis.
- Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan data analytics dalam aktivitas audit.
- Mengevaluasi efektivitas governance, risk management, dan internal control.
- Memperkuat komunikasi dan hubungan profesional dengan manajemen serta Komite Audit.
- Membangun kapabilitas SKAI yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada penciptaan nilai.
Course outline
- Modul 1. Transformasi Peran SKAI sebagai Strategic Business Partner
- Evolusi fungsi audit internal perbankan.
- Perubahan paradigma:
- dari audit kepatuhan;
- menuju audit berbasis risiko dan penciptaan nilai.
- Peran SKAI dalam mendukung strategi bisnis bank.
- Karakteristik strategic internal auditor.
- Ekspektasi Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite Audit terhadap SKAI.
- Membangun kredibilitas dan kepercayaan sebagai mitra strategis.
- Modul 2. Advanced Governance, Risk, and Control Framework
- Peran SKAI dalam kerangka Governance, Risk, and Compliance (GRC).
- Evaluasi efektivitas tata kelola bank.
- Hubungan SKAI dengan:
- manajemen risiko;
- fungsi kepatuhan;
- unit bisnis;
- audit eksternal.
- Penerapan three lines model.
- Evaluasi maturity level governance dan internal control.
- Modul 3. Advanced Risk-Based Internal Audit (RBIA)
- Penyusunan audit strategy berbasis risiko.
- Risk assessment tingkat lanjut.
- Penyelarasan audit plan dengan business strategy.
- Penentuan audit priority berdasarkan risk appetite.
- Audit terhadap risiko strategis.
- Evaluasi efektivitas risk management framework.
- Pengembangan risk-based audit methodology.
- Modul 4. Strategic Risk Audit pada Industri Perbankan
Audit Risiko Kredit
- Evaluasi strategi kredit bank.
- Analisis kualitas portofolio.
- Audit proses kredit end-to-end.
- Evaluasi credit risk management.
Audit Risiko Operasional
- Evaluasi efektivitas proses bisnis.
- Operational resilience.
- Business continuity management.
- Fraud risk management.
Audit Risiko Digital dan Teknologi
- Digital banking governance.
- Cyber risk management.
- IT governance.
- Third-party technology risk.
Audit Risiko Kepatuhan
- Regulatory compliance framework.
- Regulatory change management.
- Evaluasi budaya kepatuhan.
- Modul 5. Continuous Assurance dan Data-Driven Internal Audit
- Konsep advanced continuous assurance.
- Perbedaan continuous auditing dan continuous monitoring.
- Pemanfaatan data analytics dalam audit.
- Audit berbasis indikator risiko.
- Pengembangan audit dashboard.
- Identifikasi fraud dan penyimpangan berbasis pola data.
- Tantangan implementasi digital audit.
- Modul 6. Audit Advisory dan Value Creation
- Peran advisory dalam audit internal modern.
- Kapan auditor internal memberikan advisory.
- Menyeimbangkan independensi dan advisory role.
- Memberikan insight terhadap:
- efisiensi proses;
- pengendalian risiko;
- optimalisasi bisnis.
- Penyusunan rekomendasi yang actionable dan bernilai tambah.
- Modul 7. Executive Communication dan Stakeholder Management
- Komunikasi efektif dengan manajemen senior.
- Penyampaian hasil audit kepada Komite Audit.
- Teknik menyampaikan isu strategis.
- Membangun hubungan konstruktif dengan auditee.
- Storytelling dalam laporan audit.
- Meningkatkan pengaruh dan kredibilitas SKAI.
- Modul 8. Quality Enhancement dan Professional Practice SKAI
- Internal Audit Quality Assurance and Improvement Program (QAIP).
- Evaluasi efektivitas fungsi audit internal.
- Pengukuran kinerja SKAI.
- Pengembangan kompetensi auditor.
- Etika, independensi, dan objektivitas auditor.
- Continuous professional development.
- Modul 9. Strategi Membangun SKAI Masa Depan
- Penyusunan roadmap transformasi SKAI.
- Pengembangan digital audit capability.
- Penguatan talent management auditor.
- Membangun budaya inovasi dalam audit internal.
- Benchmarking praktik terbaik audit internal perbankan.
- Mewujudkan SKAI sebagai trusted advisor organisasi.
Participants
- Divisi Audit Internal (SKAI)
- Divisi Kepatuhan (Compliance)
- Divisi Manajemen Risiko
- Divisi Pengendalian Internal
- Divisi Tata Kelola Perusahaan (GCG)
- Divisi Hukum (Legal)
- Divisi Corporate Secretary
- Divisi Operasional
- Divisi Kredit
- Divisi Treasury
- Divisi Keuangan (Finance)
- Divisi Akuntansi
- Divisi Information Technology (IT)
- Divisi APU PPT
- Divisi Direksi
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)