Penerapan Fraud Detection System Berbasis Biometrik dan Perilaku Digital dalam Pengajuan Kredit Konsumer Online
Penerapan Fraud Detection System Berbasis Biometrik dan Perilaku Digital dalam Pengajuan Kredit Konsumer Online
Description
Dalam kondisi peningkatan kredit bermasalah (NPL), pendekatan penagihan konvensional sering kali tidak cukup efektif untuk memaksimalkan recovery. Dibutuhkan strategi yang lebih presisi, berbasis data, dan tersegmentasi agar proses penagihan, negosiasi, hingga likuidasi aset dapat menghasilkan recovery rate yang optimal dengan waktu yang lebih efisien.
Pemanfaatan data analytics, behavioral insights, serta teknik negosiasi berbasis profil debitur memungkinkan bank untuk menentukan strategi penanganan yang tepat—apakah restrukturisasi, penagihan intensif, atau likuidasi aset. Program ini mengintegrasikan pendekatan kuantitatif dan strategi praktis untuk meningkatkan efektivitas credit recovery secara menyeluruh.
Objectives
- Memahami strategi lanjutan dalam pengelolaan dan pemulihan kredit bermasalah.
- Mengidentifikasi segmentasi debitur berbasis data untuk menentukan pendekatan recovery yang tepat.
- Meningkatkan efektivitas negosiasi dengan pendekatan berbasis perilaku dan kemampuan bayar.
- Mengoptimalkan proses likuidasi aset untuk memaksimalkan recovery value.
- Memastikan proses recovery sesuai dengan regulasi dan prinsip kehati-hatian.
Course outline
1. Advanced Credit Recovery Framework
- Strategi end-to-end credit recovery
- Lifecycle pengelolaan NPL
- Pendekatan berbasis risiko dan prioritas
2. Data-Driven Debtor Segmentation
- Segmentasi berdasarkan kemampuan bayar (ability to pay)
- Behavioral segmentation (willingness to pay)
- Penggunaan scoring untuk recovery prioritization
3. Predictive Analytics for Recovery
- Model prediksi recovery rate
- Probability of recovery vs write-off
- Penggunaan machine learning dalam collection strategy
4. Negotiation Strategies & Techniques
- Teknik negosiasi berbasis data dan profil debitur
- Win-win restructuring vs hard collection
- Strategi komunikasi efektif dalam penagihan
5. Legal Strategy & Recovery Path
- Jalur hukum vs non-hukum
- Penanganan kredit bermasalah secara litigasi dan non-litigasi
- Manajemen risiko hukum dalam recovery
6. Asset Liquidation Optimization
- Penilaian nilai aset (collateral valuation)
- Strategi penjualan aset (lelang, private sale, dll.)
- Timing dan pricing untuk optimal recovery
7. Technology in Collection & Recovery
- Digital collection tools & automation
- Dashboard monitoring recovery performance
- Integrasi sistem dengan data analytics
8. Compliance, Governance & Best Practices
- Kepatuhan terhadap regulasi penagihan
- Etika dalam proses collection
- Studi kasus dan best practices industri
Participants
- Kredit Konsumer
- Consumer Banking
- Digital Lending
- Digital Banking
- Credit Risk Management
- Fraud Risk Management
- Anti Fraud
- Fraud Detection
- Fraud Prevention
- Financial Crime Compliance
- Compliance
- APUPPT
- Risk Management
- Enterprise Risk Management
- Operational Risk Management
- Information Technology
- Information Security
- Cyber Security
- Data Protection
- Data Privacy
- Artificial Intelligence
- Machine Learning
- Data Analytics
- Big Data
- Behavioral Analytics
- Biometric Authentication
- Digital Identity Management
- Electronic Know Your Customer (e-KYC)
- Customer Due Diligence (CDD)
- Credit Underwriting
- Credit Scoring
- Loan Origination
- Collection & Recovery
- Internal Audit
- Internal Control
- Governance, Risk & Compliance (GRC)
- Product Development
- Business Development
- Customer Experience
- Digital Transformation
- Strategic Planning
- Corporate Secretary
- Legal
- Direksi
Method
- Pre-test
- Presentation
- Discussion
- Case study
- Post-test
Facilities
- Ruang Meeting Representatif
- Sertifikat Pelatihan Resmi
- Instruktur Profesional & Berpengalaman
- Training Kit Eksklusif
- Souvenir
- Pick Up Participant (Yogyakarta)